Pare Direbus, Ditumis, atau Dijus? Cara Mengolahnya Bisa Berbeda Hasilnya
RAU - Wednesday, 30 September 2026 | 06:55 PM


Pare merupakan salah satu sayuran yang memiliki rasa pahit khas. Meski demikian, pare cukup sering diolah menjadi berbagai hidangan, mulai dari sayur rebus hingga tumisan dan minuman.
Pare Direbus
Merebus pare dapat membuat teksturnya menjadi lebih lunak. Sebagian rasa pahit juga dapat berkurang, terutama jika pare telah dibersihkan dan diolah dengan tepat sebelum direbus.
Pare Ditumis
Pare yang ditumis biasanya memiliki tekstur lebih renyah dibandingkan pare rebus. Proses memasak dengan bumbu seperti bawang, cabai, dan bahan lainnya juga dapat membuat rasa pahit terasa lebih seimbang.
Pare Dijus
Pare juga dapat dikonsumsi dalam bentuk jus. Karena tidak melalui proses pemasakan, rasanya cenderung lebih kuat dan pahit. Biasanya pare dipadukan dengan bahan lain untuk menghasilkan rasa yang lebih mudah diterima.
Pengolahan Memengaruhi Tekstur
Cara memasak dapat mengubah tekstur pare. Perebusan membuatnya lebih lunak, sedangkan penumisan dalam waktu singkat dapat mempertahankan tekstur yang lebih renyah.
Rasa Pahit Tidak Selalu Hilang
Rasa pahit merupakan karakter alami pare. Membersihkan bagian dalam dan mengolahnya dengan cara tertentu dapat membantu mengurangi rasa tersebut, tetapi tidak selalu menghilangkannya sepenuhnya.
Pilih Cara Sesuai Selera
Pare rebus cocok bagi yang menyukai tekstur lembut, tumisan dapat menjadi pilihan untuk mendapatkan rasa yang lebih gurih, sedangkan jus memiliki rasa pare yang lebih kuat.
Pada akhirnya, tidak ada satu cara pengolahan pare yang paling tepat untuk semua orang. Cara merebus, menumis, atau membuat jus memberikan karakter yang berbeda sehingga dapat disesuaikan dengan selera masing-masing.
Next News

Kepiting Memiliki Insang yang Membantunya Mengambil Oksigen, Ini Cara Kerjanya
in 2 hours

Kebiasaan Memencet Komedo Bisa Membuat Kondisi Kulit Semakin Buruk, Ini Alasannya
in 2 hours

Cara Kerja Pita Suara saat Berbicara, Bernyanyi, dan Tertawa
in 2 hours

Gurita Memiliki Tiga Jantung, Fakta Biologisnya Bikin Takjub
in 2 hours

Kereta Api Bisa Melaju dengan Stabil di Atas Rel, Ini Rahasia Sistemnya
in 2 hours

Pohon Pisang Bisa Tumbuh Kembali setelah Batang yang Berbuah Dipotong, Ini Penjelasannya
in 2 hours

Tteokbokki, Jajanan Korea dengan Tekstur Kenyal yang Bikin Ketagihan
in 2 hours

Tidak Semua Kayu Manis Sama, Ini Perbedaan Jenis Cassia dan Ceylon
in 2 hours

Bendungan Memiliki Peran Penting dalam Mencegah Banjir, Ini Penjelasan Ilmiahnya
in 2 hours

Telapak Tangan Berkeringat saat Gugup, Begini Respons Tubuh terhadap Stres
11 hours ago





