Mitos atau Fakta: Semua Ular Berbisa? Ini Penjelasan yang Perlu Anda Ketahui
RAU - Monday, 13 July 2026 | 01:22 PM


Ular merupakan salah satu hewan yang paling sering ditakuti manusia. Bentuk tubuhnya yang panjang, cara bergeraknya yang unik, serta anggapan bahwa semua ular memiliki bisa membuat banyak orang panik ketika melihatnya.
Lalu, benarkah semua ular berbisa?
Jawabannya: Mitos
Tidak semua ular berbisa. Dari ribuan spesies ular yang hidup di dunia, hanya sebagian yang memiliki bisa yang cukup kuat untuk melumpuhkan mangsa atau membahayakan manusia.
Sebagian besar ular justru tidak berbisa dan menggunakan cara lain untuk menangkap mangsa, seperti melilit tubuh mangsanya hingga tidak dapat bernapas atau langsung menelannya.
Apa perbedaan ular berbisa dan tidak berbisa?
Ular berbisa memiliki kelenjar bisa yang terhubung dengan taring khusus. Saat menggigit, bisa akan disuntikkan ke tubuh mangsa untuk membantu melumpuhkan atau membunuhnya.
Sementara itu, ular tidak berbisa tidak memiliki sistem penyuntikan bisa yang berfungsi seperti ular berbisa. Mereka biasanya mengandalkan kekuatan tubuh atau rahangnya untuk menangkap mangsa.
Contoh ular berbisa
Beberapa ular yang dikenal berbisa antara lain:
- Kobra.
- Ular welang.
- Ular weling.
- Ular tanah.
- Ular viper.
- Ular laut.
Bisa dari beberapa spesies tersebut dapat menyerang sistem saraf, jaringan tubuh, atau pembekuan darah, sehingga memerlukan penanganan medis segera jika terjadi gigitan.
Contoh ular yang tidak berbisa
Ada pula banyak jenis ular yang tidak berbisa, misalnya:
- Sanca atau python.
- Ular pelangi.
- Ular tikus.
- Ular pucuk.
- Ular tambang.
Meski tidak berbisa, ular-ular tersebut tetap dapat menggigit jika merasa terancam.
Bisakah kita membedakan ular berbisa dari penampilannya?
Tidak selalu.
Banyak orang percaya bahwa bentuk kepala, warna tubuh, atau bentuk mata dapat menjadi penanda ular berbisa. Padahal, ciri-ciri tersebut tidak selalu akurat karena setiap spesies memiliki karakteristik yang berbeda.
Oleh karena itu, sebaiknya jangan mencoba mengidentifikasi ular hanya berdasarkan penampilannya.
Apa yang harus dilakukan jika bertemu ular?
Jika bertemu ular di alam atau di sekitar rumah, lakukan hal berikut:
- Tetap tenang dan jangan panik.
- Jaga jarak yang aman.
- Jangan mencoba menangkap, memukul, atau membunuh ular.
- Beri kesempatan ular untuk pergi dengan sendirinya.
- Jika ular masuk ke rumah atau berada di lokasi yang membahayakan, hubungi petugas pemadam kebakaran atau petugas penyelamat satwa setempat untuk mengevakuasinya dengan aman.
Bagaimana jika digigit ular?
Jika seseorang digigit ular dan tidak diketahui apakah ular tersebut berbisa atau tidak:
- Segera cari pertolongan medis.
- Kurangi gerakan pada bagian tubuh yang tergigit agar penyebaran bisa lebih lambat jika memang ada.
- Lepaskan cincin, gelang, atau benda yang dapat menghambat sirkulasi jika terjadi pembengkakan.
- Jangan menyedot bisa, menyayat luka, atau memasang torniket, karena tindakan tersebut justru dapat memperparah kondisi.
Penanganan yang cepat di fasilitas kesehatan sangat penting, terutama jika gigitan berasal dari ular berbisa.
Kesimpulan
Mitos. Tidak semua ular berbisa. Sebagian besar spesies ular di dunia tidak memiliki bisa yang berbahaya bagi manusia. Namun, karena sulit membedakan ular berbisa dan tidak berbisa hanya dari penampilannya, sebaiknya perlakukan semua ular dengan hati-hati, hindari kontak langsung, dan jangan mencoba menanganinya sendiri. Jika terjadi gigitan ular, segera dapatkan pertolongan medis untuk penanganan yang tepat.
Next News

Menepi Sejenak: 5 Desa di Dunia dengan Suasana Tenang yang Bikin Ingin Resign
6 hours ago

Bukan Nakal, 4 Kebiasaan Anak Ini Bisa Jadi Tanda Rasa Ingin Tahu dan Potensi yang Perlu Diarahkan
6 hours ago

Bukan Sekadar Bikin Kulit Halus, Ini 5 Manfaat Luluran yang Bisa Jadi Ritual Self-Care
6 hours ago

Meroe, Kota Piramida Sudan yang Jarang Diketahui: Jejak Kejayaan Kerajaan Kush di Afrika
6 hours ago

7 Bahasa Tubuh Kucing yang Sering Disalahpahami, Nomor 4 Bukan Berarti Minta Dielus
6 hours ago

Benarkah Wanita Lebih Emosional daripada Pria? Ini Fakta Psikologi di Balik Stereotip Gender
7 hours ago

Sering Begadang Diam-Diam Menguras Tubuh? Ini Dampaknya pada Otak, Berat Badan, Kulit, dan Mental
7 hours ago

Mengenal Anoreksia Nervosa: Bukan Sekadar Diet Ketat, Ini Gejala dan Cara Mendapatkan Bantuan
7 hours ago

Frozen Yoghurt Benarkah Lebih Sehat dari Es Krim? Ini Manfaat dan Cara Memilihnya
7 hours ago

Sering Diabaikan, Kebiasaan Sehari-hari Ini Bisa Meningkatkan Risiko Masalah Ginjal
7 hours ago





