Gubernur Bobby Nasution Resmikan Jembatan Noyo di Nias Barat, Perkuat Konektivitas Kepulauan Nias
Tata - Friday, 13 February 2026 | 07:55 AM


NIAS BARAT – Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, meresmikan Jembatan Noyo yang berada di Desa Tuwuna, Kecamatan Mandrehe, Kabupaten Nias Barat, Rabu (11/2/2026) malam. Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam meningkatkan akses transportasi dan mempercepat pembangunan di wilayah Kepulauan Nias.
Dalam sambutannya, Bobby menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan kewajiban pemerintah daerah. Ia menyebut keberhasilan proyek tersebut sebagai hasil kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan masyarakat.
Ia juga mengenang kondisi jembatan sebelumnya yang masih berupa konstruksi kayu, bahkan sempat hanyut akibat banjir. Meski menghadapi berbagai tantangan, pembangunan akhirnya dapat diselesaikan sesuai perencanaan.
Pada Tahun Anggaran 2025, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengalokasikan lebih dari Rp250 miliar untuk pembangunan di Kepulauan Nias. Seluruh program tersebut, menurut Bobby, berjalan lancar. Untuk 2026, Pemprov kembali mengusulkan anggaran lebih dari Rp300 miliar yang mencakup pembangunan infrastruktur, sekolah unggulan, hingga kebijakan pendidikan gratis bagi siswa SMA dan SMK negeri.
Gubernur juga menegaskan agar tidak ada pungutan dalam bentuk apa pun di sekolah negeri. Ia meminta masyarakat segera melapor jika ditemukan praktik pungutan liar.
Selain itu, Bobby mendorong pemerintah desa untuk menyusun program pembangunan yang terukur dan melibatkan masyarakat. Ia membuka peluang dukungan anggaran besar bagi desa dengan perencanaan yang matang dan berdampak nyata.
Sementara itu, Bupati Nias Barat, Eliyunus Waruwu, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemprov Sumut dalam pembangunan Jembatan Noyo. Menurutnya, jembatan tersebut akan mempercepat mobilitas warga, menekan biaya distribusi kebutuhan pokok, serta mempermudah pengiriman hasil pertanian.
Ia juga berharap pembangunan jalan penghubung Nias Barat dengan Nias Selatan dapat terus dilanjutkan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah.
Tokoh masyarakat setempat, Ama Fandi Halawa, turut menyampaikan rasa terima kasih atas pembangunan yang telah lama dinantikan warga.
Dalam laporan teknisnya, Plh Kepala Dinas PUTR Sumut, Mohammad Adzmin, menjelaskan bahwa Jembatan Noyo memiliki panjang 95 meter dengan konstruksi rangka baja. Lebar total jembatan mencapai 9 meter, terdiri dari lebar lalu lintas 7 meter dan trotoar masing-masing 1 meter di kedua sisi.
Jembatan ini dibangun di ruas jalan provinsi wilayah Mandrehe dengan pendanaan APBD Provinsi Sumatera Utara sebesar Rp46,72 miliar. Dengan selesainya pembangunan tersebut, akses transportasi dari Nias Barat menuju Kota Gunungsitoli, Bandara Binaka, serta wilayah lain di Kepulauan Nias diharapkan semakin lancar.
Acara peresmian ditutup dengan doa bersama dan harapan agar Jembatan Noyo menjadi simbol kemajuan serta penggerak ekonomi masyarakat Nias Barat dan sekitarnya.
Next News

Polda Sumut Kerahkan 11.002 Personel dalam Operasi Ketupat Toba 2026
in 6 hours

Bupati Madina Minta Warga Aktif Awasi Program Makan Bergizi Gratis
20 hours ago

Satgas PRR Salurkan Rp528,76 Miliar untuk Perbaikan Rumah Korban Bencana di Sumatera
16 hours ago

Polda Sumut Siapkan Operasi Ketupat Toba 2026 untuk Amankan Mudik Lebaran
16 hours ago

Wabup Tapsel Hadiri Penutupan TMMD ke-127 di Angkola Sangkunur, Perkuat Sinergi TNI dan Rakyat Bangun Desa
2 days ago

Pusdalops Sumut: 5.231 Warga Masih Mengungsi Akibat Bencana Hidrometeorologi
2 days ago

Pemkab Madina Anggarkan Rp1,2 Miliar untuk Santunan 4.850 Anak Yatim dan Piatu
2 days ago

Pemko Padangsidimpuan Percepat Lahan Hunian Tetap Korban Bencana
2 days ago

Safari Ramadhan di Tantom, Bupati Gus Irawan Ajak Masyarakat Bangkit Bersama Membagusi Tapsel
2 days ago

Bupati Tapsel Perkenalkan Varietas Padi Gama Gora untuk Dongkrak Produksi Pascabencana
3 days ago





