Jumat, 24 Juli 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional & Nasional

Bupati Gus Irawan Dorong Keluarga Jadi Benteng Narkoba dan Judi Online, Ekonomi Diperkuat dengan Zakat Produktif

RAU - Friday, 24 July 2026 | 10:38 AM

Background
Bupati Gus Irawan Dorong Keluarga Jadi Benteng Narkoba dan Judi Online, Ekonomi Diperkuat dengan Zakat Produktif

SAYURMATINGGI –

Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu mengajak masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba, judi online, rentenir, dan kemiskinan. Ajakan tersebut disampaikannya saat menghadiri Pengajian Akbar Bulanan BKMT Kecamatan Miftahul Jannah di Desa Sipange Julu, Kecamatan Sayurmatinggi, Kamis (23/07/2026).

Dalam bimbingan dan arahannya, Bupati Gus Irawan menegaskan bahwa upaya membangun kesejahteraan masyarakat tidak hanya dilakukan melalui pembangunan fisik dan program ekonomi, tetapi juga melalui penguatan keluarga dan kehidupan keagamaan.

"Perang" terhadap narkoba dan judi online, menurutnya, harus dimulai dari lingkungan keluarga. Ia mengajak para orang tua untuk menjaga anak-anak dan anggota keluarganya agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba maupun judi online yang dinilai menjadi penyakit sosial yang mengkhawatirkan.

"Mulai dari keluarga kita masing-masing. Jaga keluarga kita, jangan ada yang menggunakan narkoba dan jangan ada yang bermain judi online," tegasnya.



Selain itu, Bupati juga mengajak masyarakat memerangi praktik rentenir yang dapat menjerat masyarakat dalam beban utang. Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan bersama Bank Sumut berupaya menghadirkan solusi pembiayaan yang lebih ringan bagi masyarakat.

Menurutnya, pelaku usaha yang memiliki pinjaman dari lembaga pembiayaan dengan beban tinggi dapat mencari solusi melalui pembiayaan Bank Sumut. Bahkan, dalam rangka pemulihan ekonomi daerah pascabencana, Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pelaku usaha di Tapanuli Selatan disiapkan dengan bunga 0 persen.

"Bank Sumut sudah hadir untuk umat. Kita lawan rentenir," ujarnya.

Bupati menjelaskan, pembiayaan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat mengembangkan usaha sekaligus keluar dari jeratan utang berbunga tinggi. Ia juga menyebutkan bahwa pembiayaan hingga Rp100 juta dapat diberikan tanpa agunan sesuai ketentuan yang berlaku.

Di sisi lain, Bupati Gus Irawan mendorong masyarakat untuk mengoptimalkan lahan tidur dan lahan yang belum produktif. Menurutnya, tidak boleh ada lagi lahan menganggur di Tapanuli Selatan, karena dapat dimanfaatkan untuk berbagai komoditas pertanian.



Ia mendorong pengembangan sektor pertanian, khususnya jagung, yang telah didukung dengan skema pembiayaan, pendampingan penyuluh pertanian, serta kepastian pasar melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

"Tidak boleh lagi ada lahan-lahan yang menganggur, lahan tidur, atau lahan yang tidak dikelola. Kita produktifkan," katanya.

Bupati juga mengajak petani menerapkan pola tanam secara bergilir, seperti padi dan jagung, untuk meningkatkan produktivitas lahan. Menurutnya, pengembangan komoditas pertanian harus didukung dengan akses modal dan pasar sehingga hasil produksi petani dapat terserap.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga turut menekankan pentingnya pemberdayaan masyarakat melalui zakat produktif. Ia menyampaikan bahwa Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Tapanuli Selatan memberikan bantuan produktif kepada mustahik agar mereka dapat meningkatkan perekonomian dan secara bertahap keluar dari kemiskinan.

"BAZNAS melalui zakat produktif membina petani. Modalnya dari BAZNAS, hasilnya diharapkan dapat masuk ke dapur MBG," jelasnya.



Menurut Bupati, zakat produktif tidak hanya bertujuan membantu mustahik dalam memenuhi kebutuhan hidup, tetapi juga mendorong peningkatan ekonomi agar suatu saat penerima zakat dapat berubah status menjadi muzaki atau orang yang wajib membayar zakat.

Ia menegaskan, zakat merupakan salah satu instrumen penting dalam upaya mengentaskan kemiskinan. Karena itu, pemberdayaan ekonomi masyarakat harus terus dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan berbagai pihak.

"Tidak boleh ada orang Islam yang kelaparan di tengah umat Muslim yang kenyang berlebihan," tegasnya.

Bupati berharap Pengajian Akbar BKMT tidak hanya menjadi wadah untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat peran keluarga dalam membangun masyarakat yang sehat, produktif, mandiri, dan sejahtera.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Pimpinan Bank Sumut Cabang Sipirok, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP&PA), Camat Sayurmatinggi, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim), Kabag Perekonomian, serta undangan lainnya.



Kegiatan Pengajian Akbar Bulanan BKMT Kecamatan Miftahul Jannah tersebut juga diisi dengan tausiyah yang disampaikan Ustadz Turmizi Lubis.