Kenapa Kita Bisa Bersin Berkali-Kali dalam Waktu Berdekatan?
Laila - Wednesday, 30 September 2026 | 05:00 PM


Bersin merupakan salah satu refleks alami tubuh yang dapat terjadi secara tiba-tiba. Namun, sebagian orang tidak hanya bersin sekali. Dalam kondisi tertentu, bersin bisa muncul dua, tiga, bahkan beberapa kali secara berurutan.
Hal tersebut sebenarnya tidak selalu menandakan adanya gangguan kesehatan. Ada berbagai faktor yang dapat membuat refleks bersin muncul berulang dalam waktu yang berdekatan.
1. Bersin Merupakan Cara Tubuh Merespons Gangguan
Bersin merupakan refleks yang membantu tubuh mengeluarkan partikel atau zat yang mengganggu saluran hidung.
Ketika lapisan hidung mendeteksi iritan, saraf akan mengirimkan sinyal yang kemudian memicu koordinasi berbagai otot untuk menghasilkan hembusan udara yang kuat.
Respons tersebut membantu membersihkan hidung dari benda atau partikel yang dianggap mengganggu.
2. Iritan Mungkin Belum Sepenuhnya Hilang
Salah satu alasan seseorang dapat bersin berkali-kali adalah karena rangsangan yang memicu refleks masih berada di dalam atau sekitar hidung.
Debu, asap, serbuk sari, bulu hewan, dan partikel lainnya dapat menyebabkan iritasi. Satu kali bersin belum tentu langsung menghilangkan seluruh rangsangan tersebut.
Akibatnya, refleks bersin dapat muncul lagi beberapa saat kemudian.
3. Sensitivitas Hidung Setiap Orang Berbeda
Tidak semua orang memiliki respons yang sama terhadap rangsangan di lingkungan.
Ada orang yang mudah bersin ketika terkena debu, sementara orang lain mungkin tidak mengalami reaksi yang sama. Sensitivitas hidung dapat memengaruhi seberapa mudah refleks bersin muncul.
Karena itu, frekuensi bersin seseorang tidak bisa dijadikan patokan tunggal untuk menentukan kondisi kesehatannya.
4. Alergi Bisa Membuat Bersin Berulang
Alergi merupakan salah satu penyebab seseorang mengalami bersin berulang. Ketika tubuh bereaksi terhadap zat tertentu, lapisan hidung dapat mengalami peradangan dan menjadi lebih sensitif.
Pemicu dapat berupa debu rumah, tungau, serbuk sari, bulu atau serpihan kulit hewan, serta zat lain yang memicu alergi pada seseorang.
Bersin akibat alergi juga dapat disertai hidung berair, hidung tersumbat, serta rasa gatal pada hidung atau mata.
5. Udara Dingin Bisa Menjadi Pemicu
Perubahan suhu atau paparan udara dingin juga dapat memicu bersin pada sebagian orang.
Saluran hidung memiliki mekanisme untuk merespons perubahan lingkungan. Pada orang tertentu, perubahan suhu dapat membuat hidung lebih mudah terangsang sehingga bersin muncul beberapa kali.
Kondisi ini tidak selalu berkaitan dengan infeksi atau penyakit.
6. Pilek dan Infeksi Pernapasan Dapat Menyebabkan Bersin
Bersin berulang juga dapat terjadi ketika seseorang mengalami pilek atau infeksi saluran pernapasan bagian atas.
Infeksi dapat menyebabkan lapisan hidung mengalami iritasi dan menghasilkan lebih banyak lendir. Kondisi tersebut kemudian dapat meningkatkan rangsangan yang memicu bersin.
Biasanya, gejala lain dapat muncul bersamaan, seperti hidung tersumbat, pilek, batuk, sakit tenggorokan, atau rasa kurang enak badan.
7. Cahaya Terang Juga Bisa Memicu Bersin pada Sebagian Orang
Ada orang yang justru bersin ketika tiba-tiba melihat cahaya yang sangat terang, misalnya saat keluar dari ruangan gelap menuju tempat yang terkena sinar matahari.
Fenomena ini dikenal sebagai photic sneeze reflex. Mekanismenya belum sepenuhnya dipahami, tetapi diduga berkaitan dengan respons saraf terhadap rangsangan cahaya.
Tidak semua orang mengalami fenomena tersebut.
8. Kapan Bersin Berulang Perlu Diperhatikan?
Bersin beberapa kali sesekali umumnya bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan. Namun, jika bersin sangat sering, berlangsung lama, atau mengganggu aktivitas sehari-hari, penyebabnya sebaiknya diperhatikan.
Terlebih jika bersin disertai sesak napas, demam, nyeri berat, atau keluhan lain yang tidak biasa. Pemeriksaan tenaga kesehatan dapat membantu menentukan penyebab jika gejala menetap atau semakin mengganggu.
Kesimpulan
Bersin berkali-kali dalam waktu berdekatan dapat terjadi karena hidung masih merespons iritan atau rangsangan tertentu. Debu, asap, alergi, udara dingin, infeksi saluran pernapasan, hingga cahaya terang pada sebagian orang dapat memicu refleks tersebut.
Jadi, bersin dua atau beberapa kali secara berurutan tidak selalu berarti tubuh sedang mengalami masalah. Yang perlu diperhatikan adalah frekuensi, pemicu, durasi, serta gejala lain yang mungkin muncul bersamaan.
Next News

Mata Sembab di Pagi Hari dan Hilang Siang Hari, Apakah Normal?
14 hours ago

Kompres Dingin Sering Dipakai untuk Mata Sembab, Begini Cara Kerjanya
14 hours ago

Penglihatan Ganda Bisa Berkaitan dengan Mata yang Tidak Sejajar
14 hours ago

Tiba-Tiba Lupa Tujuan Saat Masuk Ruangan, Begini Cara Otak Bekerja
10 hours ago

Spons Cuci Piring Bisa Menyimpan Banyak Mikroorganisme Jika Jarang Diganti
10 hours ago

Pintu Kayu Bisa Sulit Ditutup pada Kondisi Cuaca Tertentu
10 hours ago

Telinga Tetap Bekerja Saat Kita Tidur, Tidak Sepenuhnya Beristirahat
10 hours ago

Bintang yang Terlihat Berkedip Sebenarnya Tidak Benar-Benar Berkedip
10 hours ago

Barang Gratis Justru Bisa Membuat Orang Mengeluarkan Uang Lebih Banyak
a day ago

Pelangi Memiliki Banyak Warna karena Cahaya Matahari Mengalami Proses Tertentu
10 hours ago





