Polres dan Pemkab Madina Tanam Jagung Serentak Dukung Program Swasembada Pangan
Liaa - Sunday, 08 March 2026 | 10:32 AM


Madina Kepolisian Resor Mandailing Natal bersama Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal melaksanakan kegiatan penanaman jagung serentak pada Kuartal I tahun 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan di daerah tersebut.
Kegiatan penanaman jagung yang berlangsung di Desa Lumban Pasir, Kecamatan Panyabungan, Sabtu (7/3), ini juga menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan produksi komoditas pangan, khususnya jagung dan beras.
Kapolres Mandailing Natal AKBP Bagus Priandy mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dalam mendorong tercapainya swasembada pangan di Kabupaten Mandailing Natal.
Menurutnya, program ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap kebijakan ketahanan pangan nasional yang termasuk dalam salah satu prioritas program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Selain itu, kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program serupa yang telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya.
Bagus berharap luas lahan yang digunakan untuk penanaman jagung dapat terus bertambah sehingga produksi pertanian di daerah tersebut semakin meningkat.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mandailing Natal Taufik Zulhandra Ritonga menyampaikan pemerintah daerah mendukung penuh program penanaman jagung yang digagas oleh Polri tersebut.
Ia menilai sektor pertanian memiliki peran penting dalam pembangunan daerah karena mampu memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian masyarakat.
Menurut Taufik, sektor pertanian tidak hanya meningkatkan pendapatan petani, tetapi juga berkontribusi terhadap pendapatan daerah serta membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
Ia juga menjelaskan bahwa pada tahun sebelumnya Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal telah mendukung program penanaman jagung seluas 6,7 hektare di Kecamatan Siabu.
Selain itu, pemerintah daerah juga menerima bantuan benih jagung dari Kementerian Pertanian untuk pengembangan lahan seluas 1.650 hektare yang tersebar di 16 kecamatan.
Untuk tahun 2026, pemerintah pusat kembali memberikan bantuan benih jagung bagi lahan terdampak bencana seluas 395 hektare yang tersebar di delapan kecamatan. Sementara itu, Pemkab Madina juga menyiapkan bantuan benih jagung untuk pengembangan lahan seluas 95 hektare di dua kecamatan.
Program penanaman jagung serentak tersebut diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan di daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petani di Kabupaten Mandailing Natal.
Next News

Wali Kota Sibolga Lepas 30 Calon Jamaah Haji Tahun 2026 di Masjid Agung
9 hours ago

Pemprov Sumut Anggarkan Rp158 Miliar Perbaikan Jalan Aek Nabara–Negeri Lama–Tanjung Sarang Elang
9 hours ago

Pemprovsu Perketat Pengawasan Distribusi Minyak Goreng
7 hours ago

Pemkot Medan gencarkan penggunanan SILEDAK dongkrak PAD
8 hours ago

Bupati Tapanuli Selatan Saksikan Penandatanganan Perjanjian Kontrak untuk Pembangunan Hunian Tetap Tahap II oleh Yayasan Buddha Tzu Chi
18 hours ago

Disdukcapil Paluta Jemput Bola di Lapas Gunung Tua, Pastikan Hak Administrasi WBP Terpenuhi
a day ago

Bupati Tapsel Serahkan Bantuan Kolam Lele untuk PKK Desa Huraba, Perkuat Ekosistem Pangan dan Dukung Program MBG
a day ago

Tragedi Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Bekasi: Kronologi, Korban, dan Dugaan Penyebab
a day ago

Wacana Hapus Prodi Tak Relevan Industri, DPR Minta Kajian Mendalam
a day ago

Bupati Tapsel Lantik Dua Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Perkuat Pendidikan dan Pengawasan Daerah
2 days ago





