BRIN Temukan Dua Spesies Baru Kumbang Kura-Kura di Sulawesi, Tambah Daftar Kekayaan Hayati Indonesia
Laila - Saturday, 06 June 2026 | 12:40 PM


BRIN Temukan Dua Spesies Baru Kumbang Kura-Kura Asal Sulawesi
Indonesia kembali menunjukkan kekayaan alamnya melalui penemuan dua spesies baru kumbang kura-kura oleh para peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Kedua spesies tersebut berasal dari genus Thlaspidula dan ditemukan di Pulau Sulawesi.
Spesies baru tersebut diberi nama Thlaspidula gandangdewata dan Thlaspidula sarinoi. Penemuan ini menjadi tambahan penting bagi daftar keanekaragaman hayati Indonesia, khususnya dalam kelompok kumbang daun (leaf beetles) yang termasuk dalam subfamili Cassidinae.
Genus Thlaspidula sendiri pertama kali diperkenalkan oleh ahli entomologi Spaeth pada tahun 1901. Kelompok kumbang ini dikenal memiliki bentuk tubuh yang unik dan berbeda dibandingkan banyak jenis kumbang lainnya.
Seperti kumbang kura-kura pada umumnya, anggota genus Thlaspidula memiliki elytra atau sayap keras serta pronotum yang melebar. Bentuk tersebut menciptakan tampilan menyerupai perisai yang menutupi sebagian kepala dan kaki, sehingga memberikan perlindungan tambahan dari predator.
Namun, para peneliti menjelaskan bahwa genus Thlaspidula memiliki sejumlah karakteristik khas yang membedakannya dari kelompok kumbang kura-kura lainnya. Beberapa ciri unik tersebut meliputi bentuk labrum, proporsi tubuh, susunan segmen antena, pola titik pada elytra, hingga tekstur permukaan sayap yang berbeda.
Selain itu, kumbang dari genus ini juga memiliki antena yang sangat panjang dan tipis serta cakar sederhana yang menjadi salah satu karakter penting dalam proses identifikasi spesies.
Penemuan Thlaspidula gandangdewata dan Thlaspidula sarinoi menunjukkan bahwa Sulawesi masih menyimpan banyak potensi biodiversitas yang belum sepenuhnya terungkap. Pulau ini memang dikenal sebagai salah satu kawasan dengan tingkat endemisitas tinggi, di mana banyak spesies hanya dapat ditemukan di wilayah tersebut dan tidak ditemukan di tempat lain di dunia.
Para ilmuwan berharap penelitian lanjutan dapat mengungkap lebih banyak spesies baru yang masih tersembunyi di berbagai ekosistem Indonesia. Temuan ini juga menjadi pengingat pentingnya menjaga habitat alami agar kekayaan hayati Indonesia tetap lestari untuk generasi mendatang.
Next News

Cara Menghilangkan Bercak Putih di Bibir Bayi, Jangan Panik Kenali Penyebabnya
5 hours ago

Masih Bingung Bedakan Jeruk Nipis dan Lemon? Simak Penjelasannya
6 hours ago

Terapi Jeruk Nipis 14 Hari: Benarkah Bisa untuk Promil dan Menurunkan Berat Badan? Cek Faktanya!
6 hours ago

5 Manfaat Buah Mangga untuk Kesehatan, Kaya Vitamin dan Baik untuk Daya Tahan Tubuh
6 hours ago

Jadi Buah Favorit, 7 Khasiat Strawberry untuk Kesehatan dan Kecantikan Kulit
6 hours ago

Tahukah Kamu? Tanggal 6 Juni Menyimpan Sejumlah Peristiwa Penting dalam Sejarah
7 hours ago

Hari Kesadaran Gangguan Penglihatan dan Pentingnya Menjaga Jendela Dunia Kita
7 hours ago

Semut Madu Australia, "Gudang Madu Berjalan" yang Menyimpan Cadangan Makanan di Dalam Tubuhnya
in 4 hours

Belalang Anggrek, Serangga Cantik yang Menyamar Seperti Bunga untuk Menjebak Mangsa
in 4 hours

Selain Bertubuh Besar, Dugong Ternyata Memiliki Otak Besar dan Kecerdasan yang Mengagumkan
in 4 hours





