Sepanjang 2025, Sumut Catat 1.975 Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan, Mayoritas Korban Anak
Liaa - Friday, 13 February 2026 | 06:02 AM


MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mencatat sebanyak 1.975 kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan terjadi sepanjang Januari hingga Desember 2025. Dari total tersebut, sekitar 68,8 persen korban merupakan anak-anak.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB) Sumatera Utara, Dwi Endah Purwanti, menyampaikan bahwa tingginya angka kekerasan ini menjadi keprihatinan bersama dan membutuhkan perhatian serius dari seluruh elemen masyarakat.
Dari data yang dihimpun, korban anak perempuan tercatat sebanyak 905 orang, anak laki-laki 455 orang, dan perempuan dewasa 615 orang. Dengan demikian, total korban anak mencapai 1.360 kasus.
Menurut Dwi, angka tersebut diduga belum mencerminkan kondisi sebenarnya. Ia menyebut kasus kekerasan seperti fenomena gunung es, di mana yang terlaporkan hanya sebagian kecil dari kejadian yang ada di lapangan.
Selain itu, jumlah kasus pada 2025 juga mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2024, tercatat sebanyak 1.822 kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di Sumut.
Daerah dengan Kasus Tertinggi
Beberapa kabupaten/kota dengan jumlah kasus tertinggi antara lain:
- Gunungsitoli: 213 kasus
- Medan: 197 kasus
- Kabupaten Asahan: 174 kasus
Pemerintah daerah mendorong korban maupun keluarga untuk berani melapor agar pelaku dapat segera diproses hukum dan mencegah munculnya korban baru.
Kekerasan Seksual Dominasi Kasus
Berdasarkan jenisnya, kekerasan seksual menjadi bentuk kekerasan yang paling banyak dilaporkan, yakni 775 kasus. Disusul kekerasan fisik sebanyak 643 kasus dan kekerasan psikis 488 kasus. Selain itu, terdapat pula kasus penelantaran, perdagangan orang (trafficking), eksploitasi, dan bentuk kekerasan lainnya.
Dwi juga mengungkap kemungkinan adanya kasus child grooming di antara laporan kekerasan terhadap anak, meskipun saat ini masih dalam proses pendataan dan klasifikasi.
Child grooming merupakan tindakan manipulatif yang dilakukan pelaku untuk membangun kedekatan dan kepercayaan dengan anak, sebelum akhirnya melakukan eksploitasi atau pelecehan seksual. Proses ini biasanya berlangsung bertahap hingga korban mengalami ketergantungan emosional dan menjauh dari orangtua.
Korban child grooming berisiko mengalami trauma mendalam, rasa takut, rendah diri, hingga gangguan tumbuh kembang yang berdampak pada masa depan mereka.
Peran Orangtua Sangat Penting
Dinas P3AKB Sumut menekankan pentingnya pendidikan seksual sejak dini yang disesuaikan dengan usia anak. Anak perlu diberikan pemahaman mengenai bagian tubuh yang tidak boleh disentuh orang lain serta diajarkan untuk berani berbicara jika mengalami perlakuan tidak pantas.
Selain itu, orangtua diimbau membangun komunikasi terbuka dan menjadi figur yang paling aman dan nyaman bagi anak. Pengawasan terhadap lingkungan pergaulan anak juga dinilai sangat penting untuk mencegah potensi kekerasan.
Pemerintah melalui Dinas P3AKB berkomitmen memberikan respons cepat terhadap setiap laporan, termasuk pendampingan medis, psikologis, hingga bantuan hukum bagi korban.
Next News

Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan
12 hours ago

Bisnis Read English Version Translate Berita Bahasa Inggris Produksi 1 Juta Unit, Industri Molinas Bakal Dapat Insentif dari Pemerintah
12 hours ago

Gibran Kukuhkan 76 Anggota Paskibraka 2026 di Istana Negara
12 hours ago

TP PKK Sumut Evaluasi Tiga Daerah di Tapsel
12 hours ago

Sumut Salurkan Bantuan Beras untuk 1,73 Juta PBP, Tidak Diperjualbelikan
a day ago

Gempa M7,7 Guncang NTT: BMKG Ungkap Pemicunya Sesar Naik Busur Flores dan Ingatkan Potensi Maksimal M7,9
a day ago

Pelita Palas Hadirkan Layanan Jemput Bola Paspor, 100 Warga Dilayani Selama Dua Hari
20 hours ago

Keracunan MBG di Karo Bertambah, 353 Siswa Terdampak dan Satu Korban Dirujuk ke Medan
20 hours ago

RAPBN 2027: Anggaran Pendidikan Naik Jadi Rp820,9 Triliun, Sasar Jutaan Siswa dan Guru
21 hours ago

BMKG Minta Warga Sumatera Utara Waspada Hujan Lebat hingga Sangat Lebat Sabtu 15 Agustus 2026
21 hours ago





