Rabu, 23 September 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Sebelum Membeli Ikan, Kenali Jenis yang Bisa Mengandung Merkuri Tinggi

Tata - Wednesday, 23 September 2026 | 09:29 AM

Background
Sebelum Membeli Ikan, Kenali Jenis yang Bisa Mengandung Merkuri Tinggi

Ikan dikenal sebagai salah satu sumber protein yang baik dan dapat menjadi bagian dari pola makan sehat. Selain protein, sejumlah jenis ikan juga menyediakan asam lemak omega-3, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan tubuh.

Namun, ada satu hal yang perlu diperhatikan ketika memilih ikan, yaitu kandungan merkuri.

Merkuri merupakan logam yang dapat ditemukan di lingkungan dan dapat terakumulasi pada organisme laut. Pada ikan tertentu, terutama ikan predator berukuran besar dan berumur panjang, merkuri dapat menumpuk dalam tubuhnya dalam jumlah lebih tinggi.

Kondisi tersebut terjadi karena ikan besar memangsa ikan-ikan yang lebih kecil. Merkuri kemudian dapat mengalami proses bioakumulasi dan biomagnifikasi di dalam rantai makanan.

Bukan berarti semua ikan laut berbahaya untuk dikonsumsi. Justru, ikan tetap memiliki banyak manfaat sebagai bagian dari pola makan sehat. Yang perlu diperhatikan adalah memilih jenis ikan secara bervariasi dan membatasi ikan tertentu yang diketahui memiliki kadar merkuri lebih tinggi.



1. Ikan hiu

Hiu termasuk predator puncak di ekosistem laut. Karena berada di tingkat atas rantai makanan dan beberapa spesies dapat hidup cukup lama, merkuri dapat terakumulasi dalam tubuhnya.

Oleh sebab itu, konsumsi ikan hiu perlu mendapat perhatian, terutama bagi kelompok yang lebih rentan terhadap dampak paparan merkuri.

2. Ikan todak atau swordfish

Ikan todak merupakan ikan predator berukuran besar yang dikenal dapat memiliki kadar merkuri relatif tinggi.

Ikan ini memang menjadi sumber protein, tetapi karena kandungan merkurinya dapat tinggi, konsumsinya perlu dibatasi sesuai panduan keamanan pangan yang berlaku.

3. King mackerel

King mackerel atau tenggiri raja juga termasuk jenis ikan predator yang perlu diperhatikan dalam kaitannya dengan merkuri.



Perlu dibedakan antara jenis-jenis ikan yang memiliki nama lokal serupa. Nama ikan di pasar dapat berbeda berdasarkan wilayah, sehingga identifikasi spesies menjadi penting ketika mengikuti daftar rekomendasi konsumsi ikan.

4. Ikan marlin

Marlin merupakan ikan predator berukuran besar yang juga dapat mengandung merkuri dalam jumlah tinggi.

Ukuran tubuh dan posisinya dalam rantai makanan membuat ikan jenis ini berbeda dengan ikan berukuran kecil yang umumnya memiliki kadar merkuri lebih rendah.

5. Orange roughy

Orange roughy merupakan ikan laut dalam yang dapat hidup sangat lama. Umur yang panjang memberi lebih banyak waktu bagi merkuri untuk terakumulasi di dalam tubuh ikan.

Karena itu, jenis ikan ini termasuk yang perlu dibatasi dalam sejumlah pedoman konsumsi ikan terkait merkuri.



6. Bigeye tuna

Tidak semua tuna memiliki kadar merkuri yang sama. Salah satu yang perlu diperhatikan adalah bigeye tuna, yang dapat mengandung merkuri lebih tinggi dibandingkan beberapa jenis tuna lainnya.

Hal tersebut menunjukkan bahwa konsumen tidak cukup hanya mengetahui nama umum "tuna". Jenis atau spesies ikan juga dapat memengaruhi tingkat paparan merkuri.

7. Tilefish dari wilayah tertentu

Tilefish juga termasuk ikan yang perlu diperhatikan, tetapi terdapat perbedaan berdasarkan wilayah penangkapan. Sebagian tilefish dapat memiliki kadar merkuri tinggi, sedangkan yang berasal dari wilayah tertentu dapat memiliki tingkat yang berbeda.

Karena itu, informasi mengenai asal ikan juga dapat menjadi pertimbangan ketika memilih ikan.

Mengapa Ikan Besar Cenderung Mengandung Lebih Banyak Merkuri?

Merkuri di lingkungan perairan dapat masuk ke dalam tubuh organisme kecil. Organisme tersebut kemudian dimakan oleh ikan yang lebih besar.



Ketika ikan besar berkali-kali memangsa ikan yang lebih kecil, merkuri dapat terakumulasi dalam tubuhnya. Proses inilah yang membuat ikan predator besar dan berumur panjang cenderung memiliki kadar merkuri lebih tinggi dibandingkan ikan kecil.

Dengan kata lain, bukan sekadar ukuran ikan yang menentukan kadar merkuri. Posisi ikan dalam rantai makanan, usia, spesies, serta lingkungan tempat ikan hidup juga berpengaruh.

Apakah Semua Ikan Laut Mengandung Merkuri Tinggi?

Tidak.

Ini merupakan hal penting yang perlu dipahami. Kekhawatiran mengenai merkuri bukan berarti seseorang harus berhenti mengonsumsi ikan.

Banyak jenis ikan justru memiliki kadar merkuri rendah dan dapat menjadi sumber protein serta nutrisi yang baik. Ikan seperti salmon, sarden, teri, dan beberapa jenis ikan lainnya sering masuk dalam kelompok pilihan yang lebih rendah merkuri dalam berbagai panduan konsumsi ikan.Karena itu, strategi yang lebih tepat adalah memvariasikan jenis ikan dan membatasi ikan yang diketahui memiliki kadar merkuri tinggi.



Siapa yang Perlu Lebih Berhati-hati?

Paparan merkuri menjadi perhatian khusus bagi ibu hamil, orang yang sedang merencanakan kehamilan, ibu menyusui, dan anak-anak karena merkuri dapat memengaruhi perkembangan sistem saraf.

Bukan berarti kelompok tersebut harus menghindari seluruh jenis ikan. Ikan tetap dapat memberikan nutrisi penting selama memilih jenis yang lebih rendah merkuri dan mengikuti rekomendasi konsumsi yang sesuai.

Untuk kelompok rentan, pemilihan jenis ikan menjadi lebih penting dibandingkan sekadar menghindari ikan secara keseluruhan.

Memasak Ikan Tidak Menghilangkan Merkuri

Ada anggapan bahwa memasak ikan sampai matang dapat menghilangkan merkuri. Padahal, merkuri yang telah terakumulasi dalam jaringan ikan tidak dapat dihilangkan hanya dengan cara memasaknya.

Memasak ikan tetap penting untuk mengurangi risiko mikroorganisme penyebab penyakit, tetapi proses tersebut berbeda dengan menghilangkan kontaminan seperti merkuri.



Karena itu, cara utama mengurangi paparan merkuri adalah memilih jenis ikan yang lebih rendah merkuri dan membatasi konsumsi ikan yang kadar merkurinya tinggi.

Tidak Perlu Takut Makan Ikan

Ikan tetap memiliki banyak manfaat sebagai bagian dari pola makan seimbang. Beberapa ikan merupakan sumber protein berkualitas, sementara ikan tertentu juga menyediakan omega-3 yang penting bagi tubuh.

Kekhawatiran terhadap merkuri sebaiknya tidak membuat seseorang menghindari semua ikan. Justru, mengetahui jenis ikan yang perlu dibatasi dapat membantu konsumen membuat pilihan yang lebih aman.

Mengonsumsi ikan dengan jenis yang beragam juga dapat mengurangi kemungkinan paparan berulang terhadap satu jenis ikan dengan kadar merkuri yang lebih tinggi.

Jadi, Ikan Apa yang Perlu Dibatasi?

Beberapa ikan predator besar seperti hiu, swordfish, king mackerel, marlin, orange roughy, dan bigeye tuna termasuk jenis yang perlu mendapat perhatian karena dapat memiliki kadar merkuri tinggi.



Namun, daftar dan batas konsumsi dapat berbeda berdasarkan negara, spesies, ukuran ikan, serta wilayah penangkapannya. Karena itu, konsumen sebaiknya mengikuti panduan keamanan pangan dari otoritas setempat jika tersedia.

Intinya, ikan tidak perlu dihindari hanya karena adanya merkuri. Pilih ikan yang rendah merkuri, variasikan jenis ikan yang dikonsumsi, dan batasi ikan predator besar yang diketahui memiliki kadar merkuri lebih tinggi. Dengan cara tersebut, manfaat nutrisi dari ikan tetap dapat diperoleh tanpa mengabaikan aspek keamanan pangan.