Rabu, 4 Februari 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional & Nasional

Pemkab Padang Lawas Utara menyatakan dukungan penuh terhadap Sensus Ekonomi 2026 yang akan digelar BPS mulai 1 Mei 2026 sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan ekonomi daerah dan nasional.

Nanda - Thursday, 29 January 2026 | 09:05 AM

Background
Pemkab Padang Lawas Utara menyatakan dukungan penuh terhadap Sensus Ekonomi 2026 yang akan digelar BPS mulai 1 Mei 2026 sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan ekonomi daerah dan nasional.

Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) menyatakan komitmen penuh dalam mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) mulai 1 Mei 2026.

Dukungan tersebut disampaikan Bupati Paluta Reski Basyah Harahap yang diwakili Sekretaris Daerah Paluta, Patuan Rahmat Syukur P. Hasibuan, saat menerima audiensi BPS Paluta di Gedung Kantor Bupati, Rabu (28/1/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Sekda Paluta menyambut baik rencana sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 serta menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan BPS demi kelancaran dan kesuksesan pelaksanaannya.

Menurutnya, Sensus Ekonomi memiliki peran strategis karena menjadi fondasi penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi, baik di tingkat daerah maupun nasional.

"Sensus Ekonomi ini sangat penting karena menjadi dasar perencanaan dan pengambilan kebijakan ekonomi ke depan," ujar Sekda dalam keterangannya.

Sensus Ekonomi 2026 merupakan kegiatan pendataan ekonomi nasional yang dilaksanakan BPS setiap sepuluh tahun sekali, tepat pada tahun yang berakhiran angka enam. Kegiatan ini bertujuan untuk memetakan kondisi riil dunia usaha di Indonesia, mulai dari sektor usaha mikro, kecil, menengah, hingga usaha besar di seluruh bidang ekonomi.

Dalam audiensi tersebut, pihak BPS juga menekankan pentingnya kualitas data dengan mengedepankan prinsip akurasi, keterbandingan, konsistensi, ketepatan waktu, serta kemudahan dalam interpretasi data.

BPS menyebut Sensus Ekonomi 2026 sebagai salah satu sensus paling krusial, karena hasilnya akan menjadi landasan utama dalam memetakan kekuatan ekonomi nasional menuju visi Indonesia Emas 2045.

"Data yang akurat akan sangat menentukan arah kebijakan ekonomi di masa depan. Karena itu, dibutuhkan partisipasi aktif dari seluruh pemangku kepentingan," ujar perwakilan BPS.

Audiensi tersebut turut dihadiri Asisten I Setdakab Padang Lawas Utara H. Sarifuddin Harahap, S.Sos., MM, serta perwakilan dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Paluta.