Lupis Disajikan dengan Kelapa Parut dan Gula Merah, Ini yang Membuat Rasanya Istimewa
icaa - Friday, 23 October 2026 | 07:21 PM


Lupis menjadi salah satu jajanan tradisional yang masih mudah ditemukan di pasar tradisional maupun penjual makanan rumahan. Makanan ini umumnya berbentuk segitiga atau lonjong dan terbuat dari beras ketan yang dibungkus menggunakan daun pisang sebelum dimasak.
Keistimewaan lupis terletak pada perpaduan teksturnya yang kenyal, rasa gurih dari kelapa parut, dan manisnya gula merah cair. Meskipun menggunakan bahan sederhana, cara pengolahan yang tepat berperan penting dalam menghasilkan lupis yang lezat.
1. Beras Ketan Membuat Lupis Kenyal
Bahan utama lupis adalah beras ketan yang memiliki kandungan amilopektin tinggi. Komponen pati ini membuat ketan cenderung lengket setelah menyerap air dan dimasak.
Sebelum dimasak, beras ketan biasanya direndam agar air dapat meresap ke dalam butirannya. Setelah itu, ketan dibungkus dengan daun pisang dan direbus hingga matang.
Proses pemasakan yang cukup lama membantu menghasilkan tekstur lupis yang padat, pulen, dan mudah dipotong. Jika waktu memasak terlalu singkat, bagian tengah ketan bisa terasa keras.
2. Daun Pisang Memberikan Aroma Khas
Daun pisang bukan sekadar pembungkus lupis. Ketika terkena panas selama proses perebusan, daun pisang dapat memberikan aroma alami yang khas pada makanan.
Pembungkus ini juga membantu mempertahankan bentuk lupis selama dimasak. Agar tidak mudah terbuka, daun pisang perlu dilipat dan diikat dengan baik.
Penggunaan daun pisang menjadi salah satu ciri pengolahan jajanan tradisional yang masih dipertahankan hingga sekarang.
3. Kelapa Parut Menambah Rasa Gurih
Kelapa parut menjadi pelengkap penting dalam penyajian lupis. Rasa gurih dan teksturnya yang lembut memberikan kontras dengan ketan yang lengket.
Kelapa parut biasanya dikukus terlebih dahulu agar lebih tahan lama dan mengurangi risiko cepat basi. Setelah lupis matang dan dipotong, kelapa parut ditaburkan pada permukaannya.
Perpaduan ketan dan kelapa menghasilkan sensasi rasa yang lebih seimbang sebelum ditambahkan gula merah.
4. Gula Merah Cair Menjadi Kunci Rasa Manis
Siraman gula merah cair membuat lupis memiliki rasa manis yang khas. Gula merah dimasak bersama sedikit air hingga larut dan mengental sesuai selera.
Aroma karamel alami dari gula merah berpadu dengan rasa gurih kelapa serta tekstur ketan. Kombinasi tersebut membuat lupis terasa sederhana, tetapi kaya rasa.
Kekentalan gula merah juga memengaruhi pengalaman saat menyantap lupis. Gula yang terlalu encer mudah mengalir, sedangkan gula yang lebih kental dapat melekat pada potongan ketan.
5. Proses Memasak Menentukan Kualitas Lupis
Untuk menghasilkan lupis yang matang merata, beras ketan perlu disiapkan dengan baik dan dibungkus secara rapat. Air perebusan harus cukup untuk mendukung proses pemasakan, sedangkan waktu memasak perlu disesuaikan dengan ukuran dan kepadatan bungkus.
Setelah matang, lupis sebaiknya didinginkan sebentar agar teksturnya lebih kokoh dan mudah dipotong. Hidangan kemudian disajikan bersama kelapa parut dan gula merah cair.
Kebersihan bahan serta peralatan juga penting, terutama ketika menggunakan kelapa parut yang mudah rusak jika disimpan terlalu lama pada suhu ruang.
6. Lupis Menjadi Bagian dari Tradisi Kuliner Indonesia
Lupis merupakan salah satu contoh jajanan tradisional yang memanfaatkan bahan pangan sederhana. Beras ketan, daun pisang, kelapa, dan gula merah diolah menjadi hidangan yang memiliki ciri khas tersendiri.
Makanan ini dikenal di berbagai daerah dengan variasi bentuk dan penyajian. Di sejumlah tempat, lupis dinikmati sebagai sarapan atau camilan, terkadang bersama jajanan pasar lainnya.
Keberadaan lupis menunjukkan bahwa kekayaan kuliner Indonesia tidak selalu bergantung pada bahan yang rumit. Teknik memasak dan perpaduan bahan yang tepat dapat menghasilkan rasa yang tetap digemari lintas generasi.
Next News

Air Liur Membantu Proses Pencernaan, Fungsinya Dimulai sejak Makanan Masuk ke Mulut
in 6 hours

Serai Bukan Sekadar Bumbu Dapur, Aroma Khasnya Berasal dari Senyawa Alami
in 6 hours

Korek Api Bisa Menghasilkan Nyala dari Gesekan, Ini Reaksi yang Terjadi saat Digunakan
in 6 hours

Bertemu Orang Baru Terasa Canggung, Ini Respons Psikologis yang Umum Terjadi
in 6 hours

Mimpi Terasa Nyata saat Tidur, Aktivitas Otak Memiliki Peran Penting di Dalamnya
in 6 hours

Bau Badan Tidak Hanya Dipengaruhi Keringat, Bakteri Kulit Juga Berperan
in 6 hours

Cenil Memiliki Tekstur Kenyal dan Warna Menarik, Begini Cara Makanan Tradisional Ini Dibuat
in 6 hours

Klepon Meledak di Mulut saat Digigit, Ini Rahasia Gula Merah di Dalamnya
in 6 hours

Bukan Hanya untuk Diminum, Ampas Teh Punya Beragam Pemanfaatan di Rumah
7 hours ago

Mengenal Kapurung, Hidangan Khas Sulawesi yang Menggunakan Sagu
7 hours ago





