Sabtu, 6 Juni 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Kenapa Jantung Berdebar Saat Jatuh Cinta? Ini Penjelasan Ilmiah di Balik Perasaan Berbunga-Bunga

Laila - Saturday, 06 June 2026 | 09:35 AM

Background
Kenapa Jantung Berdebar Saat Jatuh Cinta? Ini Penjelasan Ilmiah di Balik Perasaan Berbunga-Bunga

Kenapa Jantung Berdebar Saat Jatuh Cinta? Ternyata Ada Penjelasan Ilmiahnya

Hampir setiap orang pernah merasakan sensasi aneh namun menyenangkan ketika sedang jatuh cinta. Tangan terasa dingin, wajah memerah, sulit berkonsentrasi, dan yang paling sering dirasakan adalah jantung yang berdetak lebih cepat dari biasanya.

Banyak orang menganggap hal tersebut hanya sebagai ungkapan perasaan atau sekadar efek gugup saat bertemu orang yang disukai. Namun, di balik sensasi itu ternyata terdapat proses biologis yang cukup kompleks di dalam tubuh manusia.

Saat seseorang melihat, bertemu, atau bahkan hanya memikirkan orang yang disukainya, otak akan mengaktifkan sejumlah zat kimia yang berhubungan dengan rasa senang dan ketertarikan.

Salah satu zat yang berperan penting adalah dopamin, yaitu hormon yang sering disebut sebagai "hormon kebahagiaan". Dopamin membuat seseorang merasa senang, bersemangat, dan ingin terus dekat dengan orang yang disukainya.

Selain dopamin, tubuh juga melepaskan adrenalin, hormon yang biasanya muncul ketika seseorang merasa tegang, bersemangat, atau menghadapi situasi yang dianggap penting.



Peningkatan adrenalin inilah yang membuat detak jantung menjadi lebih cepat, napas terasa lebih pendek, dan telapak tangan menjadi berkeringat. Reaksi tersebut sebenarnya mirip dengan kondisi saat seseorang sedang gugup sebelum berbicara di depan umum atau menghadapi ujian penting.

Menariknya, para peneliti menemukan bahwa saat seseorang sedang jatuh cinta, beberapa bagian otak yang berkaitan dengan penghargaan dan motivasi menjadi lebih aktif. Karena itu, orang yang sedang kasmaran sering kali merasa lebih berenergi, sulit melupakan sosok yang disukai, bahkan terkadang sulit tidur.

Tidak hanya itu, tubuh juga menghasilkan hormon oksitosin dan serotonin yang berpengaruh terhadap perasaan nyaman, kedekatan emosional, dan rasa percaya kepada pasangan.

Inilah alasan mengapa banyak orang merasa lebih bahagia, tenang, dan nyaman ketika berada di dekat orang yang mereka cintai.

Meski demikian, jantung berdebar saat jatuh cinta umumnya merupakan reaksi normal tubuh. Namun jika detak jantung terasa sangat cepat, disertai nyeri dada, pusing, atau sesak napas, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga medis untuk memastikan tidak ada gangguan kesehatan lainnya.



Jadi, ketika jantung tiba-tiba berdetak lebih kencang saat melihat seseorang yang spesial, kemungkinan besar tubuh sedang merespons campuran hormon dan emosi yang muncul akibat rasa tertarik atau jatuh cinta.

Dengan kata lain, sensasi "deg-degan" saat bertemu orang yang disukai bukan hanya terjadi di hati, melainkan juga merupakan hasil kerja sama antara otak, hormon, dan sistem saraf yang ada di dalam tubuh manusia.