Senin, 25 Mei 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Kenapa Bangun Tidur Malah Terasa Lebih Capek? Ini Penjelasannya

Liaa - Sunday, 12 April 2026 | 12:06 PM

Background
Kenapa Bangun Tidur Malah Terasa Lebih Capek?  Ini Penjelasannya

Tidur sering dianggap sebagai cara paling sederhana untuk memulihkan energi. Namun dalam praktiknya, tidak semua tidur memberikan efek yang sama.

Ada kalanya seseorang tidur cukup lama, tetapi tetap bangun dengan perasaan lelah, bahkan lebih berat dibanding sebelum tidur.

Kondisi ini bukan sekadar kebetulan, melainkan berkaitan dengan bagaimana tubuh menjalani proses istirahatnya.


Kualitas Tidur Lebih Penting daripada Durasi




Durasi tidur yang cukup tidak selalu menjamin tubuh benar-benar beristirahat.

Tidur yang berkualitas melibatkan beberapa fase, termasuk:

•tidur ringan

•tidur dalam (deep sleep)



•fase mimpi atau REM (Rapid Eye Movement)


Menurut National Sleep Foundation, fase tidur dalam sangat penting untuk pemulihan fisik dan mental.

Jika fase ini terganggu, tubuh tidak mendapatkan istirahat yang optimal.




Gangguan Siklus Tidur


Tubuh memiliki ritme alami yang disebut ritme sirkadian, yaitu jam biologis yang mengatur waktu tidur dan bangun.

Jika ritme ini terganggu, misalnya karena:

•begadang



•penggunaan gadget sebelum tidur

•jadwal tidur yang tidak teratur,

maka tubuh bisa "bingung" kapan harus beristirahat secara maksimal.

Akibatnya, meskipun tidur cukup lama, kualitasnya tetap rendah.




Sleep Inertia: Rasa "Berat" Setelah Bangun


Ada kondisi yang dikenal sebagai sleep inertia, yaitu perasaan lemas, pusing, atau tidak fokus setelah bangun tidur.

Ini biasanya terjadi ketika seseorang terbangun di tengah fase tidur dalam.




Menurut Sleep Foundation, sleep inertia dapat berlangsung beberapa menit hingga lebih lama, tergantung kondisi tubuh dan kualitas tidur sebelumnya.


Faktor Lain yang Mempengaruhi


Selain pola tidur, ada beberapa faktor lain yang dapat membuat tubuh tetap lelah setelah bangun:



•stres dan beban pikiran

•kurang aktivitas fisik

•dehidrasi

•pola makan yang kurang seimbang




Dalam beberapa kasus, kondisi medis seperti gangguan tidur juga dapat menjadi penyebab.


Cara Mengatasi Bangun Tidur yang Tidak Segar


Beberapa langkah sederhana dapat membantu meningkatkan kualitas tidur:



•menjaga jadwal tidur yang konsisten

•mengurangi penggunaan gadget sebelum tidur

•menciptakan lingkungan tidur yang nyaman

•memastikan asupan cairan cukup

•melakukan aktivitas relaksasi sebelum tidur.




Perubahan kecil dalam kebiasaan sehari-hari sering kali memberikan dampak yang signifikan.


Memahami pola tidur dan menjaga keseimbangan gaya hidup menjadi kunci untuk mendapatkan istirahat yang benar-benar memulihkan tubuh.