Mengapa Matcha Terus Menjadi Tren di Kalangan Anak Muda? Ini Alasannya
RAU - Tuesday, 21 July 2026 | 04:00 PM


Matcha semakin mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Bubuk teh hijau asal Jepang ini tidak hanya disajikan sebagai minuman, tetapi juga digunakan sebagai bahan dalam berbagai makanan, seperti kue, es krim, cokelat, hingga dessert.
Popularitas matcha di kalangan anak muda menarik untuk diperhatikan. Di tengah banyaknya tren kuliner yang muncul dan berganti, matcha justru mampu mempertahankan daya tariknya. Lantas, apa yang membuat minuman berwarna hijau ini begitu populer?
1. Memiliki Cita Rasa yang Khas
Matcha memiliki karakter rasa yang berbeda dari kebanyakan minuman lainnya. Rasanya dapat terasa sedikit pahit, gurih, dan memiliki nuansa umami. Karakter tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi orang yang menyukai cita rasa teh yang kuat.
Bagi sebagian orang, rasa khas matcha justru membuatnya mudah dikenali dan memberikan pengalaman berbeda dibandingkan minuman berbahan kopi atau teh biasa.
2. Tampilannya Menarik
Warna hijau khas matcha menjadi salah satu faktor yang membuatnya mudah menarik perhatian. Dalam dunia kuliner dan media sosial, tampilan makanan dan minuman sering kali menjadi bagian penting dari pengalaman konsumen.
Warna hijau matcha dapat memberikan tampilan visual yang menarik ketika disajikan dalam bentuk latte, dessert, kue, maupun minuman dingin. Hal ini membuat produk berbahan matcha sering dianggap cocok untuk dibagikan dalam bentuk foto atau video.
3. Mudah Dikreasikan
Salah satu alasan matcha tetap populer adalah kemampuannya untuk dikombinasikan dengan berbagai bahan. Matcha dapat dipadukan dengan susu, cokelat, buah, krim, hingga berbagai bahan makanan lainnya.
Kreativitas tersebut membuat matcha tidak terasa monoton. Konsumen dapat menemukan banyak variasi produk berbahan matcha dengan karakter rasa yang berbeda-beda.
4. Pengaruh Media Sosial
Media sosial memiliki peran besar dalam memperkenalkan tren makanan dan minuman kepada masyarakat. Ketika sebuah produk terlihat menarik dalam foto atau video, rasa penasaran dapat mendorong orang untuk mencobanya.
Matcha memiliki keunggulan visual karena warna hijaunya yang khas. Konten mengenai minuman dan makanan matcha juga mudah dikembangkan menjadi berbagai jenis konten, mulai dari ulasan produk hingga rekomendasi tempat kuliner.
5. Berkaitan dengan Tren Gaya Hidup
Matcha juga sering dikaitkan dengan gaya hidup tertentu, terutama karena teh hijau dikenal mengandung senyawa antioksidan. Hal ini membuat sebagian konsumen menganggap matcha sebagai alternatif minuman yang menarik dibandingkan minuman dengan kandungan gula tinggi.
Namun, perlu diingat bahwa tidak semua produk matcha otomatis sehat. Kandungan gula, susu, krimer, sirup, dan bahan tambahan lainnya tetap perlu diperhatikan. Manfaat nutrisi matcha juga tidak berarti seseorang dapat mengonsumsinya secara berlebihan.
6. Pengaruh Budaya dan Kuliner Jepang
Popularitas budaya Jepang di berbagai belahan dunia turut membantu memperkenalkan matcha kepada masyarakat luas. Selain melalui makanan dan minuman, matcha juga memiliki hubungan erat dengan tradisi teh Jepang.
Seiring berkembangnya industri kuliner global, matcha kemudian mengalami berbagai inovasi. Produk tradisional tersebut dikemas dengan cara yang lebih modern sehingga dapat diterima oleh konsumen dari berbagai kelompok usia.
7. Menjadi Alternatif bagi Pecinta Minuman Berkafein
Matcha secara alami mengandung kafein. Bagi sebagian orang, minuman berbahan matcha dapat menjadi alternatif dari kopi. Kandungan kafein dan komponen lain dalam matcha membuat pengalaman mengonsumsinya berbeda dari kopi.
Meski demikian, respons setiap orang terhadap kafein dapat berbeda. Karena itu, konsumsi matcha tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan toleransi masing-masing.
Tren Matcha Bisa Terus Berkembang
Popularitas matcha menunjukkan bahwa sebuah produk makanan atau minuman dapat berkembang ketika memiliki perpaduan antara cita rasa, tampilan menarik, fleksibilitas dalam kreasi, serta dukungan dari tren digital.
Matcha yang sebelumnya lebih dikenal sebagai bagian dari budaya teh Jepang kini telah bertransformasi menjadi bahan populer dalam industri kuliner modern. Kehadirannya dalam berbagai produk membuat matcha memiliki pasar yang lebih luas.
Kesimpulan
Matcha terus menjadi tren di kalangan anak muda karena memiliki cita rasa khas, warna yang menarik, mudah dikreasikan, dan mendapat dorongan dari media sosial serta tren kuliner global. Popularitasnya juga diperkuat oleh meningkatnya ketertarikan masyarakat terhadap budaya dan produk kuliner Jepang.
Meski sering dianggap sebagai minuman yang lebih sehat, konsumen tetap perlu memperhatikan komposisi produk matcha yang dikonsumsi. Kandungan gula dan bahan tambahan dalam minuman atau makanan berbahan matcha tetap dapat memengaruhi nilai gizinya.
Next News

Mengapa Kita Sering Mengecek Ponsel Begitu Bangun Tidur? Ini Alasan Psikologisnya
9 hours ago

Mengapa Karakter Kartun Sering Terlihat Memiliki Mata yang Besar? Ini Alasannya
in 3 hours

Mengapa Kita Masih Suka Menonton Kartun Meski Sudah Dewasa? Ini Alasannya
in 3 hours

Apa Itu Digital Eye Strain dan Bagaimana Cara Mencegahnya?
in 2 hours

Apa Penyebab Sariawan yang Muncul Berulang Kali? Kenali Pemicu dan Kapan Harus Diperiksa
in 2 hours

Alat Dapur Tradisional yang Ternyata Masih Relevan hingga Sekarang
in an hour

Suka Berbicara? Ini Jurusan Kuliah yang Bisa Kamu Pertimbangkan
in an hour

Pernah Merasa Waktu Berjalan Lambat? Ini yang Mungkin Terjadi di Otak
in an hour

Mengenal Pohon Karet, Tanaman Penghasil Getah yang Banyak Dimanfaatkan dalam Kehidupan
in an hour

Bolehkah Menggunakan HP Saat Sedang Dicas? Ini Penjelasan dan Hal yang Perlu Diperhatikan
in 41 minutes





