8 Cara Menghilangkan Kapalan di Kaki Secara Aman dan Efektif
Tata - Thursday, 14 May 2026 | 03:36 PM


Kapalan di kaki merupakan kondisi umum yang ditandai dengan kulit menebal, mengeras, dan terasa kasar akibat tekanan atau gesekan berulang. Area yang paling sering terdampak adalah tumit dan jari kaki.
Walau tidak tergolong berbahaya, kapalan yang disertai nyeri perlu mendapat perhatian. Berikut beberapa cara menghilangkan kapalan yang dapat dilakukan secara mandiri maupun melalui tindakan medis.
1. Merendam Kaki dalam Air Hangat
Merendam kaki selama 10–20 menit dalam air hangat membantu melunakkan kulit yang menebal sehingga lebih mudah dibersihkan.
Menambahkan garam epsom ke dalam air rendaman juga dapat membantu proses eksfoliasi alami dan mempercepat pelunakan kulit.
2. Mengoleskan Krim Pelembap
Gunakan krim pelembap yang mengandung amonium laktat, urea, atau asam salisilat. Kandungan tersebut membantu melembutkan dan menipiskan kulit kapalan secara bertahap.
Untuk hasil optimal, aplikasikan krim setelah kaki direndam dan gunakan secara rutin sesuai petunjuk produk.
3. Menggunakan Krim Eksfoliasi
Hindari mengelupas kulit kapalan secara paksa. Gunakan krim eksfoliasi atau masker kaki khusus untuk membantu meluruhkan sel kulit mati secara perlahan.
Produk yang mengandung urea memiliki sifat keratolitik, yakni membantu melunakkan dan mengangkat lapisan kulit mati.
4. Menggunakan Batu Apung
Setelah merendam kaki, gosokkan batu apung secara perlahan dengan gerakan memutar pada area yang kapalan. Jangan menggosok terlalu keras untuk menghindari luka atau infeksi.
Metode ini tidak disarankan bagi penderita diabetes karena berisiko menyebabkan luka.
5. Menggunakan Plester atau Gel Penghilang Kapalan
Plester atau gel dengan kandungan asam salisilat dapat membantu melunakkan dan mengikis kapalan. Penggunaannya sebaiknya sesuai anjuran dokter, termasuk frekuensi penggantian plester.
Pastikan area kapalan telah dibersihkan sebelum pengaplikasian.
6. Prosedur Mengikis Kapalan
Jika kapalan cukup tebal dan menimbulkan nyeri, dokter dapat melakukan prosedur pengikisan menggunakan alat medis steril. Tindakan ini harus dilakukan oleh tenaga profesional untuk mencegah risiko infeksi.
7. Operasi
Operasi dilakukan apabila kapalan disebabkan kelainan struktur tulang atau bentuk kaki yang memicu gesekan berulang. Prosedur ini bertujuan memperbaiki struktur agar kapalan tidak terus muncul kembali.
8. Menggunakan Alas Kaki yang Tepat
Sepatu atau sandal yang terlalu sempit atau longgar dapat memperparah gesekan. Gunakan alas kaki yang sesuai ukuran dan bentuk kaki.
Menambahkan bantalan atau pelapis sepatu juga dapat membantu mengurangi tekanan pada area tertentu.
Cara Mencegah Kapalan di Kaki
Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan antara lain:
- Menggunakan sepatu dan kaus kaki yang sesuai ukuran
- Menghindari berjalan tanpa alas kaki
- Rutin memotong kuku kaki
- Mengurangi penggunaan sepatu hak tinggi
- Menggunakan bantalan pelindung pada sepatu
Dengan perawatan yang tepat, kapalan dapat dikendalikan dan dicegah agar tidak semakin parah.
Next News

Mitos atau Fakta: Mengisi Daya Ponsel Semalaman Selalu Berbahaya?
in 2 hours

Mitos atau Fakta: Menyalakan AC Terus-Menerus Membuat Boros Listrik?
in 2 hours

Mitos atau Fakta: Membaca dalam Cahaya Redup Merusak Mata?
in 2 hours

Mitos atau Fakta: Minum Air Dingin Setelah Makan Pedas Berbahaya?
in 2 hours

Mitos atau Fakta: Sering Memakai Headset Bisa Merusak Pendengaran?
in 2 hours

Mitos atau Fakta: Minum Delapan Gelas Air Harus Dilakukan Semua Orang?
in 2 hours

Mitos atau Fakta: Air Lemon Bisa Menurunkan Berat Badan Secara Instan?
in 2 hours

Mitos atau Fakta: Rambut Sering Dipotong Membuatnya Cepat Panjang?
in 37 minutes

Mitos atau Fakta: Makan Malam Selalu Membuat Gemuk?
in 37 minutes

Mengapa Ombak Tidak Pernah Berhenti?
in 32 minutes





