Mengapa Nanas Bisa Membuat Lidah Terasa Perih?
Laila - Tuesday, 03 November 2026 | 03:39 PM


Mengapa Nanas Bisa Membuat Lidah Terasa Perih?
Nanas merupakan buah tropis yang banyak digemari karena memiliki rasa manis bercampur asam serta aroma yang khas. Buah berwarna kuning ini sering dikonsumsi secara langsung maupun diolah menjadi jus, rujak, selai, dan berbagai hidangan lainnya.
Namun, ada pengalaman unik yang sering dirasakan setelah mengonsumsi nanas, yaitu lidah terasa perih, gatal, bahkan seperti mengalami luka kecil. Sensasi tersebut terkadang membuat seseorang merasa tidak nyaman ketika kembali mengunyah makanan.
Ternyata, kondisi ini bukan sekadar akibat rasa asam nanas. Ada beberapa kandungan alami di dalamnya yang dapat memicu sensasi tersebut, terutama enzim bromelain dan asam organik.
1. Enzim Bromelain Menjadi Salah Satu Penyebab Lidah Terasa Perih
Salah satu alasan utama nanas dapat membuat lidah terasa perih adalah kandungan enzim bromelain.
Bromelain merupakan kelompok enzim protease yang berfungsi memecah protein menjadi bagian yang lebih kecil. Enzim ini terdapat pada berbagai bagian tanaman nanas, termasuk buahnya.
Ketika nanas dikunyah, bromelain dapat berinteraksi dengan protein pada permukaan jaringan mulut. Aktivitas tersebut diduga berkontribusi terhadap munculnya sensasi perih atau iritasi ringan pada lidah dan bagian dalam mulut.
Inilah salah satu alasan mengapa mengonsumsi nanas dalam jumlah banyak terkadang membuat lidah terasa tidak nyaman.
2. Kandungan Asam Alami Memperkuat Sensasi Perih
Selain bromelain, nanas juga mengandung sejumlah asam organik, terutama asam sitrat dan asam malat.
Kedua jenis asam tersebut memberikan rasa asam yang khas pada buah nanas. Namun, ketika bersentuhan dengan permukaan lidah yang sedang mengalami iritasi atau memiliki luka kecil, kandungan asam tersebut dapat menimbulkan sensasi perih.
Kombinasi antara aktivitas enzim dan tingkat keasaman buah inilah yang membuat sebagian orang merasakan ketidaknyamanan setelah mengonsumsi nanas.
3. Nanas yang Belum Matang Bisa Terasa Lebih Menyengat
Tingkat kematangan buah juga dapat memengaruhi pengalaman seseorang ketika mengonsumsi nanas.
Nanas yang belum matang biasanya memiliki rasa lebih asam dibandingkan buah yang sudah matang sempurna. Tingkat keasaman tersebut dapat membuat sensasi menyengat di lidah terasa lebih kuat.
Selain itu, karakteristik kandungan bromelain dan komponen lainnya dapat berbeda tergantung varietas serta kondisi kematangan buah.
Oleh karena itu, memilih nanas yang sudah matang dapat membantu mendapatkan rasa yang lebih seimbang antara manis dan asam.
4. Mengapa Lidah Terasa Seperti Tertusuk Setelah Makan Nanas?
Sensasi seperti tertusuk-tusuk setelah makan nanas berkaitan dengan interaksi antara kandungan buah dan permukaan jaringan mulut.
Bromelain dapat memecah protein, sementara asam organik dapat menimbulkan iritasi pada jaringan yang sensitif. Ketika keduanya bekerja bersamaan, seseorang bisa merasakan lidah seperti kesemutan, terbakar ringan, atau tertusuk jarum kecil.
Reaksi ini biasanya bersifat sementara dan berangsur membaik setelah seseorang berhenti mengonsumsi nanas.
Namun, jika muncul pembengkakan pada lidah, bibir, atau tenggorokan, terutama disertai kesulitan bernapas, kondisi tersebut dapat mengarah pada reaksi alergi dan membutuhkan pertolongan medis segera.
5. Apakah Nanas yang Dimasak Tidak Lagi Membuat Lidah Perih?
Cara pengolahan ternyata dapat memengaruhi aktivitas enzim bromelain dalam nanas.
Bromelain merupakan enzim yang sensitif terhadap panas. Ketika nanas dimasak atau dipanaskan dengan suhu yang cukup tinggi, aktivitas enzim tersebut dapat berkurang karena struktur proteinnya mengalami perubahan.
Itulah sebabnya nanas yang sudah dimasak sering kali tidak memberikan sensasi perih yang sama seperti nanas segar.
Meski demikian, kandungan asam organiknya masih dapat tersisa setelah proses pemanasan sehingga rasa asam tetap bisa dirasakan.
6. Cara Mengurangi Sensasi Perih Setelah Makan Nanas
Ada beberapa cara sederhana yang dapat dilakukan untuk mengurangi kemungkinan lidah terasa perih ketika mengonsumsi nanas.
Pertama, pilih nanas yang sudah matang agar rasa asamnya lebih seimbang. Kedua, konsumsi dalam jumlah wajar dan hindari memakannya secara berlebihan dalam satu waktu.
Ketiga, nanas dapat diolah melalui proses pemasakan untuk mengurangi aktivitas enzim bromelain. Cara lainnya adalah mengombinasikannya dengan bahan makanan lain agar tidak dikonsumsi dalam jumlah besar sekaligus.
Next News

Cara Menghilangkan Bau Tidak Sedap pada Kulkas dengan Bahan Sederhana
in 5 hours

Cara Mengolah Tempe agar Tidak Mudah Hancur Saat Digoreng
in 5 hours

Kebiasaan Mencuci Beras Terlalu Sering, Apakah Berpengaruh pada Nutrisinya?
in 5 hours

Perbedaan Santan Segar dan Santan Instan dalam Menghasilkan Masakan
in 5 hours

Kesalahan Memasak Sayuran yang Bisa Membuat Kandungan Nutrisinya Berkurang
in 5 hours

Rahasia Nasi Goreng Rumahan agar Memiliki Aroma seperti Masakan Restoran
in 5 hours

Jambu Biji Merah dan Putih, Mana yang Lebih Kaya Nutrisi?
in 5 hours

Semangka Tanpa Biji, Bagaimana Cara Buah Ini Dihasilkan?
in 5 hours

Rahasia Buah Alpukat yang Tetap Bisa Diolah Menjadi Berbagai Jenis Makanan
in 5 hours

Mengapa Pisang Bisa Cepat Menghitam Setelah Dikupas?
in 5 hours





