Jumat, 16 Oktober 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Kenapa Bawang Putih Bisa Mengubah Aroma Setelah Dihancurkan? Ini Penjelasannya

Liaa - Wednesday, 02 September 2026 | 06:14 AM

Background
Kenapa Bawang Putih Bisa Mengubah Aroma Setelah Dihancurkan? Ini Penjelasannya

Bawang putih dikenal memiliki aroma khas yang cukup kuat. Namun, aroma tersebut biasanya terasa semakin tajam ketika bawang putih dipotong, dicincang, atau dihancurkan. Fenomena ini terjadi karena adanya perubahan kimia ketika jaringan bawang putih mengalami kerusakan.

Di dalam sel bawang putih terdapat senyawa bernama alliin. Ketika bawang putih masih utuh, senyawa tersebut berada terpisah dari enzim alliinase sehingga reaksinya relatif terbatas.

Ketika bawang putih dihancurkan, dinding dan membran selnya rusak. Kondisi ini membuat alliin dan enzim alliinase bertemu dan memicu reaksi yang menghasilkan allicin.

Allicin merupakan salah satu senyawa yang berperan besar dalam menghasilkan aroma dan rasa khas bawang putih yang tajam. Karena itulah bawang putih yang baru dihancurkan biasanya memiliki aroma yang lebih kuat dibandingkan bawang putih yang masih utuh.

Menariknya, aroma tersebut juga dapat berubah setelah bawang putih dimasak. Panas dapat memengaruhi berbagai senyawa di dalam bawang putih, sehingga aroma dan rasanya menjadi berbeda. Bawang putih yang ditumis, dipanggang, atau direbus dapat memberikan karakter aroma yang tidak sama dengan bawang putih mentah.



Jadi, perubahan aroma bawang putih setelah dihancurkan merupakan contoh menarik dari reaksi kimia alami pada bahan makanan. Proses sederhana seperti mencincang atau mengulek ternyata dapat mengubah senyawa di dalamnya dan menghasilkan aroma yang lebih kuat.

Tags