Jumat, 22 Mei 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

kenapa mata jika terkena sabun rasanya perih bahkan bisa sampai merah , tapi jika terkena kulit tidak terasa apa apa kok bisa?

Laila - Friday, 22 May 2026 | 03:00 AM

Background
kenapa mata jika terkena sabun rasanya perih bahkan bisa sampai merah , tapi jika terkena kulit tidak terasa apa apa kok bisa?

1. Perbedaan "Lapisan Pelindung"

Kulit Kita: Dilindungi oleh lapisan terluar yang disebut stratum korneum. Lapisan ini terdiri dari sel-sel kulit mati yang keras dan rapat, berfungsi sebagai "benteng" tangguh untuk menahan bahan kimia seperti sabun agar tidak masuk ke jaringan yang lebih dalam.

Mata Kita: Tidak punya benteng keras seperti kulit. Bagian depan mata dilapisi oleh kornea dan konjungtiva yang terdiri dari sel-sel hidup yang sangat halus, sensitif, dan basah. Jaringan ini tidak dirancang untuk menahan gesekan atau bahan kimia keras.

2. Perang Tingkat Keasaman (pH)

Mata dan kulit memiliki tingkat keasaman alami yang berbeda:



pH Air Mata: Berada di kisaran 7,4 (sedikit basa/netral), sama dengan pH darah kita.

pH Sabun (Terutama sabun biasa): Biasanya bersifat basa kuat, dengan pH sekitar 9 hingga 10.

3. Kepadatan Saraf Sensorik

Mata adalah salah satu organ dengan kepadatan saraf rasa sakit (nosiseptor) tertinggi di tubuh. Saraf-saraf ini bertindak sebagai alarm darurat. Begitu ada zat asing seperti sabun (terutama kandungan surfaktan yang menghasilkan busa) menempel, saraf mata langsung mengirimkan sinyal bahaya ke otak yang Anda rasakan sebagai rasa perih yang hebat.