Mitos atau Fakta: Unta Menyimpan Air di Punuknya? Ini Penjelasan Sebenarnya
RAU - Monday, 13 July 2026 | 01:32 PM


Unta dikenal sebagai "kapal gurun" karena kemampuannya menjelajahi padang pasir yang panas dan kering. Salah satu ciri khas hewan ini adalah punuk di punggungnya yang sering dianggap sebagai tempat menyimpan air.
Lalu, benarkah unta menyimpan air di punuknya?
Jawabannya: Mitos
Punuk unta bukan tempat menyimpan air, melainkan tempat menyimpan cadangan lemak. Lemak tersebut menjadi sumber energi ketika unta kesulitan mendapatkan makanan selama perjalanan di gurun.
Saat cadangan makanan terbatas, tubuh unta akan memecah lemak tersebut menjadi energi. Dalam proses metabolisme lemak, juga dihasilkan sejumlah kecil air yang dapat dimanfaatkan tubuh. Namun, jumlahnya tidak cukup untuk mengatakan bahwa punuk berfungsi sebagai "tangki air".
Lalu, mengapa unta bisa bertahan lama tanpa minum?
Kemampuan unta bertahan hidup di gurun berasal dari berbagai adaptasi tubuh yang luar biasa, bukan karena menyimpan air di punuk.
Beberapa adaptasi tersebut meliputi:
- Mampu minum dalam jumlah sangat banyak sekaligus. Setelah mengalami dehidrasi, seekor unta dapat meminum lebih dari 100 liter air dalam waktu relatif singkat.
- Menghemat penggunaan air. Tubuh unta sangat efisien dalam mempertahankan cairan sehingga kehilangan air melalui keringat dapat diminimalkan.
- Menghasilkan urine yang sangat pekat dan kotoran yang kering. Hal ini membantu mengurangi kehilangan cairan.
- Suhu tubuh yang fleksibel. Unta dapat membiarkan suhu tubuhnya naik pada siang hari sehingga tidak perlu banyak berkeringat untuk mendinginkan tubuh.
- Sel darah merah berbentuk oval. Bentuk ini membantu sel darah tetap mengalir dengan baik meskipun tubuh mengalami dehidrasi, sekaligus memungkinkan unta menerima air dalam jumlah besar tanpa merusak sel darah.
Apa fungsi punuk sebenarnya?
Punuk berfungsi sebagai tempat penyimpanan lemak yang dapat digunakan sebagai cadangan energi.
Menyimpan lemak di satu bagian tubuh juga membantu bagian tubuh lainnya tetap lebih mudah melepaskan panas ke lingkungan. Hal ini membuat unta lebih tahan terhadap suhu gurun yang sangat tinggi.
Ketika cadangan lemak berkurang, punuk dapat terlihat mengecil atau sedikit terkulai. Setelah unta kembali mendapatkan makanan yang cukup, punuk akan kembali tegak.
Apakah semua unta memiliki satu punuk?
Tidak.
Secara umum terdapat dua jenis unta yang paling dikenal:
- Unta dromedari, yang memiliki satu punuk dan banyak ditemukan di Timur Tengah serta Afrika Utara.
- Unta baktria, yang memiliki dua punuk dan hidup di wilayah Asia Tengah dengan iklim yang lebih dingin.
Meskipun jumlah punuknya berbeda, keduanya sama-sama menyimpan lemak, bukan air.
Kesimpulan
Mitos. Unta tidak menyimpan air di punuknya. Punuk berfungsi sebagai tempat penyimpanan cadangan lemak yang digunakan sebagai sumber energi ketika makanan sulit diperoleh. Kemampuan unta bertahan hidup tanpa minum dalam waktu lama berasal dari berbagai adaptasi tubuh yang sangat efisien dalam menghemat air, sehingga menjadikannya salah satu hewan paling tangguh di lingkungan gurun.
Next News

Menjadi Pribadi yang Membawa Energi Positif
in 7 hours

Membangun Aura Positif dalam Kehidupan Sehari-hari
in 7 hours

Cara Sederhana Memancarkan Energi Positif
in 7 hours

Ketika Senja Mengajarkan Arti Melepaskan
in 7 hours

Di Bawah Langit Senja, Ada Banyak Cerita
in 7 hours

Liburan Hemat tetapi Tetap Menyenangkan
in 7 hours

Mengapa Berwisata Bisa Membuat Pikiran Lebih Segar?
in 7 hours

Belajar Hal Baru untuk Mengembangkan Potensi Diri
in 7 hours

Memulai Hari dengan Kebiasaan yang Positif
in 7 hours

Menepi Sejenak: 5 Desa di Dunia dengan Suasana Tenang yang Bikin Ingin Resign
7 hours ago





