Kemenkes Targetkan 136 Juta Warga Ikut CKG pada 2026, Fokus pada Deteksi Dini dan Penanganan Gratis
Liaa - Monday, 26 January 2026 | 10:52 AM


Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia menargetkan sekitar 136 juta warga mengikuti program Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada tahun 2026. Target tersebut naik signifikan dibandingkan realisasi pada tahun 2025 dan merupakan bagian dari upaya memperkuat sistem kesehatan berbasis pencegahan.
Dikutip dari Tempo. co,
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa pemerintah menggeser fokus pembangunan kesehatan dari kuratif ke preventif.
Menurutnya, beban pembiayaan kesehatan negara kerap meningkat pada tahap pengobatan, terutama penyakit kronis yang baru terdeteksi pada fase lanjut. Melalui CKG, pemerintah berharap menemukan kasus secara lebih dini dan menekan biaya penanganan di tahap berikutnya.
Dalam penerapannya, program CKG tidak hanya menyediakan skrining gratis bagi masyarakat, tetapi juga tindak lanjut penanganan awal tanpa biaya, termasuk konsultasi medis, pemeriksaan lanjutan tertentu, hingga pengobatan dasar untuk fase awal.
Kemenkes menyatakan bahwa peserta yang membutuhkan perawatan lebih kompleks akan diarahkan ke fasilitas kesehatan, dan pembiayaan dirujuk melalui skema Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan. Integrasi kedua layanan ini menjadi strategi agar proses skrining hingga pengobatan berlangsung berkesinambungan.
Program CKG menyasar berbagai kelompok usia dan kategori risiko, mulai dari bayi, pelajar, dewasa, hingga lansia. Hingga awal 2026, Kemenkes melaporkan bahwa program telah menjangkau sekolah-sekolah di berbagai provinsi untuk pemeriksaan gigi, mata, serta tanda-tanda gangguan kesehatan lainnya.
Selain melalui fasilitas kesehatan primer seperti puskesmas, layanan CKG juga dilakukan melalui mobile clinic, pos kesehatan keliling, dan kerja sama dengan pemerintah daerah untuk memperluas jangkauan wilayah.
Kemenkes menyebut perluasan cakupan ini menjadi bagian dari agenda nasional untuk meningkatkan indikator kesehatan masyarakat serta memenuhi komitmen global terkait penanggulangan penyakit tidak menular.
Next News

Pemprov Sumut Akan Surati PPATK Terkait Data ASN Terlibat Judi Online Tahun 2025
14 hours ago

Pengungkapan Peredaran Ganja Lintas Kabupaten di Tapsel, Dua Pria Dibekuk Polisi dengan Barang Bukti Nyaris 4 Kg
15 hours ago

Bobby Nasution Minta Daerah di Sumut Jaga Stok Bahan Pokok Jelang Ramadan
a day ago

Pemprov Sumut Canangkan Gerakan Indonesia ASRI di Parapat, Dorong Pelestarian Danau Toba
a day ago

Dinkes Sumut Tingkatkan Kewaspadaan Virus Nipah, Perkuat Deteksi Dini dan Koordinasi Lintas Sektor
a day ago

Longsor Terjang TPA Batu Bola Padangsidimpuan, Warga Diminta Waspada Longsor Susulan
2 days ago

Pemprov Sumut Terima Bantuan Kemanusiaan Rp600 Juta dari Kaltim untuk Korban Banjir dan Longsor
2 days ago

BMKG: Sebagian Besar Wilayah Indonesia Masih Berpotensi Hujan, Waspada Petir di Sejumlah Daerah
3 days ago

Indeks Pelayanan Publik Sumut Melonjak ke Kategori A-, Bukti Transformasi Birokrasi Kian Nyata
3 days ago

Ratusan SPPG di Sumut Belum Kantongi Sertifikat Higiene, Program MBG Masih Terkendala Operasional
3 days ago





