Senin, 4 Mei 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Mengapa rambut keriting ataupun rambut ikal lebih cenderung sering lepek?

Liaa - Saturday, 02 May 2026 | 02:41 AM

Background
Mengapa rambut keriting ataupun rambut ikal lebih cenderung sering lepek?

1. Mitos Pori-Pori Kepala

Secara biologis, tidak ada perbedaan struktur pori-pori antara orang berrambut lurus dan keriting. Semua manusia memiliki kelenjar sebasea (kelenjar minyak) yang menempel pada folikel rambut. Jumlah minyak yang diproduksi lebih dipengaruhi oleh hormon, genetik, dan cuaca, bukan bentuk rambutnya.

2. Mengapa Rambut Lurus Lebih Cepat Lepek?

Pada rambut lurus, minyak alami (sebum) dari kulit kepala bisa meluncur ke bawah dengan sangat mudah karena jalurnya lurus dan mulus. Akibatnya, rambut lurus cepat terlihat berminyak atau "lepek" hanya dalam satu atau dua hari tanpa keramas.

3. Mengapa Rambut Ikal Terasa "Lepek"?



Jika kamu merasa rambut ikalmu lepek, biasanya penyebabnya adalah hal-hal berikut:

Penumpukan Produk (Product Build-up): Rambut keriting cenderung lebih kering, sehingga kita sering memakai conditioner, leave-in cream, atau gel. Karena bentuk rambut yang berkelok-kelok, produk ini lebih mudah "nyangkut" dan menumpuk di batang rambut, membuatnya terasa berat dan tidak bervolume.

Kelembapan Udara (Humiditas): Rambut ikal sangat menyerap air dari udara. Saat cuaca lembap, rambut ikal bisa kehilangan bentuk aslinya dan terlihat "jatuh" atau kusam, yang sering disalahartikan sebagai lepek.

Hambatan Distribusi Minyak: Kebalikan dari rambut lurus, minyak alami kulit kepala sulit mencapai ujung rambut keriting karena jalurnya yang berliku. Ini sering membuat pangkal rambut berminyak tapi ujungnya sangat kering, menciptakan sensasi lepek di bagian atas kepala saja.