Kebanyakan Main HP Jangan Dianggap Sepele, Ini Dampaknya pada Tubuh
RAU - Tuesday, 22 September 2026 | 08:35 PM


Bermain HP sudah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari bagi banyak orang. Mulai dari membaca berita, menonton video, bermain gim, bekerja, hingga sekadar scrolling media sosial dapat dilakukan melalui layar ponsel.
Masalahnya, aktivitas tersebut sering berlangsung lebih lama dari yang disadari. Seseorang bisa menghabiskan waktu berjam-jam dengan posisi duduk atau menunduk tanpa memberikan tubuh kesempatan untuk bergerak dan beristirahat.
Jika menjadi kebiasaan, penggunaan HP yang terlalu lama dapat memicu berbagai keluhan fisik. Dampaknya tidak selalu muncul secara langsung, tetapi dapat terasa setelah tubuh mempertahankan posisi yang sama berulang kali.
1. Leher Terlalu Lama Menunduk
Salah satu perubahan yang paling mudah terlihat ketika seseorang bermain HP adalah posisi kepala yang condong ke depan. Mata fokus ke layar membuat kepala secara otomatis menunduk, sementara bahu dapat ikut membungkuk.
Posisi tersebut membuat otot leher dan punggung bagian atas bekerja lebih keras untuk menopang kepala. Semakin lama posisi dipertahankan, semakin besar pula ketegangan yang dapat dirasakan di area tersebut.
Pada awalnya, keluhan mungkin hanya berupa leher kaku atau pegal. Namun, jika kebiasaan ini terus berlangsung, seseorang dapat mengalami nyeri leher, bahu, atau punggung bagian atas.
Karena itu, posisi tubuh saat menggunakan HP sebaiknya tidak diabaikan. Layar dapat diusahakan berada lebih dekat dengan tinggi pandangan sehingga kepala tidak terus-menerus menunduk.
2. Bahu Bisa Menjadi Tegang dan Kaku
Bukan hanya leher yang terkena dampak. Bahu juga dapat ikut menegang ketika seseorang terlalu lama menggunakan HP dalam posisi membungkuk.
Ketika tubuh berada dalam posisi yang sama, otot bahu dapat terus bekerja tanpa disadari. Apalagi jika penggunaan HP dilakukan sambil duduk tanpa perubahan posisi dalam waktu lama.
Akibatnya, bahu dapat terasa berat, kaku, pegal, atau tidak nyaman. Peregangan sederhana dan mengubah posisi secara berkala dapat membantu mengurangi ketegangan tersebut.
3. Mata Lebih Mudah Kering dan Lelah
Menatap layar dalam waktu lama juga dapat membuat mata mengalami kelelahan. Ketika berkonsentrasi pada layar, seseorang cenderung berkedip lebih sedikit sehingga permukaan mata dapat menjadi lebih kering.
Kondisi tersebut dapat menimbulkan mata perih, terasa berpasir, berair, kering, atau lelah. Sebagian orang juga dapat mengalami sakit kepala dan penglihatan sementara yang terasa buram setelah menatap layar terlalu lama.
Jarak pandang yang terlalu dekat serta penggunaan layar tanpa jeda dapat memperberat keluhan. Karena itu, mata juga membutuhkan waktu istirahat ketika seseorang harus menggunakan perangkat digital dalam waktu panjang.
Keluhan mata akibat penggunaan layar umumnya bersifat sementara, sehingga tidak tepat menganggap bahwa setiap aktivitas menatap HP otomatis menyebabkan kerusakan mata permanen. Namun, keluhan yang terus berulang atau mengganggu penglihatan tetap sebaiknya diperiksakan.
4. Tubuh Menjadi Lebih Jarang Bergerak
Scrolling media sosial atau menonton video dapat membuat seseorang duduk dalam waktu yang lama. Jika kebiasaan tersebut menggantikan aktivitas fisik, jumlah gerakan tubuh dalam sehari tentu bisa berkurang.
Kurangnya aktivitas fisik secara terus-menerus dapat memengaruhi kebugaran tubuh. Otot yang jarang digunakan juga tidak mendapatkan rangsangan aktivitas yang cukup untuk mempertahankan kekuatan dan fungsinya.
Karena itu, masalahnya bukan sekadar berapa lama seseorang memegang HP, tetapi juga apa yang terjadi selama waktu tersebut. Jika sebagian besar waktu dihabiskan dengan duduk dan minim bergerak, tubuh dapat kehilangan kesempatan untuk aktif.
5. Tangan dan Pergelangan Bisa Nyeri
Penggunaan HP juga melibatkan gerakan tangan yang dilakukan berulang-ulang. Mengetik, mengetuk layar, menggulir, serta menggenggam perangkat dalam waktu lama dapat memberikan beban pada jari dan pergelangan.
Risiko keluhan dapat meningkat ketika HP digenggam terlalu kuat atau hanya menggunakan satu tangan dalam waktu yang panjang. Posisi pergelangan yang terus menekuk juga dapat membuat area tersebut lebih mudah mengalami ketegangan.
Keluhannya dapat berupa pegal, kaku, nyeri pada ibu jari, atau rasa tidak nyaman di pergelangan. Pada sebagian orang, penggunaan tangan secara berlebihan juga dapat disertai kesemutan atau mati rasa.
Jika keluhan sering muncul, mengurangi aktivitas yang memicu rasa sakit, mengubah posisi tangan, dan memberikan waktu istirahat dapat membantu. Apabila nyeri, kesemutan, atau mati rasa menetap maupun semakin berat, pemeriksaan medis diperlukan untuk mengetahui penyebabnya.
6. Kebiasaan Tidur Bisa Ikut Terganggu
Penggunaan HP yang terlalu lama, terutama menjelang tidur, juga dapat membuat waktu tidur tertunda. Seseorang mungkin berniat menggunakan HP beberapa menit, tetapi akhirnya terus scrolling atau menonton hingga larut malam.
Selain durasi penggunaan, aktivitas yang dilakukan di HP juga dapat membuat otak tetap terstimulasi ketika seharusnya mulai bersiap untuk tidur. Akibatnya, waktu tidur dapat berkurang atau jadwal tidur menjadi tidak teratur.
Membatasi penggunaan HP menjelang waktu tidur dapat menjadi salah satu kebiasaan sederhana untuk membantu menjaga rutinitas tidur.
Next News

Nanas Terasa Gatal di Mulut? Ternyata Ada Zat Alami yang Menjadi Penyebabnya
9 hours ago

Pulang Kerja Tapi Pikiran Masih di Kantor, Kenapa Hal Ini Bisa Terjadi?
9 hours ago

Tomat Disimpan Dekat Buah Lain Bisa Cepat Matang, Ini Alasannya
9 hours ago

Tomat Jangan Selalu Masuk Kulkas, Cara Menyimpannya Bisa Memengaruhi Rasanya
9 hours ago

Kenapa Alpukat Bisa Terasa Pahit? Ada Beberapa Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya
9 hours ago

Sering Diolah Jadi Tumisan, Jagung Muda Ternyata Punya Kandungan yang Menarik
9 hours ago

Menyelami Makna Malam dalam Kehidupan, Saat Sunyi Memberi Ruang untuk Berpikir
9 hours ago

6 Tanda Pasangan Mungkin Belum Serius Menjalani Hubungan, Jangan Abaikan Sikapnya
in 3 hours

6 Tanda Anak Merasa Nyaman dan Aman Bersama Orang Tua, Bisa Dilihat dari Kebiasaannya
9 hours ago

7 Tanda Pria Dewasa Masih Kesulitan Mengelola Emosi, Bukan Sekadar Soal Usia
in 3 hours





