Posisi Tidur dan Dampaknya pada Kesehatan Tubuh
RAU - Wednesday, 22 April 2026 | 07:41 AM


Tidur adalah waktu tubuh melakukan pemulihan.
Namun, proses pemulihan ini bisa terganggu jika posisi tidur kurang tepat.
Banyak orang tidak menyadari bahwa posisi tubuh saat tidur sangat memengaruhi:
•leher
•tulang belakang
•pernapasan
•asam lambung
•kualitas tidur secara keseluruhan
Menurut para ahli tidur, posisi terbaik umumnya adalah yang menjaga tulang belakang tetap netral dari kepala hingga pinggul.
Mari kita lihat satu per satu.
1. Tidur Miring: Paling Direkomendasikan untuk Banyak Orang
Tidur miring adalah posisi yang paling sering direkomendasikan.
Posisi ini membantu menjaga jalan napas lebih terbuka sehingga baik untuk orang yang:
•mendengkur
•punya sleep apnea ringan
•sering sesak saat tidur
Selain itu, tidur miring juga membantu mengurangi nyeri punggung dan leher jika menggunakan bantal yang menopang dengan baik.
Tidur miring kiri
Posisi ini sangat baik untuk:
•asam lambung / GERD
•ibu hamil
•sirkulasi darah
Tidur miring kiri membantu mencegah asam lambung naik ke kerongkongan.
Tidur miring kanan
Masih baik untuk kebanyakan orang, terutama jika terasa lebih nyaman.
Yang penting gunakan bantal dengan tinggi yang sesuai agar leher tidak menekuk.
2. Tidur Terlentang: Baik untuk Tulang Belakang, Tapi Tidak untuk Semua Orang
Tidur terlentang membantu mendistribusikan berat tubuh secara merata.
Ini salah satu posisi terbaik untuk menjaga alignment tulang belakang.
Sangat cocok untuk:
•nyeri punggung bawah
•nyeri leher
•postur tubuh
Tipsnya: letakkan bantal kecil di bawah lutut agar punggung bawah lebih rileks.
Namun, posisi ini kurang ideal untuk orang yang:
•mendengkur
•sleep apnea
•sering asam lambung naik
karena lidah dapat jatuh ke belakang dan menyempitkan jalan napas.
3. Tidur Tengkurap: Nyaman, Tapi Paling Berisiko
Ini posisi favorit sebagian orang, tapi sayangnya paling sering dikaitkan dengan keluhan nyeri.
Saat tidur tengkurap, kepala harus menoleh ke satu sisi selama berjam-jam.
Ini memberi tekanan besar pada:
•leher
•bahu
•punggung bawah
Selain itu, lengkungan alami tulang belakang bisa terganggu.
Kalau memang terbiasa tengkurap, gunakan bantal yang sangat tipis atau tanpa bantal.
Kenapa Bisa Bangun Pegal?
Sering bangun dengan:
•leher kaku
•pundak sakit
•pinggang pegal
bukan selalu karena aktivitas siang hari.
Bisa jadi posisi tidur membuat otot bekerja terus sepanjang malam.
Jika tulang belakang tidak berada pada posisi netral, otot harus terus "menahan".
Akibatnya saat bangun tubuh terasa sakit.
Posisi tidur yang baik adalah posisi yang membuat tubuh rileks tanpa memberi tekanan berlebih pada leher dan tulang belakang.
Untuk kebanyakan orang, tidur miring adalah pilihan paling aman.
Sedangkan tidur tengkurap sebaiknya dikurangi jika sering bangun dengan pegal.
Next News

Sayur Direbus, Dikukus, atau Ditumis: Mana yang Paling Sehat?
6 hours ago

Benarkah Tempe Bisa Menggantikan Protein dari Daging?
6 hours ago

Tahu vs Tempe, Mana yang Lebih Bergizi?
7 hours ago

Tanda Skin Barrier Rusak yang Sering Disalahartikan sebagai Kulit Kusam
8 hours ago

Sunscreen adalah Skincare Anti-Aging Terbaik.Ini Alasannya
8 hours ago

Dulu dari Batu, Kini Super Empuk: Sejarah Bantal yang Jarang Diketahui
8 hours ago

Kunci Punya Nyawa? Simak Alasan Benda Kecil Ini Suka Sembunyi
in 4 hours

Kolagen: Lebih Efektif yang Diminum atau Dioles?
8 hours ago

Kenapa Umur 35 Kelihatan Lebih Muda dari Umur 20? Ini Alasannya
in 4 hours

Cara Mudah Bikin Teras Rumah Estetik Hanya dengan Tanaman
in 4 hours





