Kenapa Bangun Tidur Malah Terasa Lebih Capek? Ini Penjelasannya
Liaa - Sunday, 12 April 2026 | 12:06 PM


Tidur sering dianggap sebagai cara paling sederhana untuk memulihkan energi. Namun dalam praktiknya, tidak semua tidur memberikan efek yang sama.
Ada kalanya seseorang tidur cukup lama, tetapi tetap bangun dengan perasaan lelah, bahkan lebih berat dibanding sebelum tidur.
Kondisi ini bukan sekadar kebetulan, melainkan berkaitan dengan bagaimana tubuh menjalani proses istirahatnya.
Kualitas Tidur Lebih Penting daripada Durasi
Durasi tidur yang cukup tidak selalu menjamin tubuh benar-benar beristirahat.
Tidur yang berkualitas melibatkan beberapa fase, termasuk:
•tidur ringan
•tidur dalam (deep sleep)
•fase mimpi atau REM (Rapid Eye Movement)
Menurut National Sleep Foundation, fase tidur dalam sangat penting untuk pemulihan fisik dan mental.
Jika fase ini terganggu, tubuh tidak mendapatkan istirahat yang optimal.
Gangguan Siklus Tidur
Tubuh memiliki ritme alami yang disebut ritme sirkadian, yaitu jam biologis yang mengatur waktu tidur dan bangun.
Jika ritme ini terganggu, misalnya karena:
•begadang
•penggunaan gadget sebelum tidur
•jadwal tidur yang tidak teratur,
maka tubuh bisa "bingung" kapan harus beristirahat secara maksimal.
Akibatnya, meskipun tidur cukup lama, kualitasnya tetap rendah.
Sleep Inertia: Rasa "Berat" Setelah Bangun
Ada kondisi yang dikenal sebagai sleep inertia, yaitu perasaan lemas, pusing, atau tidak fokus setelah bangun tidur.
Ini biasanya terjadi ketika seseorang terbangun di tengah fase tidur dalam.
Menurut Sleep Foundation, sleep inertia dapat berlangsung beberapa menit hingga lebih lama, tergantung kondisi tubuh dan kualitas tidur sebelumnya.
Faktor Lain yang Mempengaruhi
Selain pola tidur, ada beberapa faktor lain yang dapat membuat tubuh tetap lelah setelah bangun:
•stres dan beban pikiran
•kurang aktivitas fisik
•dehidrasi
•pola makan yang kurang seimbang
Dalam beberapa kasus, kondisi medis seperti gangguan tidur juga dapat menjadi penyebab.
Cara Mengatasi Bangun Tidur yang Tidak Segar
Beberapa langkah sederhana dapat membantu meningkatkan kualitas tidur:
•menjaga jadwal tidur yang konsisten
•mengurangi penggunaan gadget sebelum tidur
•menciptakan lingkungan tidur yang nyaman
•memastikan asupan cairan cukup
•melakukan aktivitas relaksasi sebelum tidur.
Perubahan kecil dalam kebiasaan sehari-hari sering kali memberikan dampak yang signifikan.
Memahami pola tidur dan menjaga keseimbangan gaya hidup menjadi kunci untuk mendapatkan istirahat yang benar-benar memulihkan tubuh.
Next News

Singa vs Harimau: Siapa Raja Sesungguhnya?
in 5 hours

Sejarah Helm,Perkembangan Pelindung Kepala Dari Masa Ke Masa
in 5 hours

Ribuan Bahasa di Dunia Bisa Punah.Apa Sebabnya ?
in 5 hours

7 Rahasia Atasi Rambut Singa Akibat Cuaca Lembap Indonesia
in an hour

Lumba-lumba tidur dengan satu mata terbuka
in 2 hours

Asal Usul Istilah Sembako dan Perkembangannya di Indonesia
in 2 hours

Jumlah Pohon di Bumi Ternyata Melebihi Bintang di Galaksi Bima Sakti
in 2 hours

Waspada Kebiasaan Mengunyah Satu Sisi: Risiko Asimetri Wajah hingga Gangguan Sendi Rahang
in 2 hours

Begadang dan Rasa Lapar di Malam Hari: Penjelasan Ilmiah di Balik Keinginan Makan Berlebih
in an hour

Sering Dianggap Cuek, Ternyata Pencinta Kucing Cenderung Lebih Empatik dan Peka Secara Emosional
in an hour





