Kenapa Ada Orang Tidak Tahan Minum Kopi? Ini Penjelasannya.
Tata - Thursday, 12 February 2026 | 07:37 AM


Kafein adalah stimulan sistem saraf pusat yang bekerja dengan menghambat reseptor adenosin—zat kimia otak yang memicu rasa kantuk. Namun, tidak semua orang merespons kafein dengan cara yang sama.
Sekitar 95% metabolisme kafein terjadi di hati melalui enzim yang dikodekan oleh gen CYP1A2. Variasi gen ini membagi individu menjadi dua kelompok:
Fast metabolizers → memecah kafein lebih cepat
Slow metabolizers → memproses kafein lebih lambat
Penelitian dalam Pharmacogenetics and Genomics menunjukkan bahwa metabolizer lambat mengalami efek kafein lebih lama dalam darah.
Dr. Ahmed El-Sohemy dari University of Toronto menyatakan bahwa faktor genetik sangat menentukan apakah seseorang merasa "baik-baik saja" setelah minum kopi atau justru mengalami palpitasi dan kecemasan.
Kafein bisa berdampak pada Kesehatan Jantung dan Tekanan Darah
Kafein meningkatkan pelepasan adrenalin sehingga dapat:
-Mempercepat denyut jantung
-Meningkatkan tekanan darah sementara
-Memicu rasa gelisah
Konsumsi kopi dalam jumlah tinggi pada metabolizer lambat dapat meningkatkan risiko hipertensi dan kejadian kardiovaskular.
Selain genetik, respons terhadap kopi juga dipengaruhi oleh:
*Kurang tidur
*Kadar hormon stres
*Konsumsi bersamaan dengan gula tinggi
*Kondisi lambung sensitif (GERD)
Berapa Batas Aman?
Menurut FDA, konsumsi kafein hingga 400 mg per hari (sekitar 3–4 cangkir kopi) masih dianggap aman bagi kebanyakan orang dewasa sehat. Namun bagi metabolizer lambat, batas toleransi bisa lebih rendah.
Kesimpulan
Jika kopi membuat Anda berdebar, cemas, atau sulit tidur, kemungkinan tubuh Anda memetabolisme kafein lebih lambat.
Kurangi dosis,pilih kopi rendah kafein, atau hindari minum kopi di sore dan malam hari.
Next News

Rumah Sakit Masa Depan: Diagnosa dengan AI dan Robot
6 hours ago

Bosan Gaya Potong Rapi? Ini Tips Pilih Model Rambut Pria
in 5 hours

Kenapa Langit Terlihat Hitam Saat Mau Hujan? Ini Penjelasan Ilmiahnya
8 hours ago

Mitos atau Fakta: Menatap Matahari Bisa Menyembuhkan Katarak?
in 4 hours

Kenapa Sandal Baim Digandrungi Gen Z? Tren Lama yang Bangkit Lagi
in 4 hours

Manfaat dan Risiko Tidur di Ubin Saat Siang Hari Bolong
in 4 hours

Barca Femení vs Levante Badalona: Dominasi Tak Tertandingi di Liga F Spanyol
in 4 hours

Benarkah Pisang Bisa Membuat Kita Merasa Lebih Bahagia?
in 3 hours

Mengenal Perangkat Kesehatan Digital yang Semakin Populer
in 3 hours

7 April – Memperingati Hari Kesehatan Sedunia
in 2 hours





