Sejarah Panjang Sedotan,Mulai Dari Bahan Rumput, Kertas,Logam Hingga Plastik
RAU - Monday, 11 May 2026 | 09:19 PM


Saat membeli minuman,
sedotan sering dianggap benda kecil yang biasa saja.
Namun ternyata,
sejarahnya sangat panjang.
Bahannya terus berubah,
bahkan kini menjadi simbol masalah sampah plastik dunia.
Sejak Kapan Sedotan Dikenal?
Sedotan sudah ada sejak ribuan tahun lalu
Menurut para peneliti, sedotan sudah digunakan sejak zaman
peradaban Sumeria kuno di Mesopotamia.
Saat itu, sedotan digunakan untuk minum minuman fermentasi.
Beberapa sedotan dibuat dari logam.
Kapan sedotan modern ditemukan?
Manusia zaman dulu menggunakan batang rumput (seperti rumput gandum/ rye grass) untuk menyedot minuman karena bentuknya yang berongga alami.
Sedotan modern mulai berkembang pada akhir abad ke-19.
Marvin Stone
mengembangkan sedotan kertas setelah merasa sedotan dari rumput alami memengaruhi rasa minuman.
Lalu, sedotan kertas modern mulai diproduksi. Lebih praktis dan higienis.
Kenapa sedotan plastik jadi sangat populer?
Saat plastik berkembang,
sedotan menjadi sangat murah,ringan,fleksibel,
dan mudah diproduksi massal.
Akhirnya, sedotan plastik digunakan hampir di seluruh dunia.
Kenapa sedotan menjadi isu lingkungan?
Karena ukurannya kecil:
•sedotan sering sulit didaur ulang
•mudah berakhir di laut dan lingkungan
Akibatnya,
sedotan plastik menjadi simbol kampanye pengurangan sampah sekali pakai.
Banyak restoran kini mulai mengganti sedotan dengan kertas,
bambu, stainless steel
atau mengurangi penggunaan sedotan sama sekali.
Benda kecil yang berdampak besar
Meski kecil, sedotan menunjukkan bagaimana benda sederhana dapat memengaruhi gaya hidup manusia dan lingkungan global.
Sedotan memiliki sejarah panjang sejak peradaban kuno hingga era plastik modern. Dari logam, kertas, hingga plastik, benda kecil ini terus berkembang mengikuti kebutuhan manusia. Kini sedotan juga menjadi pengingat bahwa benda sederhana dapat memberi dampak besar terhadap lingkungan.
Next News

Google Maps: Penemuan yang Membuat Manusia Modern Agar Tidak Tersesat
6 hours ago

11 Mei, Twilight Zone Day-Apresiasi Terhadap Dunia Misteri
in 6 hours

Bagaimana Anjing Dapat Pulang dari Jarak 17 Kilometer Tanpa Navigasi Digital? Ini Penjelasan Ilmiahnya
in 3 hours

Mengapa Menguap Bisa Menular? Penjelasan Ilmiah tentang Empati dan Mekanisme Otak
in 3 hours

Posisi Miring ke Kiri setelah Makan: Strategi Sederhana untuk Menjaga Kesehatan Pencernaan
in 3 hours

Tidur Siang 15 Menit dan Dampaknya terhadap Kinerja Otak
in 3 hours

Hiu Dapat Memiliki Hingga 30.000 Gigi Sepanjang Hidup, Mengapa Manusia Hanya Dua Set?
in 2 hours

Mawar Ternyata Dapat Hidup Hingga Ribuan Tahun, Ini Faktanya
in 2 hours

Lebah Ternyata Mampu Mengenali Wajah Manusia, Ini Penjelasan Ilmiahnya
in 2 hours

Suara Ibu Terbukti Ilmiah Mampu Menurunkan Stres, Efeknya Hampir Setara Pelukan
in 2 hours





