Mendagri Tito Karnavian dan Menteri PKP Maruarar Sirait Serahkan 120 Huntap di Tapsel, Pemulihan Pascabencana Dipuji Tercepat Nasional
Liaa - Friday, 27 March 2026 | 08:46 AM


TAPANULI SELATAN
Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah dan lembaga kemanusiaan kembali menegaskan komitmennya dalam mempercepat pemulihan pascabencana. Sebanyak 120 unit hunian tetap tahap pertama resmi diserahkan kepada masyarakat terdampak bencana di Dusun Tamansari, Desa Hapesong Baru, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Jumat 27 Maret 2026.
Kunci hunian tetap diserahkan langsung oleh Muhammad Tito Karnavian selaku Menteri Dalam Negeri, bersama Maruarar Sirait selaku Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Hunian tetap tersebut merupakan bantuan kemanusiaan dari Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia yang dibangun melalui kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta berbagai lembaga negara dan relawan kemanusiaan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti, Wakil Gubernur Sumatera Utara H Surya, Bupati Tapanuli Selatan H Gus Irawan Pasaribu, Wali Kota Padangsidimpuan H Letnan Dalimunthe, Forkopimda Tapanuli Selatan, jajaran Kemendagri, Satgas Penanganan Rehabilitasi dan Rekonstruksi, serta para penerima manfaat.
Tapsel Dipuji Jadi Role Model Nasional
Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat yang dinilai konsisten sejak awal bencana hingga proses pemulihan. Ia menekankan bahwa koordinasi lintas kementerian terus berjalan tanpa henti, bahkan pada hari libur nasional.
Menurutnya, percepatan pembangunan hunian tetap tidak terlepas dari dorongan Mendagri yang secara aktif mengingatkan pentingnya validasi data korban secara akurat. Pemerintah daerah diminta menyiapkan data by name by address yang diverifikasi secara ketat agar bantuan dapat segera disalurkan.
Berbagai bentuk dukungan pemerintah pusat telah diterima masyarakat, mulai dari santunan korban meninggal dunia, bantuan stimulan rumah rusak, bantuan perabotan rumah tangga, bantuan ekonomi produktif, hingga jaminan hidup bulanan bagi warga terdampak.
Mendagri Tito Karnavian secara khusus memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan yang dinilai sebagai salah satu daerah tercepat dalam penanganan pascabencana. Ia menyebut keberhasilan tersebut lahir dari sinergi pemerintah daerah, BPS, TNI Polri, serta seluruh unsur terkait.
Ia juga menjelaskan bahwa negara telah menyalurkan dana tunggu hunian, bantuan lauk pauk harian, bantuan perabotan senilai Rp3 juta, hingga stimulan ekonomi Rp5 juta bagi masyarakat terdampak.
Tinjau Langsung Kualitas Hunian
Dalam kunjungan tersebut, Mendagri dan Menteri PKP meninjau langsung beberapa unit rumah di Blok B2 dan B4 bersama warga penerima manfaat. Pemerintah memastikan kualitas bangunan, fasilitas air bersih, jaringan listrik, serta kelayakan hunian telah memenuhi standar kenyamanan.
Secara keseluruhan, pembangunan hunian tetap ini mencakup 454 unit rumah. Sebanyak 120 unit telah selesai dan diserahkan, 227 unit masih dalam proses pembangunan, dan 107 unit ditargetkan rampung pada 20 April 2026.
Kawasan hunian juga dilengkapi fasilitas umum seperti lapangan terbuka, ruang hijau, masjid, balai desa, serta infrastruktur jalan dan utilitas dasar.
Bantuan Melampaui Komitmen Awal
Bupati Gus Irawan mengungkapkan bahwa bantuan dari Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia bahkan melampaui komitmen awal. Selain rumah, warga juga menerima perabotan lengkap seperti sofa, meja makan, lemari, serta spring bed di setiap kamar.
Dukungan tambahan juga datang dari TP PKK Kabupaten Tapanuli Selatan yang menyalurkan perlengkapan dapur berupa kompor gas, regulator, peralatan memasak, serta paket sembako bagi para penghuni hunian tetap.
Haru dan Harapan Warga
Sejumlah warga penerima bantuan mengaku terharu dan bersyukur atas hunian baru yang diterima. Mereka menilai kualitas bangunan dan fasilitas yang diberikan sangat baik dan jauh dari ekspektasi awal.
Warga juga berharap program pemulihan tidak hanya berhenti pada penyediaan tempat tinggal, tetapi berlanjut pada pembukaan lapangan kerja dan penguatan ekonomi keluarga agar kehidupan baru dapat berjalan lebih stabil.
Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Sumatera Utara Mujianto berharap rumah bantuan tersebut tidak diperjualbelikan dan benar-benar dimanfaatkan sebagai tempat membangun masa depan yang lebih baik.
Menutup kegiatan, Mendagri menyampaikan harapannya agar keberhasilan Tapanuli Selatan dapat menjadi inspirasi nasional. Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor merupakan kunci dalam membangun kembali harapan masyarakat pascabencana.
Penyerahan tahap pertama hunian tetap ini menjadi tonggak penting pemulihan di Tapanuli Selatan, sekaligus bukti nyata bahwa sinergi pemerintah dan kemanusiaan mampu mengubah duka menjadi harapan baru.
Next News

Tiket Medan–Jakarta Ludes Saat Arus Balik, Ribuan Calon Penumpang Tertahan di Bandara Kualanamu
2 hours ago

Charging Port Kendaraan Listrik Hadir di Kantor Pos Natal, Dukung Ekosistem EV di Mandailing Natal
a day ago

Rumah Sakit di Medan Tunggu Arahan Resmi soal WFH Satu Hari dalam Sepekan
a day ago

Pemerintah Tetapkan 1 Hari WFH Imbas Lonjakan Harga Minyak, Pengumuman Segera Dilakukan
a day ago

TP PKK Tapanuli Selatan Salurkan Ratusan Paket Bantuan untuk Calon Penghuni Huntap di Batangtoru
2 days ago

Bobby Nasution Wacanakan One Day No Car untuk ASN Pemprov Sumut, Masih Tahap Kajian
3 days ago

ASN Pemprov Sumut Kembali Masuk Kerja Terapkan Sistem WFO dan WFH Usai Lebaran
4 days ago

Bupati Gus Irawan Pasaribu Pimpin Apel Perdana Pasca Lebaran, Tekankan Percepatan Pemulihan Tapsel
4 days ago

Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu Salat Idul Fitri di Sipirok, Ajak Masyarakat Perkuat Kebersamaan
7 days ago

15.158 Narapidana di Sumut Terima Remisi Idul Fitri 1447 H, 129 Orang Langsung Beba
7 days ago





