Jumat, 23 Oktober 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Pare Direbus, Ditumis, atau Dijus? Cara Mengolahnya Bisa Berbeda Hasilnya

RAU - Wednesday, 30 September 2026 | 06:55 PM

Background
Pare Direbus, Ditumis, atau Dijus? Cara Mengolahnya Bisa Berbeda Hasilnya

Pare merupakan salah satu sayuran yang memiliki rasa pahit khas. Meski demikian, pare cukup sering diolah menjadi berbagai hidangan, mulai dari sayur rebus hingga tumisan dan minuman.

Pare Direbus

Merebus pare dapat membuat teksturnya menjadi lebih lunak. Sebagian rasa pahit juga dapat berkurang, terutama jika pare telah dibersihkan dan diolah dengan tepat sebelum direbus.

Pare Ditumis

Pare yang ditumis biasanya memiliki tekstur lebih renyah dibandingkan pare rebus. Proses memasak dengan bumbu seperti bawang, cabai, dan bahan lainnya juga dapat membuat rasa pahit terasa lebih seimbang.

Pare Dijus

Pare juga dapat dikonsumsi dalam bentuk jus. Karena tidak melalui proses pemasakan, rasanya cenderung lebih kuat dan pahit. Biasanya pare dipadukan dengan bahan lain untuk menghasilkan rasa yang lebih mudah diterima.

Pengolahan Memengaruhi Tekstur

Cara memasak dapat mengubah tekstur pare. Perebusan membuatnya lebih lunak, sedangkan penumisan dalam waktu singkat dapat mempertahankan tekstur yang lebih renyah.



Rasa Pahit Tidak Selalu Hilang

Rasa pahit merupakan karakter alami pare. Membersihkan bagian dalam dan mengolahnya dengan cara tertentu dapat membantu mengurangi rasa tersebut, tetapi tidak selalu menghilangkannya sepenuhnya.

Pilih Cara Sesuai Selera

Pare rebus cocok bagi yang menyukai tekstur lembut, tumisan dapat menjadi pilihan untuk mendapatkan rasa yang lebih gurih, sedangkan jus memiliki rasa pare yang lebih kuat.

Pada akhirnya, tidak ada satu cara pengolahan pare yang paling tepat untuk semua orang. Cara merebus, menumis, atau membuat jus memberikan karakter yang berbeda sehingga dapat disesuaikan dengan selera masing-masing.