Rahasia Hairstylist: Pilih Potongan Rambut Sesuai Bentuk Wajah
Tata - Sunday, 10 May 2026 | 04:39 PM


Memilih potongan rambut tidak bisa dilakukan sembarangan. Bentuk wajah, struktur tulang, serta proporsi fitur wajah memiliki peran penting dalam menentukan apakah suatu gaya rambut akan terlihat serasi atau justru kurang sesuai. Tak jarang, model rambut yang tampak menarik pada orang lain belum tentu memberikan hasil yang sama ketika diterapkan pada diri sendiri.
Sejumlah penata rambut selebritas menyebutkan bahwa memahami bentuk wajah merupakan langkah utama untuk menemukan gaya rambut yang tampak alami sekaligus mampu menonjolkan kelebihan wajah.
Sebelum menentukan potongan rambut, penting untuk terlebih dahulu mengenali bentuk wajah. Celebrity hairstylist di Pearlita, New York City, Jacob Sirianno, menjelaskan bahwa bentuk wajah dapat diidentifikasi dari perbandingan antara dahi, tulang pipi, dan rahang. Menurutnya, bentuk wajah terlihat dari siluet keseluruhan, apakah cenderung memanjang, membulat, atau memiliki sudut tegas.
Sementara itu, pendiri Voël Hair, Kimberly Gueldner, menyarankan agar seseorang bercermin dan memperhatikan bagian wajah yang paling lebar serta paling sempit. Cara tersebut dinilai membantu dalam menentukan kategori bentuk wajah secara lebih akurat.
Berikut panduan model rambut berdasarkan bentuk wajah:
Wajah Bulat
Wajah bulat umumnya memiliki garis yang lembut, pipi penuh, dan minim sudut tajam. Tantangan untuk bentuk ini adalah menciptakan kesan wajah yang lebih panjang dan berdimensi. Potongan rambut berlayer panjang, lob (long bob), poni menyamping, shag cut, angled bob, asymmetrical bob, hingga butterfly cut dinilai cocok karena dapat memberikan struktur serta ilusi wajah yang lebih tegas. Butterfly cut atau contour cut, misalnya, mampu menambah volume di bagian atas kepala sekaligus memberi tekstur pada ujung rambut sehingga proporsi wajah terlihat lebih seimbang.
Wajah Diamond
Ciri khas wajah diamond adalah dahi yang relatif sempit, tulang pipi menonjol, serta rahang yang meruncing. Bentuk ini memerlukan potongan rambut yang dapat melembutkan sudut wajah. Layer panjang yang membingkai wajah, bob sepanjang dagu, curtain bangs, pixie cut bervolume, layered curls, shoulder-length shag, serta gelombang lembut menjadi pilihan yang direkomendasikan. Gaya belahan samping dan potongan berlayer juga membantu menonjolkan area mata dan tulang pipi.
Wajah Kotak
Wajah kotak dikenal dengan rahang yang tegas dan garis wajah yang kuat. Untuk menciptakan keseimbangan, potongan rambut dengan sentuhan lembut lebih disarankan. Curtain bangs, poni menyamping, Italian bob, voluminous layers, long layered cut, face-framing layers, dan textured lob dinilai mampu mengurangi kesan kaku pada garis rahang. Gaya blowout bervolume dengan siluet yang mengalir juga dapat membantu melembutkan tampilan keseluruhan.
Wajah Oval
Bentuk wajah oval sering dianggap paling proporsional sehingga cocok dengan berbagai model rambut. Mulai dari pixie cut, bob, rambut panjang bergelombang, lob sebahu, layered shag, curtain bangs, hingga choppy bob dapat diaplikasikan dengan baik. Bentuk wajah ini dinilai fleksibel dan relatif mudah menyesuaikan dengan berbagai panjang maupun tekstur rambut.
Wajah Hati
Wajah berbentuk hati memiliki dahi dan tulang pipi yang lebih lebar, kemudian menyempit ke arah dagu. Untuk menciptakan keseimbangan, volume di area sekitar rahang sangat dianjurkan. Model seperti face-framing layers, curtain bangs, pixie cut berlayer, shag sebahu, long layers, chin-length lob, layered lob, hingga blunt bob dapat membantu menghasilkan proporsi yang lebih harmonis.
Gueldner menegaskan bahwa perubahan gaya rambut tidak selalu berarti memangkas panjang rambut secara drastis. Penyesuaian pada bagian depan seperti penambahan layer atau curtain bangs kerap memberikan perubahan signifikan tanpa harus mengurangi panjang rambut secara keseluruhan.
Pada akhirnya, model rambut terbaik adalah yang membuat pemiliknya merasa percaya diri dan nyaman. Dengan menyesuaikan potongan rambut berdasarkan bentuk wajah, tampilan dapat terlihat lebih seimbang, natural, dan effortless.
Next News

Sejarah Singkat Uang: Alasan Kertas Berwarna Bisa Dipakai Belanja
in 6 hours

Mitos atau Fakta: Air Panas Lebih Cepat Jadi Es Batu?
in 6 hours

Mengapa Otak Manusia Lebih Cepat Memproses Visual Dibanding Teks?
in 6 hours

Mitos atau Fakta: Garam Bisa Bikin Nanas Tidak Gatal di Lidah
in 6 hours

Mengenal Cocopet: Benarkah Serangga Ini Suka Masuk ke Telinga?
in 6 hours

Kenali Bentuk Tubuhmu: Panduan Memilih Gaya Pakaian agar Tampil Lebih Percaya Diri
in 3 hours

Tak Hanya Main Air, Ini 7 Manfaat Berenang untuk Tumbuh Kembang Anak
in 2 hours

10 Cara Mudah Menghilangkan Bau Kulkas Tak Sedap dengan Bahan Sederhana
in 2 hours

Waspada Onikomikosis: Kenali Gejala dan Cara Mengatasi Jamur Kuku Sejak Dini
in 2 hours

Daun Sirih untuk Mata: Benarkah Ampuh Atasi Iritasi dan Infeksi Ringan?
in 2 hours





