Jumat, 19 Juni 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Kenalan Yuk sama Walrus, Si Raksasa Kutub yang Penuh Kejutan

Laila - Tuesday, 02 June 2026 | 06:50 PM

Background
Kenalan Yuk sama Walrus, Si Raksasa Kutub yang Penuh Kejutan

Walrus: Si Raksasa Berkumis yang Ternyata Jauh Lebih "Cool" dari Bayangan Kita

Kalau kita bicara soal hewan kutub, biasanya yang terlintas di kepala itu kalau nggak beruang kutub yang gagah, ya penguin yang lucu dan menggemaskan. Jarang banget ada yang langsung nyeletuk, "Wah, gue ngefans banget sama walrus!" Padahal, kalau kita mau kulik lebih dalam, walrus ini punya kepribadian dan fitur tubuh yang jauh lebih menarik daripada sekadar raksasa lemak yang hobi rebahan di atas es.

Seringkali walrus cuma dianggap sebagai figuran di dokumenter alam liar. Padahal, mereka itu ibarat "bapak-bapak komplek" di dunia hewan: kumis tebal, badan bongsor, hobi nongkrong bareng gengnya, dan kalau sudah tidur susah dibangunin. Tapi jangan salah, di balik tampilan yang kelihatan malas-malasan itu, walrus menyimpan rahasia-rahasia unik yang dijamin bakal bikin kamu geleng-geleng kepala. Yuk, kita bedah satu-satu apa saja sih fakta unik walrus yang jarang diketahui orang.

1. "Berjalan" Menggunakan Gigi, Bukan Kaki

Nama ilmiah walrus adalah Odobenus rosmarus. Terdengar keren, kan? Tapi tahu nggak artinya apa? Secara harfiah, artinya adalah "kuda laut yang berjalan dengan gigi". Ini bukan kiasan puitis semata, tapi emang kenyataannya begitu. Gading panjang yang jadi ciri khas mereka itu sebenarnya adalah gigi taring yang terus tumbuh sepanjang hidup mereka.

Walrus menggunakan gading ini kayak kapak es buat mendaki bongkahan es yang licin. Jadi, alih-alih cuma pakai sirip yang licin itu, mereka menancapkan gadingnya ke es dan menarik badan mereka yang beratnya bisa mencapai 1,5 ton itu ke atas. Bayangin aja, kamu naik tangga tapi pakai gigi. Ngilu nggak tuh? Tapi buat walrus, ini adalah lifehack paling efisien buat bertahan hidup di medan ekstrem.

2. Skincare Alami: Bisa Berubah Warna Jadi Pink

Pernah lihat foto walrus yang warnanya agak kemerahan atau merah muda kayak orang lagi blushing? Itu bukan karena mereka lagi malu-malu kucing habis dipuji, ya. Walrus punya kemampuan unik untuk mengubah warna kulitnya tergantung suhu lingkungan.



Saat mereka lagi asyik berjemur di bawah sinar matahari yang jarang-jarang muncul di Kutub Utara, pembuluh darah di kulit mereka akan melebar (vasodilatasi). Tujuannya supaya panas matahari bisa terserap lebih maksimal ke dalam tubuh. Hasilnya? Kulit mereka berubah jadi kemerahan atau pink. Sebaliknya, kalau mereka lagi nyemplung ke air laut yang super dingin, pembuluh darah itu bakal menyempit supaya panas tubuh nggak keluar. Di saat itulah mereka bakal terlihat pucat atau bahkan hampir putih. Jadi, walrus itu ibarat lampu indikator suhu berjalan.

3. Kumis Super Sensitif, Bukan Sekadar Estetika

Kumis walrus yang tebal dan kaku itu disebut vibrissae. Kalau dipikir-pikir, tampilannya mirip banget sama sapu ijuk atau kumis detektif di film-film jadul. Tapi fungsinya jauh lebih canggih dari sekadar buat gaya-gayaan. Setiap walrus punya sekitar 450 sampai 600 helai kumis yang terhubung langsung ke saraf yang sangat sensitif.

Karena walrus mencari makan di dasar laut yang gelap dan berlumpur, mata mereka nggak terlalu berguna buat nyari kerang. Di sinilah kumis-kumis ini beraksi. Mereka menggunakan kumis ini buat meraba dasar laut dan membedakan mana batu dan mana kerang yang bisa dimakan. Sensitivitasnya luar biasa, kabarnya mereka bisa merasakan benda sekecil kancing baju hanya dengan kumisnya. Jadi, mereka ini detektif bawah air yang sesungguhnya.

4. Skill Rebahan Level Dewa: Bisa Tidur Sambil Mengapung

Jujurly, kita semua pasti punya teman yang hobi rebahan. Tapi sehebat-hebatnya temanmu rebahan, dia nggak bakal bisa ngalahin walrus. Hewan ini punya kantung udara di bawah kerongkongannya yang disebut pharyngeal pouches. Kantung ini bisa diisi udara dan berfungsi layaknya pelampung atau jaket keselamatan alami.

Dengan kantung ini, walrus bisa tidur nyenyak di tengah laut sambil tetap mengapung secara vertikal tanpa takut tenggelam. Kepalanya bakal tetap berada di atas air buat bernapas, sementara badannya santai terombang-ambing ombak. Selain itu, walrus juga dikenal sebagai hewan yang bisa begadang gila-gilaan. Mereka sanggup nggak tidur sama sekali selama 84 jam berturut-turut demi mencari makan atau bermigrasi. Tapi kalau sudah ketemu tempat istirahat, mereka bisa tidur sampai 19 jam non-stop. Benar-benar definisi kerja keras, istirahat keras.



5. Social Butterfly yang Hobi "Skinship"

Walrus itu hewan yang sangat sosial, bahkan bisa dibilang mereka itu "clingy" banget sama kawanannya. Mereka jarang banget terlihat sendirian. Biasanya, mereka bakal berkumpul dalam jumlah ratusan bahkan ribuan di satu daratan es. Dan uniknya, mereka nggak suka jaga jarak. Mereka bakal saling tumpang tindih, nempel satu sama lain, pokoknya benar-benar rapat.

Perilaku ini bukan karena mereka nggak punya sopan santun, tapi lebih ke cara bertahan hidup. Dengan saling menempel (skinship), mereka bisa menjaga suhu tubuh tetap hangat di tengah cuaca ekstrem. Selain itu, berkumpul dalam jumlah banyak juga bikin mereka lebih aman dari predator kayak beruang kutub. Buat walrus, prinsipnya jelas: the more the merrier.

6. Suara yang Lebih Berisik dari Konser Rock

Jangan bayangkan walrus itu hewan yang pendiam. Saat musim kawin tiba, walrus jantan bakal berubah jadi penyanyi dadakan. Mereka bisa mengeluarkan berbagai macam suara, mulai dari bunyi "klak", dentuman kayak lonceng, sampai suara siulan yang nyaring. Suara-suara ini dihasilkan dari kantung udara di leher mereka tadi.

Bahkan, ada penelitian yang bilang kalau suara walrus jantan itu adalah salah satu suara paling kompleks di dunia mamalia laut. Mereka bakal "bernyanyi" di bawah air buat menarik perhatian betina atau sekadar pamer kekuasaan ke jantan lain. Kalau kamu pernah dengar suara mereka secara langsung, mungkin kamu bakal mikir itu suara mesin rusak atau instrumen musik eksperimental yang aneh.

Kenapa Kita Harus Peduli?

Melihat semua keunikan di atas, rasanya sayang banget kalau populasi walrus terus terancam. Tantangan terbesar mereka saat ini adalah perubahan iklim. Karena walrus sangat bergantung pada bongkahan es (sea ice) untuk istirahat dan melahirkan, mencairnya es di kutub bikin mereka harus berdesakan di daratan yang sempit. Ini seringkali memicu stres dan kecelakaan di dalam kawanan.



Walrus bukan cuma sekadar hewan lucu yang ada di kartun-kartun. Mereka adalah bagian penting dari ekosistem laut Arktik yang menjaga keseimbangan dasar laut dengan aktivitas mencari makannya. Mengetahui fakta-fakta unik ini semoga bisa bikin kita lebih sadar kalau setiap makhluk hidup, sekecil atau seaneh apa pun bentuknya, punya peran yang gokil di planet ini. Jadi, lain kali kalau lihat foto walrus, jangan cuma diketawain karena kumisnya ya, hargailah mereka sebagai sang "pemanjat es bergigi" yang tangguh!