Selasa, 21 Juli 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Mengapa Banyak Orang Suka Menunda Tidur?

Laila - Tuesday, 21 July 2026 | 09:28 AM

Background
Mengapa Banyak Orang Suka Menunda Tidur?

Mengapa Banyak Orang Suka Menunda Tidur?

Setelah menjalani aktivitas yang padat seharian, tubuh sebenarnya membutuhkan waktu istirahat yang cukup. Namun, tidak sedikit orang yang justru memilih tetap terjaga hingga larut malam, meskipun harus bangun pagi keesokan harinya.

Fenomena ini semakin umum terjadi di era digital. Banyak orang menghabiskan waktu sebelum tidur dengan bermain media sosial, menonton video, bermain gim, atau sekadar menjelajahi internet. Tanpa disadari, aktivitas tersebut membuat waktu tidur terus tertunda.

Apa Itu Kebiasaan Menunda Tidur?

Menunda tidur adalah kebiasaan sengaja menunda waktu tidur meskipun seseorang sebenarnya memiliki kesempatan untuk beristirahat. Dalam dunia psikologi, kondisi ini sering disebut sebagai bedtime procrastination.

Pada sebagian orang, kebiasaan ini juga berkaitan dengan revenge bedtime procrastination, yaitu keinginan untuk menikmati waktu luang di malam hari karena merasa aktivitas pada siang hari terlalu padat dan tidak memiliki waktu untuk diri sendiri.

Mengapa Banyak Orang Menunda Tidur?

1. Terlalu Lama Bermain Ponsel

Media sosial, video pendek, hingga layanan streaming dirancang agar pengguna terus menikmati konten tanpa terasa waktu berlalu. Akibatnya, seseorang sering berkata "lima menit lagi", tetapi akhirnya baru tidur beberapa jam kemudian.



2. Ingin Memiliki Waktu untuk Diri Sendiri

Sebagian orang sengaja tidur larut karena merasa malam hari adalah satu-satunya waktu yang dapat digunakan untuk bersantai setelah bekerja, belajar, atau mengurus keluarga.

3. Stres atau Banyak Pikiran

Kecemasan dan stres dapat membuat seseorang sulit merasa rileks. Akibatnya, pikiran terus aktif sehingga waktu tidur menjadi tertunda.

4. Kebiasaan yang Sudah Terbentuk

Jika seseorang terbiasa tidur larut setiap hari, tubuh akan menyesuaikan ritme biologisnya. Lama-kelamaan, rasa kantuk baru muncul pada malam yang semakin larut.

5. Konsumsi Kafein atau Minuman Berenergi

Minuman yang mengandung kafein, seperti kopi, teh, atau minuman berenergi, dapat membuat tubuh tetap terjaga apabila dikonsumsi menjelang waktu tidur.

Dampak Sering Menunda Tidur

Jika menjadi kebiasaan, menunda tidur dapat menyebabkan berbagai dampak, seperti:



  • Tubuh terasa lelah saat bangun.
  • Sulit berkonsentrasi ketika bekerja atau belajar.
  • Produktivitas menurun.
  • Suasana hati menjadi lebih mudah berubah.
  • Daya tahan tubuh dapat menurun jika kurang tidur berlangsung dalam jangka panjang.
  • Meningkatkan risiko gangguan kesehatan apabila pola tidur buruk terjadi secara terus-menerus.

Cara Mengurangi Kebiasaan Menunda Tidur

Agar kualitas tidur lebih baik, beberapa langkah berikut dapat dicoba:

  • Tetapkan jam tidur dan bangun yang konsisten setiap hari.
  • Hindari penggunaan ponsel, tablet, atau laptop sekitar 30–60 menit sebelum tidur.
  • Kurangi konsumsi kopi atau minuman berkafein pada sore dan malam hari.
  • Ciptakan suasana kamar yang nyaman, tenang, dan minim cahaya.
  • Lakukan aktivitas yang menenangkan sebelum tidur, seperti membaca buku atau latihan relaksasi.

Kesimpulan

Menunda tidur sering kali bukan karena tubuh tidak mengantuk, melainkan karena kebiasaan, penggunaan perangkat digital, atau keinginan menikmati waktu luang di malam hari. Meskipun terlihat sepele, kebiasaan ini dapat mengurangi kualitas tidur dan memengaruhi kesehatan jika berlangsung terus-menerus.

Membiasakan pola tidur yang teratur dan membatasi penggunaan perangkat elektronik sebelum tidur merupakan langkah sederhana yang dapat membantu tubuh memperoleh istirahat yang lebih berkualitas.

Tags