Resep Donat Kentang Empuk yang Bisa Dibuat di Rumah
Laila - Wednesday, 30 September 2026 | 05:13 PM


Donat menjadi salah satu camilan yang mudah ditemukan dengan berbagai pilihan rasa dan topping. Salah satu variasinya adalah donat kentang yang menggunakan kentang kukus atau rebus dalam adonannya.
Penambahan kentang dapat memberikan tekstur yang lembut dan membantu membuat donat terasa empuk. Proses pembuatannya memang membutuhkan waktu karena adonan perlu difermentasi, tetapi langkahnya cukup sederhana untuk dilakukan di rumah.
1. Siapkan bahan-bahan
Bahan yang perlu disiapkan antara lain 250 gram tepung terigu protein tinggi, 150 gram kentang, 2 sendok makan gula pasir, 1 butir telur, 1 sendok teh ragi instan, sekitar 50 ml susu cair atau air, 30 gram margarin atau mentega, dan sedikit garam.
Siapkan juga minyak untuk menggoreng serta gula halus atau topping sesuai selera.
Kentang sebaiknya dikukus sampai matang kemudian dihaluskan ketika masih hangat. Pastikan tidak ada bagian kentang yang menggumpal agar mudah tercampur dengan adonan.
2. Campurkan bahan utama
Masukkan tepung terigu, gula pasir, ragi instan, kentang yang sudah dihaluskan, dan telur ke dalam wadah. Aduk hingga seluruh bahan mulai menyatu.
Tuangkan susu atau air sedikit demi sedikit sambil menguleni adonan. Jangan langsung memasukkan seluruh cairan karena kebutuhan cairan dapat berbeda tergantung jenis tepung dan kadar air kentang.
3. Uleni hingga adonan kalis
Setelah adonan mulai terbentuk, masukkan margarin atau mentega dan garam. Lanjutkan menguleni hingga adonan menjadi lembut dan cukup elastis.
Adonan donat tidak harus selalu benar-benar kering dari tangan. Yang lebih penting adalah teksturnya lembut, tidak terlalu keras, dan dapat dibentuk dengan baik.
Pengulenan yang cukup membantu membentuk jaringan gluten sehingga donat dapat mengembang dan memiliki tekstur yang lebih baik setelah digoreng.
4. Diamkan adonan
Bulatkan adonan, kemudian letakkan di dalam wadah yang sudah diolesi sedikit minyak. Tutup menggunakan kain bersih atau plastik.
Diamkan di tempat yang cukup hangat hingga ukurannya mengembang. Waktu fermentasi dapat berbeda tergantung suhu ruangan dan kondisi ragi.
Hindari membiarkan adonan terlalu lama mengembang karena fermentasi berlebihan dapat memengaruhi tekstur dan aroma donat.
5. Bentuk donat
Setelah adonan mengembang, tekan perlahan untuk mengeluarkan sebagian udara. Bagi adonan menjadi beberapa bagian dengan ukuran yang relatif sama.
Bulatkan masing-masing bagian, kemudian lubangi bagian tengahnya. Donat juga dapat dicetak menggunakan cetakan khusus agar ukurannya lebih seragam.
Letakkan donat yang sudah dibentuk di atas permukaan yang ditaburi sedikit tepung agar tidak mudah menempel.
6. Lakukan fermentasi kedua
Setelah semua donat terbentuk, diamkan kembali selama beberapa saat hingga adonan terlihat lebih ringan dan mengembang.
Tahap ini penting karena donat yang langsung digoreng setelah dibentuk dapat memiliki tekstur yang lebih padat. Namun, jangan sampai adonan terlalu mengembang karena dapat membuat bentuknya mudah kempis.
7. Goreng dengan minyak yang cukup
Panaskan minyak menggunakan api sedang cenderung kecil. Masukkan donat secara perlahan dan jangan memenuhi wajan agar suhu minyak tidak turun terlalu drastis.
Goreng hingga bagian bawah berwarna keemasan, kemudian balik satu kali jika memungkinkan. Terlalu sering membolak-balik donat dapat membuatnya menyerap lebih banyak minyak.
Setelah matang, angkat dan tiriskan. Biarkan donat sedikit dingin sebelum diberi topping.
8. Beri topping sesuai selera
Donat kentang dapat disajikan dengan gula halus sebagai pilihan sederhana. Jika ingin lebih menarik, gunakan cokelat leleh, meses, keju parut, selai, atau berbagai topping lainnya.
Topping sebaiknya ditambahkan setelah donat cukup dingin agar tidak mudah meleleh atau membuat permukaannya terlalu basah.
Kesimpulan
Donat kentang empuk dapat dibuat di rumah dengan bahan yang relatif sederhana. Penggunaan kentang yang dihaluskan memberikan tekstur yang lembut, sedangkan proses pengulenan dan fermentasi membantu menghasilkan donat yang mengembang dengan baik.
Agar hasilnya maksimal, perhatikan konsistensi adonan, waktu fermentasi, serta suhu minyak saat menggoreng. Setelah matang, donat dapat diberi berbagai topping sesuai selera keluarga.
Next News

Air Liur Membantu Proses Pencernaan, Fungsinya Dimulai sejak Makanan Masuk ke Mulut
in 30 minutes

Serai Bukan Sekadar Bumbu Dapur, Aroma Khasnya Berasal dari Senyawa Alami
in 26 minutes

Korek Api Bisa Menghasilkan Nyala dari Gesekan, Ini Reaksi yang Terjadi saat Digunakan
in 23 minutes

Bertemu Orang Baru Terasa Canggung, Ini Respons Psikologis yang Umum Terjadi
in 19 minutes

Mimpi Terasa Nyata saat Tidur, Aktivitas Otak Memiliki Peran Penting di Dalamnya
in 15 minutes

Bau Badan Tidak Hanya Dipengaruhi Keringat, Bakteri Kulit Juga Berperan
in 11 minutes

Lupis Disajikan dengan Kelapa Parut dan Gula Merah, Ini yang Membuat Rasanya Istimewa
in 7 minutes

Cenil Memiliki Tekstur Kenyal dan Warna Menarik, Begini Cara Makanan Tradisional Ini Dibuat
in 4 minutes

Klepon Meledak di Mulut saat Digigit, Ini Rahasia Gula Merah di Dalamnya
in a few seconds

Bukan Hanya untuk Diminum, Ampas Teh Punya Beragam Pemanfaatan di Rumah
13 hours ago





