Mengenal 4 Jenis Roti India Populer: Naan, Chapati, Paratha, dan Papadam
RAU - Monday, 18 May 2026 | 01:48 PM


Roti menjadi elemen penting dalam tradisi kuliner India. Tidak hanya berfungsi sebagai makanan pokok, roti India juga menjadi pelengkap ideal untuk berbagai hidangan seperti kari, tandoori, hingga aneka chutney.
Dari sekian banyak jenis roti India, ada empat yang paling populer dan sering dijumpai, yaitu naan, chapati, paratha, dan papadam. Keempatnya memiliki ciri khas tersendiri, baik dari segi bahan, teknik memasak, hingga cara penyajian.
1. Naan: Roti Lembut yang Dipanggang di Tandoor
Naan adalah roti pipih berbahan dasar tepung terigu yang difermentasi menggunakan ragi. Adonannya biasanya diperkaya dengan yogurt dan susu untuk menghasilkan tekstur yang lembut di bagian dalam serta sedikit renyah di luar.
Proses pemanggangan dilakukan di dalam oven tradisional tanah liat yang disebut tandoor, yang memberikan aroma khas serta bercak gosong autentik pada permukaannya.
Cocok disajikan dengan:
- Chicken Tikka Masala
- Butter Chicken
- Paneer Makhani
Naan juga sering diberi tambahan topping seperti mentega, bawang putih (garlic naan), atau keju untuk memperkaya cita rasa.
2. Chapati: Roti Harian yang Ringan dan Sehat
Chapati, yang juga sering disebut sebagai roti di India, merupakan roti pipih tanpa ragi yang dibuat dari tepung gandum utuh (atta). Adonannya digilas tipis lalu dipanggang di atas wajan datar yang disebut tava.
Karena tidak menggunakan ragi dan minim lemak, chapati dikenal sebagai pilihan yang lebih sehat untuk konsumsi sehari-hari.
Biasanya dinikmati bersama:
- Sayur kari (sabzi)
- Dal (kacang lentil)
- Yogurt atau chutney
Chapati menjadi sajian rumahan yang sederhana namun bergizi di banyak wilayah India.
3. Paratha: Roti Berlapis yang Gurih dan Mengenyangkan
Paratha adalah variasi roti gandum yang lebih kaya rasa dibandingkan chapati. Adonannya dilipat berulang kali untuk menciptakan lapisan, kemudian dimasak dengan sedikit minyak atau ghee hingga teksturnya menjadi renyah di luar dan lembut di dalam.
Paratha dapat disajikan polos atau diisi dengan berbagai bahan seperti:
- Kentang (Aloo Paratha)
- Keju paneer
- Sayuran berbumbu
Di wilayah Punjab, paratha isi sangat populer sebagai menu sarapan atau makan siang.
Umumnya disantap dengan:
- Yogurt dan acar
- Saus pedas
- Telur atau daging kari
4. Papadam: Roti Tipis Renyah Pelengkap Hidangan
Papadam (atau papad) berbeda dari tiga roti sebelumnya karena teksturnya sangat tipis dan renyah. Biasanya dibuat dari tepung lentil, buncis, atau beras, lalu dikeringkan sebelum digoreng atau dipanggang.
Papadam sering disajikan sebagai pelengkap atau camilan pembuka dalam jamuan makan India.
Berfungsi sebagai:
- Camilan pembuka
- Pendamping nasi dan kari
- Pelengkap raita atau chutney
Teksturnya yang ringan memberikan kontras menarik terhadap hidangan berkuah atau berbumbu kuat.
Keempat roti India ini memiliki fungsi dan karakter berbeda dalam dunia kuliner:
- Naan cocok untuk hidangan berkuah kental.
- Chapati ideal sebagai roti harian yang sehat.
- Paratha menawarkan rasa lebih gurih dan mengenyangkan.
- Papadam menjadi pelengkap renyah yang menambah tekstur.
Memahami perbedaan masing-masing roti tidak hanya membantu dalam memilih pasangan hidangan yang tepat, tetapi juga memperkaya pengalaman menikmati kuliner khas India secara autentik.
Next News

Kenapa Galon Air Minum Identik dengan Warna Biru? Ini Alasannya
in 7 hours

Abu Vulkanik Anak Krakatau: Ini Cara Melindungi Diri dan Rumah
in 7 hours

Apakah Manifesting Benar-Benar Bisa Mengubah Hidup? Ini Penjelasan dari Sisi Psikologi
5 hours ago

Kenapa SPBU Identik dengan Warna Merah? Ini Alasan di Balik Brandingnya
in 6 hours

Mengapa Beruang Melakukan Hibernasi? Ini Alasan dan Cara Tubuhnya Bertahan
5 hours ago

Mengapa Ayam Berkokok di Pagi Hari? Ini Penjelasan Ilmiahnya
5 hours ago

Hubungan Stres dengan Kesehatan Jantung, Bagaimana Pengaruhnya bagi Tubuh?
5 hours ago

Mengapa Asap Bisa Membuat Mata Perih dan Sulit Bernapas? Ini Penjelasannya
6 hours ago

Mengenal Partikel Halus dalam Asap dan Risikonya bagi Tubuh
6 hours ago

Bahaya Paparan Asap bagi Anak-anak dan Lansia, Mengapa Mereka Lebih Rentan?
6 hours ago





