Rabu, 8 April 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Kenapa Ada Negara yang Mengemudi di Kiri, dan Ada yang Mengemudi di Kanan? Ini Sejarahnya.

RAU - Wednesday, 08 April 2026 | 09:31 AM

Background
Kenapa Ada Negara yang Mengemudi di Kiri, dan Ada yang Mengemudi di Kanan? Ini Sejarahnya.

Kebiasaan dari Zaman Ksatria

Sejarah aturan mengemudi di jalan sebenarnya dapat ditelusuri hingga zaman pertengahan di Eropa, ketika sebagian besar orang bepergian dengan kuda atau kereta kuda.

Pada masa itu, mayoritas orang menggunakan tangan kanan sebagai tangan dominan.

Para ksatria yang membawa pedang biasanya menyimpannya di sisi kiri tubuh agar mudah ditarik dengan tangan kanan.

Karena itu, mereka cenderung berjalan atau menunggang kuda di sisi kiri jalan.



Dengan posisi ini, tangan kanan mereka lebih mudah digunakan untuk berjaga-jaga jika bertemu orang asing atau musuh.

Kebiasaan ini secara perlahan menjadi aturan tidak tertulis di banyak wilayah Eropa pada masa tersebut.

Pengaruh Napoleon terhadap Sistem Mengemudi

Perubahan besar dalam aturan lalu lintas terjadi pada akhir abad ke-18 dan awal abad ke-19, terutama karena pengaruh Napoleon Bonaparte.

Napoleon dikenal menerapkan sistem perjalanan militer yang mengharuskan pasukannya berjalan di sisi kanan jalan.



Ketika pasukan Prancis menaklukkan berbagai wilayah di Eropa, aturan ini ikut diterapkan di negara-negara yang berada di bawah pengaruhnya.

Akibatnya, banyak negara di Eropa daratan mulai menggunakan sistem mengemudi di kanan.

Negara-negara yang pernah berada di bawah pengaruh Napoleon kemudian mempertahankan sistem tersebut hingga sekarang.

Pengaruh Kekaisaran Inggris

Sementara itu, Inggris tetap mempertahankan kebiasaan mengemudi di kiri.



Pada tahun 1835, Inggris secara resmi menetapkan aturan bahwa kendaraan harus berjalan di sisi kiri jalan melalui undang-undang lalu lintas.

Karena Inggris memiliki wilayah kekuasaan yang sangat luas pada masa kolonial, banyak negara yang mengikuti aturan tersebut.

Beberapa negara yang masih menggunakan sistem mengemudi di kiri hingga sekarang antara lain:

•Inggris

•Australia



•Jepang

•India

•Indonesia

•Thailand

•Malaysia



•Afrika Selatan

Sistem ini kemudian menjadi standar di banyak negara yang pernah memiliki hubungan sejarah dengan Inggris.

Mengapa Indonesia Mengemudi di Kiri?

Indonesia termasuk negara yang menggunakan sistem mengemudi di kiri.

Aturan ini berasal dari masa kolonial Belanda. Pada masa itu, kendaraan dan sistem transportasi di Hindia Belanda banyak dipengaruhi oleh kebiasaan Eropa yang masih menggunakan sisi kiri.



Walaupun Belanda sendiri kemudian beralih ke sistem kanan, Indonesia tetap mempertahankan sistem kiri setelah kemerdekaan karena sudah menjadi standar infrastruktur jalan dan kendaraan.

Selain Indonesia, beberapa negara Asia seperti Jepang, India, dan Thailand juga menggunakan sistem yang sama.

Pembagian Sistem Mengemudi di Dunia

Saat ini, mayoritas negara di dunia menggunakan sistem mengemudi di sebelah kanan.

Menurut berbagai data transportasi global:



•sekitar 65–70 persen negara di dunia mengemudi di sisi kanan jalan

•sekitar 30–35 persen negara mengemudi di sisi kiri jalan

Negara yang menggunakan sistem kanan antara lain:

•Amerika Serikat

•China



•Jerman

•Prancis

•Rusia

•sebagian besar negara Eropa

Sementara negara yang menggunakan sistem kiri banyak ditemukan di wilayah yang memiliki hubungan sejarah dengan Inggris.



Nah begitulah sejarahnya.

Perbedaan aturan mengemudi di kiri atau kanan bukanlah sesuatu yang terjadi secara acak. Sistem tersebut berkembang dari kebiasaan manusia sejak zaman ksatria, kemudian dipengaruhi oleh kekuatan politik seperti Napoleon dan Kekaisaran Inggris.

Hingga saat ini, perbedaan tersebut tetap bertahan di berbagai negara karena faktor sejarah, budaya, serta infrastruktur transportasi yang sudah terlanjur terbentuk.