Kenapa Nafsu Makan Bisa Naik Turun?
Liaa - Monday, 13 April 2026 | 04:17 AM


Pernah nggak merasa hari ini makan terasa nikmat banget, tapi besoknya justru tidak berselera sama sekali?
Atau kadang tiba-tiba lapar terus, tapi di waktu lain makan sedikit saja sudah terasa kenyang?
Perubahan nafsu makan seperti ini sebenarnya cukup normal. Tubuh kita tidak selalu berada dalam kondisi yang sama setiap hari.
Nafsu makan diatur oleh sistem yang cukup kompleks, melibatkan otak, hormon, dan kondisi tubuh secara keseluruhan.
Bagaimana Tubuh Mengatur Nafsu Makan?
Di dalam tubuh, ada dua hormon utama yang berperan:
ghrelin → memberi sinyal lapar
leptin → memberi sinyal kenyang
Kedua hormon ini bekerja seperti "rem dan gas".
Saat ghrelin meningkat, kita merasa lapar.
Saat leptin meningkat, kita merasa cukup.
Nah, keseimbangan hormon ini sangat memengaruhi pola makan seseorang.
Penyebab Nafsu Makan Bisa Naik
1. Kurang Tidur
Kurang tidur bisa mengganggu keseimbangan hormon:
ghrelin meningkat
leptin menurun
Akibatnya, kita jadi lebih cepat lapar dan cenderung makan lebih banyak.
2. Stres Emosional
Tidak semua orang kehilangan nafsu makan saat stres.
Sebagian justru mengalami emotional eating, yaitu makan sebagai pelampiasan emosi.
Biasanya yang dicari:
•makanan manis
•makanan tinggi kalori
3. Aktivitas Fisik Meningkat
Semakin banyak energi yang digunakan, semakin besar kebutuhan tubuh akan makanan.
Ini sebabnya setelah olahraga berat, kita cenderung lebih lapar.
4. Perubahan Hormon
Pada kondisi tertentu, seperti siklus menstruasi, hormon bisa memengaruhi nafsu makan.
Beberapa orang merasa lebih lapar di fase tertentu.
Penyebab Nafsu Makan Menurun
1. Stres dan Kecemasan
Berbeda dengan emotional eating, pada sebagian orang stres justru menekan nafsu makan.
Tubuh masuk ke mode "siaga", sehingga keinginan makan berkurang.
2. Sedang Sakit
Saat tubuh melawan infeksi, energi difokuskan untuk penyembuhan.
Akibatnya:
•nafsu makan menurun
•tubuh terasa tidak ingin makan
3. Kelelahan
Saat sangat lelah, tubuh bisa kehilangan sinyal lapar yang normal.
Makan terasa seperti "beban", bukan kebutuhan.
4. Gangguan Pencernaan
Masalah seperti asam lambung atau perut tidak nyaman bisa membuat kita enggan makan.
Kenapa Nafsu Makan Bisa Tidak Stabil?
Tubuh kita selalu beradaptasi.
Nafsu makan berubah tergantung:
•kondisi fisik
•kondisi emosional
•pola tidur
•aktivitas harian
Jadi wajar jika tidak selalu sama setiap hari.
Kapan Harus Waspada?
Perubahan nafsu makan perlu diperhatikan jika:
•berlangsung lama
•menyebabkan penurunan atau kenaikan berat badan drastis
•disertai lemas atau gejala lain
Dalam beberapa kasus, ini bisa berkaitan dengan kondisi medis seperti
Depression atau gangguan hormon.
Cara Menjaga Nafsu Makan Tetap Stabil
1.tidur cukup
2.makan teratur
3.kelola stres
4.konsumsi makanan bergizi
5.tetap aktif secara fisik
Next News

Ke Mana Perginya Kunang-Kunang? Mengapa Serangga Bercahaya Ini Semakin Sulit Ditemukan
2 hours ago

Siapa Raja Minyak Sawit Dunia? Indonesia Masih Memimpin, Tapi Bukan Satu-satunya Pemain Besa
3 hours ago

Bukan Italia atau Amerika, Ternyata Finlandia Jadi Negara Paling Banyak Minum Kopi di Dunia
3 hours ago

Padi: Lebih dari Sekadar Pengganjal Perut, Inilah Alasan Mengapa Padi Menjadi Pilar Kehidupan Manusia
3 hours ago

Begini Cara Kerja Penangkal Petir Melindungi Rumah dari Sambaran Petir
3 hours ago

Tips Konsisten Diet: Berhenti Bilang Besok Mulai Lagi
4 hours ago

Ubah Cara Pandangmu: Belajar Sejarah Bisa Jadi Petualangan
4 hours ago

Bukan Sekadar Rotasi, Ini Alasan Senja dan Sunrise Selalu Terasa Spesial
4 hours ago

Proses Terbentuknya Pelangi: Mengapa Warnanya Selalu Rapi?
4 hours ago

Manfaat Buah Naga, Si Fuchsia Cantik yang Menyehatkan
4 hours ago





