Mengapa Menuntut Ilmu Memiliki Kedudukan Penting dalam Islam?
Laila - Tuesday, 18 August 2026 | 12:00 PM


Bukan Cuma Buat Gaya-gayaan, Kenapa Sih Islam Rewel Banget Soal Menuntut Ilmu?
Zaman sekarang, kalau kita bicara soal "nuntut ilmu", mungkin yang terlintas di kepala adalah tumpukan tugas kuliah yang nggak habis-habis, bangun pagi buat ngejar kelas jam tujuh, atau stres gara-gara skripsi yang nggak kunjung di-ACC dosen. Rasanya kayak beban yang berat banget, kan? Apalagi kalau kita lagi asyik-asyiknya rebahan sambil scrolling TikTok, denger kata "belajar" tuh rasanya kayak disuruh angkat barbel 50 kilo. Malesnya minta ampun.
Tapi, sadar nggak sih kalau dalam Islam, urusan cari ilmu ini posisinya nggak main-main? Islam itu bukan cuma agama yang nyuruh kita ruku dan sujud doang. Kalau kita telisik lebih dalam, Islam itu sebenernya "haus" banget sama pengetahuan. Bukan cuma soal hafal kitab suci, tapi juga soal gimana kita memahami dunia. Nah, kenapa sih menuntut ilmu itu punya kedudukan yang sebegitu sakralnya? Yuk, kita obrolin santai.
1. Wahyu Pertama Adalah Perintah Membaca, Bukan Shalat
Coba bayangin, pas Nabi Muhammad SAW lagi menyendiri di Gua Hira, malaikat Jibril datang membawa pesan pertama dari Tuhan. Logikanya, kalau ini agama baru, perintahnya mungkin langsung "Ayo shalat" atau "Ayo zakat". Tapi ternyata nggak. Perintah pertamanya adalah "Iqra!" alias "Bacalah!".
Ini tuh sebuah kode keras dari semesta. Islam pengen penganutnya jadi orang yang melek literasi. Membaca di sini maknanya luas banget, nggak cuma baca teks di atas kertas, tapi juga membaca tanda-tanda alam, membaca situasi sosial, sampai membaca diri sendiri. Jadi, kalau ada orang Islam yang malas baca atau gampang kemakan hoax, kayaknya dia perlu baca ulang sejarah wahyu pertama ini. Kita diajak untuk nggak jadi orang yang "sumbu pendek" atau gampang percaya sama info yang katanya-katanya.
2. Jalur VIP Menuju Surga
Siapa sih yang nggak mau masuk surga? Semua pengen dong. Tapi kalau dipikir-pikir, ibadah kita yang sekarang kayaknya masih pas-pasan banget. Shalat kadang masih mikirin cicilan, sedekah juga kalau ada kembalian doang. Nah, ternyata ada satu "hack" atau jalur pintas yang asyik banget buat dicoba: menuntut ilmu.
Ada hadits terkenal yang bilang kalau siapa pun yang menempuh jalan buat cari ilmu, Allah bakal mudahkan jalannya menuju surga. Ibaratnya, ilmu itu kayak Google Maps yang bakal nuntun kita biar nggak nyasar di dunia yang penuh drama ini. Dengan ilmu, kita jadi tahu mana yang bener, mana yang cuma tipu-tipu. Logikanya sederhana: gimana kita mau dapet ridha Tuhan kalau cara ibadah kita aja salah gara-gara nggak mau belajar? Makanya, setiap langkah kita ke perpustakaan atau ke tempat kajian itu sebenernya lagi nabung buat tiket VIP di akhirat nanti.
3. Derajatnya Dinaikkan Beberapa Tingkat
Pernah nggak ngerasa kagum sama orang yang kalau ngomong itu isinya daging semua, tenang, dan bikin kita manggut-manggut? Itu bukan karena mereka punya bakat sulap, tapi karena mereka punya ilmu. Di Al-Quran, tepatnya di Surah Al-Mujadilah ayat 11, Allah udah janji bakal mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan berilmu beberapa derajat lebih tinggi.
Ini bukan berarti kita harus jadi sombong ya. Derajat di sini bisa berarti kehormatan di mata manusia dan juga kemuliaan di mata Tuhan. Orang berilmu itu biasanya lebih dihargai karena mereka bisa kasih solusi, bukan cuma nambah masalah. Di dunia kerja pun, yang dapet gaji lebih tinggi biasanya yang punya skill dan pengetahuan lebih oke, kan? Jadi, janji Allah ini emang relate banget sama kehidupan nyata kita sehari-hari.
4. Ilmu Itu Penjaga, Bukan Beban
Ada kutipan keren dari Ali bin Abi Thalib yang sering banget lewat di timeline media sosial. Beliau bilang kalau ilmu itu lebih baik daripada harta. Kenapa? Karena harta itu harus kita jaga (takut dicuri, takut ilang, takut rugi), sementara ilmu itu justru yang menjaga kita.
Coba dipikir, kalau kita punya uang banyak tapi nggak punya ilmu, uang itu bakal abis buat hal-hal nggak jelas. Tapi kalau kita punya ilmu, kita bisa cari uang, kita bisa kelola keuangan, dan kita nggak gampang ditipu orang. Ilmu itu kayak bodyguard pribadi yang ada di dalam kepala kita 24 jam non-stop. Makanya, daripada sibuk flexing barang mewah yang bakal rusak juga, mending investasi di leher ke atas alias otak kita.
5. Biar Nggak Jadi Muslim yang "Bego-Bego Banget"
Opini jujur nih, di era informasi yang banjir banget kayak sekarang, kebodohan itu pilihan. Islam sangat benci kalau umatnya cuma jadi "follower" yang nggak kritis. Menuntut ilmu itu penting supaya kita punya filter. Kita nggak bakal gampang diadu domba, nggak gampang termakan ideologi ekstrem yang aneh-aneh, dan bisa berkontribusi buat masyarakat.
Bayangin kalau semua orang Muslim itu pinter medis, pinter teknologi, pinter ekonomi, dan pinter komunikasi. Pasti umat ini bakal maju banget. Jadi, menuntut ilmu itu sebenernya adalah bentuk perjuangan atau jihad di masa modern. Jihad kita sekarang bukan lagi angkat senjata, tapi angkat pena dan buka laptop buat belajar hal-hal bermanfaat.
Kesimpulannya, menuntut ilmu dalam Islam itu bukan sekadar formalitas biar dapet ijazah atau gelar mentereng di belakang nama. Ini adalah kebutuhan spiritual dan intelektual. Ilmu adalah cahaya yang bikin hidup kita nggak gelap-gelap amat. Jadi, buat kalian yang mungkin hari ini lagi ngerasa capek belajar, inget lagi kalau setiap huruf yang kalian baca dan setiap kesulitan yang kalian hadapi dalam belajar itu ada nilainya di mata Tuhan. Yuk, semangat lagi belajarnya!
Next News

Air Liur Membantu Proses Pencernaan, Fungsinya Dimulai sejak Makanan Masuk ke Mulut
in 2 hours

Serai Bukan Sekadar Bumbu Dapur, Aroma Khasnya Berasal dari Senyawa Alami
in 2 hours

Korek Api Bisa Menghasilkan Nyala dari Gesekan, Ini Reaksi yang Terjadi saat Digunakan
in 2 hours

Bertemu Orang Baru Terasa Canggung, Ini Respons Psikologis yang Umum Terjadi
in 2 hours

Mimpi Terasa Nyata saat Tidur, Aktivitas Otak Memiliki Peran Penting di Dalamnya
in 2 hours

Bau Badan Tidak Hanya Dipengaruhi Keringat, Bakteri Kulit Juga Berperan
in 2 hours

Lupis Disajikan dengan Kelapa Parut dan Gula Merah, Ini yang Membuat Rasanya Istimewa
in 2 hours

Cenil Memiliki Tekstur Kenyal dan Warna Menarik, Begini Cara Makanan Tradisional Ini Dibuat
in 2 hours

Klepon Meledak di Mulut saat Digigit, Ini Rahasia Gula Merah di Dalamnya
in 2 hours

Bukan Hanya untuk Diminum, Ampas Teh Punya Beragam Pemanfaatan di Rumah
11 hours ago





