Selasa, 21 Juli 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Bahaya Mengucek Mata Terlalu Sering, Jangan Dianggap Sepele

Laila - Tuesday, 21 July 2026 | 08:21 AM

Background
Bahaya Mengucek Mata Terlalu Sering, Jangan Dianggap Sepele

Bahaya Mengucek Mata Terlalu Sering, Jangan Dianggap Sepele

Hampir setiap orang pernah mengucek mata saat terasa gatal, mengantuk, atau ada benda asing yang masuk. Kebiasaan ini memang sering memberikan rasa nyaman untuk sementara. Namun, mengucek mata terlalu sering atau terlalu kuat bukanlah cara yang baik untuk mengatasi rasa tidak nyaman.

Mata merupakan organ yang sangat sensitif. Gesekan berulang, terutama dengan tangan yang tidak bersih, dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan mata, mulai dari iritasi ringan hingga kondisi yang lebih serius.

Mengapa Mengucek Mata Bisa Berbahaya?

Saat mengucek mata, tekanan dari jari dan telapak tangan mengenai permukaan mata yang dilindungi oleh kornea. Jika dilakukan berulang kali, gesekan tersebut dapat mengganggu lapisan pelindung mata.

Selain itu, tangan sering kali membawa bakteri, virus, debu, atau zat lain yang dapat berpindah ke mata saat digosok.

Dampak Mengucek Mata Terlalu Sering

1. Menyebabkan Iritasi Mata

Gesekan yang terlalu sering dapat membuat mata menjadi merah, perih, berair, atau terasa semakin gatal. Kondisi ini justru dapat memperparah rasa tidak nyaman yang ingin dihilangkan.



2. Meningkatkan Risiko Infeksi

Jika tangan tidak bersih, kuman dapat berpindah ke mata dan menyebabkan infeksi, seperti konjungtivitis atau mata merah akibat infeksi bakteri maupun virus.

3. Merusak Permukaan Kornea

Mengucek mata dengan kuat dapat menyebabkan goresan kecil pada kornea, terutama jika terdapat debu atau benda asing di mata. Goresan ini dapat menimbulkan nyeri, mata berair, sensitif terhadap cahaya, hingga penglihatan menjadi kabur.

4. Berisiko Memperburuk Keratoconus

Pada sebagian orang yang memiliki faktor risiko tertentu, kebiasaan mengucek mata berulang kali diduga dapat mempercepat perkembangan keratoconus, yaitu kondisi ketika kornea menipis dan berubah bentuk menjadi lebih menonjol. Akibatnya, penglihatan dapat menjadi buram dan memerlukan penanganan oleh dokter mata.

5. Menimbulkan Lingkaran Hitam dan Kerutan

Tekanan yang terus-menerus pada area sekitar mata juga dapat memengaruhi pembuluh darah dan jaringan kulit yang tipis. Dalam jangka panjang, kebiasaan ini dapat membuat area bawah mata tampak lebih gelap atau mempercepat munculnya garis halus pada sebagian orang.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Mata Terasa Gatal?

Daripada langsung mengucek mata, cobalah beberapa cara yang lebih aman berikut:



  • Berkedip beberapa kali untuk membantu mengeluarkan debu atau partikel kecil.
  • Bilas mata dengan air bersih atau larutan saline steril jika terasa ada benda asing.
  • Gunakan kompres dingin pada mata yang terasa gatal atau lelah.
  • Hindari menyentuh mata dengan tangan yang belum dicuci.
  • Jika menggunakan lensa kontak, lepaskan terlebih dahulu bila mata terasa tidak nyaman.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera periksakan mata ke dokter apabila mengalami:

  • Nyeri mata yang hebat.
  • Mata merah disertai keluar kotoran atau nanah.
  • Penglihatan kabur yang tidak membaik.
  • Mata terasa seperti ada benda asing yang tidak dapat keluar.
  • Sensitif terhadap cahaya atau pembengkakan yang semakin parah.

Kesimpulan

Mengucek mata sesekali mungkin tidak selalu menimbulkan masalah. Namun, jika dilakukan terlalu sering atau dengan tekanan yang kuat, kebiasaan ini dapat meningkatkan risiko iritasi, infeksi, goresan pada kornea, hingga memperburuk kondisi tertentu seperti keratoconus.

Apabila mata terasa gatal atau tidak nyaman, sebaiknya gunakan cara yang lebih aman dan hindari menyentuh mata dengan tangan yang kotor. Menjaga kebersihan tangan dan kesehatan mata merupakan langkah sederhana untuk mencegah berbagai gangguan penglihatan.

Tags