Mitos atau Fakta: Makanan Pedas Menyebabkan Maag?
Laila - Monday, 20 July 2026 | 08:18 PM


Banyak orang menghindari makanan pedas karena khawatir dapat menyebabkan maag. Padahal, berdasarkan pengetahuan medis, makanan pedas bukan penyebab utama munculnya penyakit maag pada orang yang sebelumnya memiliki lambung yang sehat.
Namun, makanan pedas memang dapat memicu atau memperburuk keluhan pada sebagian orang yang sudah memiliki gangguan lambung, seperti gastritis (radang lambung) atau penyakit refluks asam lambung (GERD).
Apa Itu Maag?
Istilah "maag" di Indonesia umumnya digunakan untuk menggambarkan berbagai keluhan pada lambung, seperti nyeri ulu hati, perut terasa perih, mual, cepat kenyang, atau kembung.
Dalam dunia medis, keluhan tersebut dapat disebabkan oleh beberapa kondisi, seperti:
- Gastritis (radang lambung).
- Tukak lambung.
- Penyakit refluks gastroesofageal (GERD).
- Dispepsia atau gangguan pencernaan.
Apakah Makanan Pedas Menjadi Penyebabnya?
Cabai mengandung senyawa capsaicin, yaitu zat yang memberikan sensasi pedas.
Pada sebagian orang, capsaicin dapat merangsang saluran pencernaan sehingga muncul rasa panas, perih, atau tidak nyaman di lambung. Namun, hal ini tidak berarti cabai menyebabkan maag.
Penyebab maag lebih sering berkaitan dengan:
- Infeksi bakteri Helicobacter pylori.
- Penggunaan obat antinyeri tertentu (misalnya golongan OAINS) dalam jangka panjang.
- Produksi asam lambung yang berlebihan pada kondisi tertentu.
- Kebiasaan merokok.
- Konsumsi alkohol berlebihan.
Mengapa Ada Orang yang Merasa Maag Kambuh Setelah Makan Pedas?
Pada orang yang sudah memiliki lambung sensitif atau mengalami gastritis, makanan pedas dapat mengiritasi lapisan lambung atau memperkuat sensasi nyeri sehingga gejalanya terasa lebih berat.
Artinya, makanan pedas lebih sering memicu keluhan, bukan menjadi penyebab utama penyakitnya.
Siapa yang Sebaiknya Membatasi Makanan Pedas?
Mengurangi konsumsi makanan pedas dapat dipertimbangkan bagi orang yang:
- Sering mengalami nyeri ulu hati.
- Memiliki gastritis atau tukak lambung.
- Mengidap GERD.
- Merasa gejalanya selalu memburuk setelah mengonsumsi makanan pedas.
Sebaliknya, bila seseorang sehat dan tidak mengalami keluhan setelah makan pedas, makanan pedas umumnya masih dapat dikonsumsi dalam jumlah yang wajar.
Cara Menjaga Lambung Tetap Sehat
Untuk membantu menjaga kesehatan lambung, Anda dapat melakukan beberapa langkah berikut:
- Makan secara teratur dan tidak melewatkan waktu makan.
- Hindari makan dalam porsi berlebihan.
- Batasi makanan atau minuman yang terbukti memicu keluhan pada diri sendiri.
- Kurangi konsumsi alkohol dan berhenti merokok.
- Hindari penggunaan obat antinyeri tanpa petunjuk dokter.
- Kelola stres dan istirahat yang cukup.
Fakta Menarik
- Tidak semua orang memiliki tingkat toleransi yang sama terhadap makanan pedas.
- Cabai juga mengandung vitamin C, vitamin A, dan antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh.
- Jika setelah makan pedas muncul nyeri hebat, muntah darah, atau tinja berwarna hitam, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan karena dapat menjadi tanda gangguan lambung yang serius.
Kesimpulan
Anggapan bahwa makanan pedas selalu menyebabkan maag adalah mitos. Pada orang yang sehat, makanan pedas umumnya tidak menjadi penyebab utama penyakit maag. Namun, bagi penderita gastritis, GERD, atau gangguan lambung lainnya, makanan pedas dapat memicu atau memperparah gejala. Karena itu, penting untuk mengenali respons tubuh masing-masing dan mengonsumsi makanan pedas secara bijak.
Next News

Fenomena Overthinking, Mengapa Sulit Dihentikan?
in 6 hours

Mengapa Banyak Orang Suka Menunda Tidur?
in 6 hours

Mengapa Tidak Disarankan Tidur dengan Lampu Menyala?
in 6 hours

Mengapa Tidak Boleh Menahan Bersin?
in 6 hours

Bahaya Menggigit Kuku bagi Kesehatan
in 6 hours

Prakiraan Cuaca BMKG Besok Selasa 21 Juli 2026: Daftar Wilayah Waspada Angin Kencang Artikel ini telah tayang di TribunWow.com dengan judul Prakiraan Cuaca BMKG Besok Selasa 21 Juli 2026: Daftar Wilayah Waspada Angin Kencang, https://wow.tribunnews.com/news/390799/prakiraan-cuaca-bmkg-besok-selasa-21-juli-2026-daftar-wilayah-waspada-angin-kencang. Penulis: Ghozi Luthfi Romadhon Editor: Laksmi Anindita
in 6 hours

Bahaya Mengucek Mata Terlalu Sering, Jangan Dianggap Sepele
in 5 hours

Cara Merawat Kulit Saat Musim Hujan
in 5 hours

Mengapa Merapikan Tempat Tidur Bisa Meningkatkan Semangat?
in 5 hours

Apa Itu Jejak Digital dan Mengapa Penting Dijaga?
in 5 hours





