Kerupuk Mentah Bisa Mengembang Saat Digoreng, Apa Rahasianya? Ini Penjelasannya
Liaa - Monday, 31 August 2026 | 09:39 AM


Kerupuk menjadi salah satu makanan pendamping yang mudah ditemukan dalam berbagai hidangan di Indonesia. Sebelum dikonsumsi, kerupuk mentah umumnya harus digoreng terlebih dahulu agar berubah menjadi lebih besar, renyah, dan ringan.
Namun, pernahkah terpikir mengapa kerupuk mentah yang awalnya keras dan berukuran kecil bisa mengembang ketika dimasukkan ke dalam minyak panas?
Rahasia kerupuk yang mengembang berkaitan erat dengan kandungan air dan struktur adonan yang terdapat di dalamnya.
Pada proses pembuatannya, bahan kerupuk biasanya dicampur dan diolah menjadi adonan, kemudian dikukus, dipotong, serta dikeringkan. Setelah melalui proses pengeringan, kerupuk masih menyimpan sedikit kandungan air di dalam strukturnya.
Ketika kerupuk mentah dimasukkan ke dalam minyak panas, air yang berada di dalam kerupuk akan menerima panas dengan cepat dan berubah menjadi uap.
Uap tersebut kemudian berusaha keluar dari struktur kerupuk. Tekanan uap membuat bagian dalam kerupuk terdorong sehingga struktur yang sebelumnya padat dan tipis menjadi mengembang.
Selain kandungan air, struktur kerupuk yang memiliki pori-pori dan bahan berpati juga berperan dalam proses pengembangan. Pati yang terdapat dalam adonan mengalami perubahan ketika mendapatkan panas, sehingga membantu membentuk tekstur kerupuk yang renyah dan berongga.
Mengapa Suhu Minyak Penting?
Suhu minyak juga menentukan hasil akhir kerupuk. Jika minyak cukup panas, proses penguapan air dapat berlangsung dengan cepat sehingga kerupuk bisa mengembang dengan baik.
Sebaliknya, apabila minyak kurang panas, kerupuk dapat menyerap lebih banyak minyak sebelum mengembang sempurna. Hasilnya bisa menjadi kurang renyah atau terasa lebih berminyak.
Karena itu, kerupuk mentah sebaiknya digoreng menggunakan minyak yang sudah cukup panas dan dalam jumlah yang memadai agar seluruh permukaannya dapat terkena panas secara merata.
Tidak Semua Kerupuk Mengembang dengan Cara yang Sama
Kemampuan kerupuk untuk mengembang juga dipengaruhi oleh jenis bahan, komposisi adonan, kadar air, ketebalan, serta proses pengeringannya.
Itulah sebabnya setiap jenis kerupuk dapat memiliki tingkat pengembangan yang berbeda. Ada kerupuk yang dapat mengembang sangat besar, sementara jenis lainnya hanya mengalami sedikit perubahan ukuran.
Jadi, perubahan kerupuk mentah menjadi makanan yang besar, ringan, dan renyah bukan sekadar akibat minyak panas. Di baliknya terdapat proses perubahan air menjadi uap serta perubahan struktur pati yang terjadi ketika kerupuk mendapatkan panas.
Fenomena sederhana ini menjadi salah satu contoh menarik bagaimana panas dapat mengubah sifat dan tekstur makanan yang kita temui sehari-hari.
Next News

Membersihkan Telinga Terlalu Dalam Bisa Menimbulkan Masalah, Ini Alasannya
4 hours ago

Penglihatan Buram Tidak Selalu Disebabkan Rabun, Ada Kondisi Mata Lain yang Bisa Berperan
4 hours ago

Jamur Bisa Tumbuh di Tempat Lembap, Ini Kondisi yang Membuatnya Cepat Berkembang
5 hours ago

Nanas Mengandung Banyak Air, Cocok Menjadi Buah Segar Saat Cuaca Panas
5 hours ago

Perjalanan Jauh Bisa Memicu Mual dan Muntah, Begini Hubungannya dengan Keseimbangan Tubuh
5 hours ago

Tidur yang Kurang Bisa Memengaruhi Pengaturan Nafsu Makan
5 hours ago

Menarik Napas Dalam-Dalam Bisa Membuat Tubuh Terasa Lebih Rileks
5 hours ago

Anak-Anak dan Lansia Perlu Lebih Waspada Saat Udara Dipenuhi Asap
5 hours ago

Lutut Terasa Sakit Saat Berdiri dari Kursi, Apa yang Bisa Menyebabkannya?
5 hours ago

Bayi Juga Bisa Cegukan, Kondisi Ini Umumnya Terjadi Secara Alami
5 hours ago





