Kamis, 28 Mei 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Plank Bukan Cuma Latih Perut, Ini Bagian Tubuh yang Ikut Bekerja

Tata - Thursday, 28 May 2026 | 03:29 PM

Background
Plank Bukan Cuma Latih Perut, Ini Bagian Tubuh yang Ikut Bekerja

Plank sering dianggap sebagai latihan sederhana karena tidak memerlukan alat dan gerakannya terlihat mudah dilakukan. Padahal, di balik posisi diam tersebut, tubuh bekerja cukup keras untuk menjaga keseimbangan dan stabilitas.

Tak heran jika plank menjadi salah satu latihan favorit untuk meningkatkan kekuatan otot dan daya tahan tubuh. Menariknya lagi, plank bukan hanya melatih otot perut saja. Banyak bagian tubuh lain yang ikut aktif selama melakukan gerakan ini.

Lalu, apa saja otot yang dilatih saat plank? Berikut penjelasannya.

Otot yang Dilatih Saat Plank

Plank termasuk latihan full body exercise karena melibatkan banyak kelompok otot sekaligus. Saat tubuh menahan posisi lurus, otot-otot akan bekerja bersama menjaga postur tetap stabil dari kepala hingga kaki.

1. Otot Inti (Core Muscles)

Bagian utama yang paling aktif saat plank adalah otot inti. Otot ini berfungsi menjaga kestabilan tubuh dan menopang tulang belakang.



Beberapa otot inti yang bekerja saat plank antara lain:

  • Rectus abdominis (otot perut depan)
  • Obliques (otot samping perut)
  • Transverse abdominis
  • Spinal erectors atau otot punggung bawah

Transverse abdominis sering disebut sebagai otot "korset" karena membantu mengencangkan area perut sekaligus menjaga postur tubuh tetap stabil.

2. Otot Tubuh Bagian Atas

Plank juga melatih kekuatan tubuh bagian atas karena berat badan bertumpu pada lengan dan bahu.

Otot yang ikut aktif meliputi:

  • Deltoids (bahu)
  • Pectorals (dada)
  • Trapezius dan rhomboids (punggung atas)
  • Biceps dan triceps (lengan)

Otot-otot ini membantu menjaga tubuh tetap kuat dan tidak mudah goyah saat menahan posisi plank.



3. Otot Tubuh Bagian Bawah

Meski fokus utamanya ada di inti tubuh, plank juga melibatkan otot bagian bawah.

Beberapa otot yang bekerja adalah:

  • Quadriceps (paha depan)
  • Hamstrings (paha belakang)
  • Glutes atau otot bokong

Fungsi utamanya adalah menjaga posisi pinggul tetap sejajar agar tubuh membentuk garis lurus dari kepala hingga tumit.

Cara Melakukan Plank dengan Benar

Agar manfaat plank maksimal dan risiko cedera bisa diminimalkan, teknik yang tepat sangat penting. Berikut dua jenis plank yang paling umum dilakukan.

1. Forearm Plank

Forearm plank cocok untuk pemula karena posisi tubuh lebih stabil.



Langkah-langkah:

  1. Mulai dengan posisi tengkurap di lantai
  2. Letakkan siku tepat di bawah bahu
  3. Angkat tubuh dengan bertumpu pada lengan bawah dan ujung kaki
  4. Kencangkan otot perut dan jaga tubuh tetap lurus
  5. Pastikan pinggul tidak terlalu naik atau turun
  6. Tahan posisi selama beberapa detik sesuai kemampuan

2. Straight-Arm Plank

Variasi ini mirip posisi push-up dan terasa lebih menantang karena beban tubuh bertumpu pada telapak tangan.

Cara melakukannya:

  1. Mulai dari posisi push-up
  2. Letakkan telapak tangan sejajar bahu
  3. Luruskan lengan dan kaki
  4. Aktifkan otot inti agar tubuh tetap stabil
  5. Jaga tubuh membentuk garis lurus dari kepala hingga tumit
  6. Tahan posisi tanpa mengorbankan teknik

Plank bukan hanya latihan untuk membentuk perut, tetapi juga melatih banyak otot tubuh secara menyeluruh. Dengan rutin melakukan plank, kekuatan inti, postur tubuh, keseimbangan, dan daya tahan otot bisa meningkat secara bertahap.

Meski terlihat sederhana, plank tetap perlu dilakukan dengan teknik yang benar agar manfaatnya optimal. Sisihkan beberapa menit setiap hari untuk latihan ini agar tubuh lebih kuat dan stabil.