Sabtu, 26 September 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Sering Checkout Barang yang Tidak Dibutuhkan? Coba Kenali Pemicu Kebiasaan Ini

RAU - Saturday, 26 September 2026 | 11:59 AM

Background
Sering Checkout Barang yang Tidak Dibutuhkan? Coba Kenali Pemicu Kebiasaan Ini

Belanja online memang memberikan kemudahan. Hanya dengan beberapa kali menekan layar, barang yang diinginkan bisa langsung dipesan. Namun, kemudahan tersebut terkadang membuat seseorang membeli barang yang sebenarnya tidak terlalu diperlukan.

Jika hal ini sering terjadi, ada baiknya mengenali apa yang menjadi pemicunya. Berikut beberapa hal yang dapat mendorong kebiasaan checkout tanpa banyak pertimbangan.

1. Tergoda promo

Potongan harga, gratis ongkir, atau voucher sering membuat barang terlihat lebih menarik. Padahal, harga yang lebih murah tidak selalu berarti barang tersebut benar-benar dibutuhkan.

2. Bosan atau sekadar mengisi waktu

Membuka aplikasi belanja saat sedang bosan dapat berujung pada keinginan membeli sesuatu. Awalnya hanya melihat-lihat, tetapi akhirnya muncul dorongan untuk checkout.

3. Terpengaruh tren

Barang yang sedang ramai digunakan atau muncul berkali-kali di media sosial bisa menimbulkan rasa ingin memiliki, meskipun sebelumnya tidak pernah merasa membutuhkannya.



4. Takut kehilangan kesempatan

Label seperti "stok terbatas" atau promo yang memiliki batas waktu dapat membuat seseorang merasa harus segera membeli sebelum kesempatan tersebut berakhir.

5. Barang terlihat menarik

Foto produk, kemasan, atau tampilan barang yang menarik dapat membuat seseorang tertarik secara spontan tanpa terlebih dahulu memikirkan kegunaannya.

Untuk mengurangi kebiasaan tersebut, coba beri jeda sebelum checkout. Tanyakan kepada diri sendiri apakah barang tersebut benar-benar diperlukan, apakah sudah memiliki barang serupa, dan apakah barang itu akan digunakan dalam waktu dekat.

Dengan membiasakan diri berpikir beberapa saat sebelum membeli, keputusan belanja bisa menjadi lebih terarah dan tidak sekadar mengikuti dorongan sesaat.