Pemkab Padang Lawas Utara menyatakan dukungan penuh terhadap Sensus Ekonomi 2026 yang akan digelar BPS mulai 1 Mei 2026 sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan ekonomi daerah dan nasional.
Nanda - Thursday, 29 January 2026 | 09:05 AM


Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) menyatakan komitmen penuh dalam mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) mulai 1 Mei 2026.
Dukungan tersebut disampaikan Bupati Paluta Reski Basyah Harahap yang diwakili Sekretaris Daerah Paluta, Patuan Rahmat Syukur P. Hasibuan, saat menerima audiensi BPS Paluta di Gedung Kantor Bupati, Rabu (28/1/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Sekda Paluta menyambut baik rencana sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 serta menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan BPS demi kelancaran dan kesuksesan pelaksanaannya.
Menurutnya, Sensus Ekonomi memiliki peran strategis karena menjadi fondasi penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi, baik di tingkat daerah maupun nasional.
"Sensus Ekonomi ini sangat penting karena menjadi dasar perencanaan dan pengambilan kebijakan ekonomi ke depan," ujar Sekda dalam keterangannya.
Sensus Ekonomi 2026 merupakan kegiatan pendataan ekonomi nasional yang dilaksanakan BPS setiap sepuluh tahun sekali, tepat pada tahun yang berakhiran angka enam. Kegiatan ini bertujuan untuk memetakan kondisi riil dunia usaha di Indonesia, mulai dari sektor usaha mikro, kecil, menengah, hingga usaha besar di seluruh bidang ekonomi.
Dalam audiensi tersebut, pihak BPS juga menekankan pentingnya kualitas data dengan mengedepankan prinsip akurasi, keterbandingan, konsistensi, ketepatan waktu, serta kemudahan dalam interpretasi data.
BPS menyebut Sensus Ekonomi 2026 sebagai salah satu sensus paling krusial, karena hasilnya akan menjadi landasan utama dalam memetakan kekuatan ekonomi nasional menuju visi Indonesia Emas 2045.
"Data yang akurat akan sangat menentukan arah kebijakan ekonomi di masa depan. Karena itu, dibutuhkan partisipasi aktif dari seluruh pemangku kepentingan," ujar perwakilan BPS.
Audiensi tersebut turut dihadiri Asisten I Setdakab Padang Lawas Utara H. Sarifuddin Harahap, S.Sos., MM, serta perwakilan dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Paluta.
Next News

Pemerintah Tetapkan MBG Hanya Saat Hari Sekolah, Libur Tak Lagi Diberikan ke Siswa
12 hours ago

Polres Tapsel Rehabilitasi Jembatan Gantung Merah Putih di Muaratais
11 hours ago

Pemprov Sumut Buka Seleksi Calon Komisioner KI Sumut Periode 2026–2030
13 hours ago

Bupati Saipullah Rotasi 59 Pejabat Madina, Minta ASN Jaga Integritas
2 days ago

Strategi Data Akurat Jadi Kunci Gus Irawan Gaet Bantuan Pusat untuk Korban Banjir Tapsel
2 days ago

Rakortekrenbang Tahun 2026 Digelar, Tapsel Dorong Hilirisasi Komoditas Unggulan untuk Percepat Pertumbuhan Ekonomi
2 days ago

Komunikasi Politik dan Transparansi Jadi Kunci, Bupati Tapsel Diapresiasi Mendagri dan Menteri PKP
2 days ago

Operasi Ketupat Toba 2026 Efektif, Gangguan Kamtibmas dan Laka Lantas di Sumut Turun Signifikan
3 days ago

Produksi Cabai Merah Sumut Surplus 21 Ribu Ton, Harga di Tingkat Petani Anjlok
3 days ago

Petani Bawang Karo Demo di DPRD Sumut, Tuntut Penertiban Impor Ilegal dan Evaluasi Pejabat
4 days ago





