Selasa, 21 Juli 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Mengapa Tidak Boleh Menahan Bersin?

Laila - Tuesday, 21 July 2026 | 09:24 AM

Background
Mengapa Tidak Boleh Menahan Bersin?

Mengapa Tidak Boleh Menahan Bersin?

Hampir setiap orang pernah menahan bersin, misalnya saat berada di ruang rapat, tempat ibadah, atau lingkungan yang mengharuskan suasana tetap tenang. Biasanya, seseorang menutup hidung dan mulut agar bersin tidak keluar.

Meski terlihat tidak berbahaya, kebiasaan menahan bersin sebenarnya tidak dianjurkan. Bersin merupakan salah satu refleks alami tubuh untuk membersihkan saluran hidung dari debu, serbuk sari, lendir, maupun partikel asing lainnya.

Apa yang Terjadi Saat Bersin?

Bersin terjadi ketika saraf di dalam hidung mendeteksi adanya zat yang mengiritasi. Otak kemudian mengoordinasikan respons tubuh dengan menarik napas dalam, menutup mata secara refleks, lalu mengeluarkan udara berkecepatan tinggi melalui hidung dan mulut.

Proses ini membantu membersihkan saluran pernapasan sehingga udara dapat kembali mengalir dengan baik.

Mengapa Menahan Bersin Tidak Dianjurkan?

Saat bersin ditahan dengan menutup hidung dan mulut, udara yang seharusnya keluar tetap tertahan di dalam saluran pernapasan. Akibatnya, tekanan di dalam rongga hidung, tenggorokan, telinga, hingga dada meningkat secara tiba-tiba.



Walaupun sebagian besar kasus tidak menimbulkan masalah serius, tekanan yang tinggi tersebut berpotensi menyebabkan beberapa gangguan.

Risiko Menahan Bersin

1. Cedera pada Gendang Telinga

Tekanan udara yang tertahan dapat menyebar ke saluran yang menghubungkan hidung dan telinga (tuba Eustachius). Dalam kondisi tertentu, hal ini dapat menyebabkan nyeri telinga, gangguan pendengaran sementara, bahkan cedera pada gendang telinga.

2. Pecahnya Pembuluh Darah Kecil

Menahan bersin dapat menyebabkan pembuluh darah kecil di mata, hidung, atau wajah pecah akibat peningkatan tekanan secara mendadak. Kondisi ini biasanya tampak sebagai kemerahan pada bagian putih mata dan umumnya akan membaik dengan sendirinya.

3. Nyeri pada Tenggorokan atau Dada

Tekanan yang tinggi juga dapat menimbulkan rasa tidak nyaman pada tenggorokan maupun dada, terutama jika seseorang memiliki kondisi kesehatan tertentu yang memengaruhi sistem pernapasan.

4. Memperburuk Kondisi Tertentu

Pada kasus yang sangat jarang, menahan bersin dikaitkan dengan komplikasi yang lebih serius, seperti cedera pada jaringan tenggorokan atau masalah lain akibat tekanan yang sangat tinggi. Meski demikian, kondisi ini tergolong tidak umum.



Cara Bersin yang Benar

Daripada menahan bersin, lakukan etika bersin yang benar agar tidak menularkan penyakit kepada orang lain, yaitu:

  • Tutup hidung dan mulut menggunakan tisu saat bersin.
  • Jika tidak ada tisu, gunakan lipatan siku bagian dalam, bukan telapak tangan.
  • Segera buang tisu ke tempat sampah setelah digunakan.
  • Cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir atau gunakan hand sanitizer setelah bersin.

Cara ini membantu mengurangi penyebaran virus dan bakteri yang keluar bersama percikan saat bersin.

Kapan Harus Memeriksakan Diri?

Segera berkonsultasi dengan dokter apabila setelah bersin atau menahan bersin muncul keluhan seperti:

  • Nyeri telinga yang hebat.
  • Pendengaran menurun secara tiba-tiba.
  • Sulit bernapas.
  • Nyeri dada yang tidak membaik.
  • Keluar darah dari hidung atau telinga.


Tags