Senin, 14 September 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Apa Itu Rollmop? Mengenal Kuliner Ikan Haring Gulung Khas Eropa yang Rasanya Asam

Tata - Monday, 14 September 2026 | 02:45 PM

Background
Apa Itu Rollmop? Mengenal Kuliner Ikan Haring Gulung Khas Eropa yang Rasanya Asam

Apa Itu Rollmop? Mengenal Makanan Ikan yang Digulung dengan Cara Unik

Bayangkan kamu lagi jalan-jalan di pasar tradisional di Berlin atau masuk ke sebuah kedai bir tua di Hamburg, Jerman. Di antara deretan sosis bratwurst yang aromanya menggoda iman dan tumpukan pretzel sebesar stir mobil, kamu mungkin bakal nemu sebuah toples kaca besar berisi sesuatu yang bentuknya agak nyentrik. Ada gulungan putih pucat, ditusuk pakai lidi kecil, dan berenang-renang santai di dalam air bening yang aromanya tajam menusuk hidung. Itulah Rollmop.

Buat kita orang Indonesia yang terbiasa makan ikan digoreng garing sampai bunyi kriuk atau dibakar pakai bumbu kecap pedas, melihat Rollmop mungkin bakal bikin dahi berkerut. Ikan kok digulung? Ikan kok direndam air asem? Dan yang paling penting: Ikan kok dimakan dingin-dingin?

Kenalan Sama Si "Mops" yang Bukan Anjing

Rollmop (atau sering disebut rollmops dalam bentuk jamaknya) sebenarnya adalah kuliner klasik dari Eropa Utara, terutama Jerman, Belanda, dan Skandinavia. Secara teknis, ini adalah filet ikan haring (herring) yang sudah dibersihkan, lalu digulung menyelimuti isian tertentu. Biasanya isiannya simpel aja: potongan timun acar (gherkin) atau irisan bawang bombay. Biar gulungannya nggak lepas saat "berenang" di toples, mereka dikunci pakai tusuk gigi kayu kecil.

Nama "Rollmops" sendiri punya asal-usul yang lucu. Katanya sih, nama ini populer di Berlin pada abad ke-19. Kata roll ya jelas artinya digulung, tapi mops itu merujuk pada jenis anjing Pug (Mops dalam bahasa Jerman). Konon, orang-orang zaman dulu merasa bentuk gulungan ikan ini mirip sama muka anjing Pug yang pesek dan lipatan kulitnya banyak. Ya, imajinasi orang zaman dulu memang sedalam itu, ya?

Proses "Mateng" Tanpa Api

Satu hal yang perlu dipahami, Rollmop itu nggak dimasak pakai api. Dia penganut aliran "pematangan lewat kimiawi" alias fermentasi atau pengawetan dengan asam. Filet ikan haring yang segar direndam dalam larutan cuka, garam, dan rempah-rempah kayak biji sesawi, lada hitam, serta daun salam.



Proses perendaman ini minimal dilakukan selama beberapa hari. Hasilnya? Tekstur daging ikannya jadi berubah. Dari yang tadinya lembek dan amis, jadi lebih padat, kenyal, dan punya rasa asam-gurih yang sangat dominan. Jadi kalau kamu berharap ini rasanya manis-manis gurih kayak ikan pindang, siap-siap aja lidahmu kena prank. Rollmop itu nendang banget asamnya!

Obat Hangover Paling Ampuh?

Di negara asalnya, Rollmop bukan cuma sekadar camilan iseng saat nonton bola. Makanan ini punya kasta terhormat sebagai bagian dari Katerfrühstück atau "sarapan pemulihan mabuk".

Nah, buat para partygoers di Eropa yang semalamnya kebanyakan minum bir atau schnapps, Rollmop adalah penyelamat nyawa. Logika medisnya sederhana (meskipun kerasa agak brutal di perut): Rasa asam yang tajam dan kadar garam yang tinggi dari ikan haring ini membantu mengembalikan elektrolit tubuh yang hilang setelah mabuk berat. Katanya sih, sekali gigit Rollmop, rasa mual langsung hilang dan nyawa yang tadinya masih ketinggalan di bar, langsung balik lagi ke raga. Efektif, tapi jelas bukan buat kaum yang lambungnya lemah.

Gimana Cara Makannya?

Biasanya, Rollmop disajikan langsung dari toplesnya. Kamu nggak perlu repot-repot manasin. Tinggal ambil pakai garpu (atau tangan kalau lagi nggak ada yang lihat), lalu langsung hap. Beberapa orang suka memakannya bareng roti gandum hitam (rye bread) atau irisan kentang rebus buat menyeimbangkan rasa asamnya yang "galak".

Secara tekstur, Rollmop itu unik. Ada sensasi kenyal dari daging ikan, bertemu dengan sensasi crunchy dari timun acar di tengahnya. Ada sedikit rasa amis khas ikan laut, tapi langsung ditutup sama aroma rempah dan cuka. Sejujurnya, buat lidah kita yang terbiasa sambal terasi atau bumbu kuning, makan ikan asem dingin itu tantangan tersendiri. Rasanya kayak lagi makan sushi, tapi sushinya habis direndam di kuah acar selama seminggu.



Kesimpulan: Layak Dicoba atau Skip Saja?

Kalau kamu tipikal petualang kuliner yang nggak takut sama rasa-rasa ekstrem, Rollmop wajib masuk dalam bucket list. Ini adalah bentuk kearifan lokal masyarakat Eropa dalam mengawetkan makanan sebelum zaman kulkas merajalela. Di balik bentuknya yang aneh, ada sejarah panjang tentang pelaut, pedagang, dan budaya nongkrong di pub yang sudah berusia ratusan tahun.

Memang sih, Rollmop mungkin nggak bakal sepopuler bento ikan salmon di Indonesia. Tapi setidaknya, sekarang kamu tahu kalau ada cara unik menikmati ikan selain digoreng atau dipepes: yaitu digulung kayak karpet, ditusuk lidi, dan direndam sampai asam. Berani coba? Siapkan mental dan pastikan stok air putihmu cukup, ya!