Sabtu, 6 Juni 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Niat Ada, Tapi Masih Sulit Berhenti Merokok? Ini Penjelasan Dokter

Liaa - Saturday, 06 June 2026 | 11:03 AM

Background
Niat Ada, Tapi Masih Sulit Berhenti Merokok? Ini Penjelasan Dokter

Niat untuk berhenti merokok memang penting, tetapi sering kali tidak cukup karena ketergantungan nikotin adalah kondisi biologis dan psikologis yang nyata. Gejala putus nikotin (withdrawal) seperti gelisah, sulit konsentrasi, mudah marah, cemas, dan dorongan kuat untuk merokok kembali menjadi alasan utama banyak orang gagal berhenti meskipun sudah memiliki motivasi tinggi.

Dokter dan layanan berhenti merokok biasanya menggunakan beberapa pendekatan sekaligus, antara lain:

  • Konseling dan pendampingan medis, untuk membantu mengenali pemicu kebiasaan merokok serta menyusun strategi berhenti yang realistis.
  • Terapi perilaku, yang membantu mengubah kebiasaan dan pola pikir yang terkait dengan merokok.
  • Terapi pengganti nikotin (Nicotine Replacement Therapy/NRT), seperti permen karet, plester, atau produk nikotin dosis terkontrol untuk mengurangi gejala putus nikotin.
  • Obat-obatan tertentu yang diresepkan dokter, seperti bupropion atau varenicline, untuk membantu mengurangi ketergantungan dan keinginan merokok.

Menurut sumber medis, sebagian besar perokok pernah mencoba berhenti hanya mengandalkan kemauan sendiri, tetapi tingkat keberhasilannya relatif rendah dibandingkan jika dibantu konseling dan terapi yang sesuai.

Jadi, pesan utama dari pernyataan dokter tersebut adalah bahwa berhenti merokok bukan sekadar soal kemauan, melainkan juga soal mengatasi kecanduan nikotin dengan dukungan yang tepat. Pendampingan tenaga kesehatan dapat meningkatkan peluang seseorang untuk berhasil berhenti dan bertahan tidak merokok dalam jangka panjang.



Tags