Pengangguran Sumut Turun Jadi 442 Ribu Orang, Lulusan SMK Tertinggi
Laila - Friday, 06 November 2026 | 12:07 PM


MEDAN – Jumlah pengangguran di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menunjukkan tren penurunan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, jumlah penduduk yang belum memiliki pekerjaan pada Agustus 2026 tercatat sebanyak 442 ribu orang.
Angka tersebut berkurang sekitar 6.000 orang dibandingkan Agustus 2025 yang mencapai 448 ribu orang. Informasi ini disampaikan Kepala BPS Sumut, Asim Saputra, pada Kamis (5/11/2026).
Jika melihat perkembangan dalam lima tahun terakhir, jumlah pengangguran di Sumut mengalami penurunan secara bertahap. Pada Agustus 2022, jumlahnya masih berada di angka 473 ribu orang.
Setahun berikutnya, angka tersebut sedikit berkurang menjadi 472 ribu orang. Penurunan kemudian berlanjut pada Agustus 2024 dengan jumlah 458 ribu orang, disusul 448 ribu orang pada Agustus 2025, hingga mencapai 442 ribu orang pada Agustus 2026.
Di sisi lain, jumlah penduduk yang bekerja justru mengalami peningkatan. BPS Sumut mencatat terdapat sekitar 8,02 juta orang yang telah bekerja hingga Agustus 2026.
Jumlah tersebut bertambah 47 ribu orang atau meningkat 0,59 persen dibandingkan Agustus 2025. Kondisi ini menunjukkan adanya pertumbuhan jumlah penduduk yang terserap dalam kegiatan pekerjaan di Sumatera Utara.
Apabila ditinjau berdasarkan tingkat pendidikan, lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menjadi kelompok dengan tingkat pengangguran terbuka (TPT) paling tinggi, yakni mencapai 7,97 persen.
Posisi berikutnya ditempati lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) dengan persentase sebesar 6,54 persen. Sementara itu, lulusan Sekolah Dasar (SD) memiliki tingkat pengangguran paling rendah, yaitu 2,40 persen.
Berbeda dengan kelompok pendidikan lainnya, tingkat pengangguran pada lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) justru mengalami kenaikan. Pada Agustus 2026, persentasenya mencapai 3,57 persen, lebih tinggi dibandingkan Agustus 2025 yang berada di angka 3,40 persen.
Berdasarkan wilayah tempat tinggal, penurunan pengangguran terjadi baik di kawasan perkotaan maupun pedesaan.
Di daerah perkotaan, tingkat pengangguran terbuka tercatat sebesar 6,49 persen pada Agustus 2026. Angka tersebut menurun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yakni 6,67 persen.
Sementara itu, wilayah pedesaan mencatat tingkat pengangguran sebesar 3,10 persen. Persentase ini juga mengalami penurunan dari Agustus 2025 yang sebelumnya mencapai 3,33 persen.
Data tersebut memperlihatkan bahwa jumlah pengangguran di Sumatera Utara terus mengalami pengurangan dalam beberapa tahun terakhir. Namun, perbedaan tingkat pengangguran berdasarkan pendidikan masih menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan, terutama pada kelompok lulusan SMK dan SMA.
Next News

Pemprov Sumut Percepat Registrasi Perlinsos Digital, 1,1 Juta Kepala Keluarga Telah Terdaftar
2 hours ago

Pemerintah Rencanakan Pembukaan Pendaftaran CPNS November 2026, Pelamar Diminta Persiapkan Diri
3 hours ago

Kemenhaj Buka Seleksi Petugas Haji Daerah 2027, Cek Syarat dan Jadwalnya
9 hours ago

Hujan Ringan Turun di Sumatera Utara (6/11), Suhu Terendah 16 Derajat Celsius
11 hours ago

Tapsel Sabet Dua Penghargaan Lomba Posyandu 6 Bidang SPM Tingkat Sumut 2026, Desa Bulu Mario Turut Berprestasi
2 days ago

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Kamis 5 November 2026, Seluruh Wilayah Berpotensi Diguyur Hujan Ringan
a day ago

TP PKK Tapanuli Selatan Raih Dua Prestasi pada Jambore Kader TP PKK se-Sumatera Utara Tahun 2026
a day ago

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Pemkab Palas Fokus Penataan dan Revitalisasi RSUD
3 days ago

Pemkab Padang Lawas Utara Gelar Profiling ProASN, Diikuti 520 Aparatur Sipil Negara
2 days ago

Polda Sumut Tindak Lanjuti Larangan Penggunaan Vape, Propam Siap Lakukan Penertiban
3 days ago





