Jumat, 27 Maret 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Sejarah Cokelat: Dari Minuman Suci Suku Maya hingga Camilan Manis Dunia Modern

RAU - Friday, 27 March 2026 | 06:49 AM

Background
Sejarah Cokelat: Dari Minuman Suci Suku Maya hingga Camilan Manis Dunia Modern

*Asal Usul Cokelat*

Cokelat berasal dari biji tanaman kakao (Theobroma cacao) yang tumbuh di daerah tropis Amerika Tengah dan Amerika Selatan.

*Nama ilmiah Theobroma cacao* berasal dari bahasa Yunani yang *berarti "makanan para dewa."*

Para ahli botani percaya bahwa tanaman kakao pertama kali dibudidayakan sekitar 3.000–4.000 tahun lalu oleh masyarakat kuno di wilayah yang kini menjadi Meksiko dan Amerika Tengah.

Biji kakao dipanen dari buah kakao, kemudian difermentasi, dikeringkan, dan diproses menjadi bahan dasar cokelat.



*Minuman Suci Bangsa Olmec dan Maya*

Peradaban Olmec, yang hidup sekitar 1500 SM di Amerika Tengah, diyakini sebagai yang pertama menggunakan kakao.

Tradisi ini kemudian berkembang pada peradaban Maya dan Aztec.

Bagi bangsa Maya, kakao memiliki nilai yang sangat penting. Mereka membuat minuman cokelat yang disebut xocolatl, yaitu minuman dari biji kakao yang dicampur dengan air, cabai, dan rempah-rempah.

Minuman ini berbeda jauh dengan cokelat modern karena rasanya pahit dan berbumbu pedas.



Cokelat pada masa itu dianggap sebagai minuman:

•suci dalam upacara keagamaan

•minuman para bangsawan

•simbol kekayaan dan status sosial.

*Kakao sebagai Mata Uang*



Pada masa Kekaisaran Aztec, biji kakao bahkan digunakan sebagai alat pembayaran atau mata uang.

Beberapa catatan sejarah menunjukkan bahwa:

•sekitar 100 biji kakao dapat digunakan untuk membeli seekor kalkun.

•beberapa biji kakao dapat ditukar dengan makanan atau barang kecil.

Menurut sejarawan kuliner, sistem ini menunjukkan betapa berharganya kakao pada masa itu.



*Cokelat Masuk ke Eropa*

Cokelat pertama kali diperkenalkan ke Eropa pada abad ke-16 setelah penjelajah Spanyol kembali dari Amerika.

Pada awalnya, minuman cokelat tetap disajikan dalam bentuk minuman. Namun orang Eropa mulai menambahkan:

•gula

•susu



•vanila

Perubahan ini membuat cokelat menjadi lebih manis dan lebih disukai.

Pada abad ke-17, cokelat menjadi minuman populer di kalangan bangsawan Eropa, bahkan muncul rumah cokelat di kota-kota besar seperti London dan Paris.

*Perubahan Menjadi Cokelat Modern*

Perkembangan besar dalam sejarah cokelat terjadi pada abad ke-19.



Beberapa inovasi penting antara lain:

•1828: mesin press kakao ditemukan oleh Coenraad Van Houten untuk memisahkan lemak kakao

•1847: perusahaan Inggris J.S. Fry & Sons membuat cokelat batangan pertama

•1875: Daniel Peter dan Henri Nestlé menciptakan cokelat susu.

Sejak saat itu cokelat berkembang menjadi berbagai bentuk makanan seperti:



•cokelat batangan

•permen cokelat

•minuman cokelat

•dessert dan kue.

*Cokelat di Dunia Modern*



Saat ini cokelat menjadi salah satu industri makanan terbesar di dunia.

Produksi kakao terbesar berasal dari negara-negara tropis seperti:

•Pantai Gading

•Ghana

•Indonesia



•Brasil

Selain rasanya yang lezat, cokelat juga mengandung senyawa seperti flavonoid yang menurut beberapa penelitian dapat membantu kesehatan jantung jika dikonsumsi dalam jumlah wajar.

Perjalanan cokelat dari minuman pahit suku Maya hingga menjadi makanan manis yang digemari di seluruh dunia menunjukkan bagaimana budaya, perdagangan, dan inovasi teknologi dapat mengubah sebuah bahan alami menjadi produk global.

Dari upacara kuno hingga camilan sehari-hari, cokelat telah menjadi bagian penting dalam sejarah kuliner manusia.