Rabu, 3 Juni 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Makanan Fermentasi: Cuma Tren atau Memang Menyehatkan?

Liaa - Wednesday, 03 June 2026 | 07:58 AM

Background
Makanan Fermentasi: Cuma Tren atau Memang Menyehatkan?

Makanan fermentasi seperti kimchi, kombucha, tempe, hingga yogurt semakin sering jadi perbincangan. Mulai dari media sosial sampai rak-rak supermarket, produk-produk ini tampak mencuri perhatian banyak orang. Tapi muncul satu pertanyaan penting: apakah makanan fermentasi ini memang benar-benar menyehatkan, atau cuma sekadar tren gaya hidup kekinian?

Yuk, kita kupas bareng kenapa makanan fermentasi bisa naik daun, kandungan zat gizinya, serta apakah benar manfaatnya sebanding dengan hype-nya!

Manfaat Makanan Fermentasi Untuk Kesehatan 

Di balik rasanya yang khas dan proses pembuatannya yang unik, makanan fermentasi ternyata menyimpan segudang manfaat untuk tubuh. Nggak heran kalau makin banyak yang mulai rutin mengonsumsinya. Nah, berikut ini beberapa manfaat kesehatan yang bisa kamu dapat dari makanan fermentasi:

1. Membantu Tubuh Menyerap Zat Gizi Lebih Optimal

Ketika makanan difermentasi oleh bakteri baik seperti bakteri asam laktat, zat gizinya menjadi lebih mudah diserap oleh tubuh. Proses fermentasi membantu memecah zat-zat kompleks menjadi bentuk yang lebih sederhana, sehingga vitamin dan mineral dalam makanan lebih mudah dimanfaatkan tubuh.

Contohnya, fermentasi pada susu bisa menghasilkan senyawa aktif yang berperan sebagai antioksidan dan membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan.



2. Meningkatkan Kesehatan Saluran Pencernaan

Makanan fermentasi itu dikenal kaya probiotik, yaitu bakteri baik seperti Lactobacillus dan Bifidobacterium yang punya banyak manfaat untuk pencernaan. Probiotik membantu menjaga keseimbangan bakteri di usus, jadi sistem cerna kita bisa bekerja dengan lebih baik.

Mereka juga bantu mencegah pertumbuhan bakteri jahat yang bisa bikin masalah di perut. Selain itu, probiotik mendukung produksi asam lemak rantai pendek yang penting untuk menjaga kesehatan sel-sel usus kita.

3. Efek Imunomodulator

Makanan fermentasi itu kaya probiotik yang merupakan bakteri baik yang nggak cuma jaga pencernaan, tapi juga bantu atur sistem imun kita. Mereka bisa nurunin zat-zat yang bikin peradangan di tubuh, dan mencegah sel-sel tubuh rusak terlalu cepat.

Nggak cuma itu, probiotik juga bisa ngerem kerja berlebihan dari sel imun yang kadang bikin tubuh jadi gampang meradang. Jadi, rutin makan makanan fermentasi bisa bantu tubuh tetap kuat dan nggak gampang sakit!

4. Sifat Antioksidan

Fermentasi meningkatkan aktivitas antioksidan dalam makanan. Selama fermentasi, mikroorganisme menghasilkan senyawa antioksidan seperti peptida bioaktif yang mampu menangkal radikal bebas, sehingga melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan oksidatif.



Misalnya, fermentasi susu kedelai dengan Lactiplantibacillus plantarum meningkatkan kandungan isoflavon aglikon yang memiliki aktivitas antioksidan tinggi. 

5. Pengaruh Terhadap Kesehatan Mental (Mood Modulator)

Usus dan otak ternyata saling terhubung lewat jalur komunikasi yang disebut gut-brain axis. Artinya, kondisi usus bisa memengaruhi cara kita merasa dan berpikir. Probiotik dalam makanan fermentasi ikut berperan di sini karena bisa membantu tubuh memproduksi senyawa seperti serotonin, yaitu zat kimia yang membantu mengatur suasana hati.

Jadi, kalau kita rutin makan makanan fermentas itu bisa bantu menenangkan pikiran, mengurangi stres, dan membuat kita merasa lebih baik secara emosional.