Kaos Bisa Melar Setelah Dicuci, Kesalahan Perawatan Ini Sering Terjadi
Laila - Sunday, 27 September 2026 | 10:02 AM


Kaos yang awalnya pas di badan terkadang berubah bentuk setelah beberapa kali dicuci. Bagian leher terlihat lebih longgar, badan kaos melebar, atau panjangnya berubah sehingga pakaian terasa tidak seperti saat pertama dibeli.
Kondisi tersebut tidak selalu disebabkan oleh kualitas kaos. Cara mencuci, memeras, mengeringkan, hingga menyimpan pakaian juga dapat memengaruhi bentuk serat kain.
1. Air Terlalu Panas Bisa Memengaruhi Serat Kain
Mencuci kaos menggunakan air yang terlalu panas dapat memengaruhi struktur serat tertentu. Perubahan tersebut bisa membuat pakaian mengalami perubahan bentuk setelah proses pencucian.
Karena itu, jika label perawatan menyarankan pencucian dengan air dingin atau suhu tertentu, sebaiknya ikuti petunjuk tersebut.
2. Terlalu Kuat Saat Memeras
Salah satu kebiasaan yang dapat membuat kaos kehilangan bentuk adalah memerasnya dengan cara dipelintir terlalu kuat.
Ketika kain basah, bobotnya menjadi lebih berat dan serat berada dalam kondisi yang lebih rentan terhadap tarikan. Memelintir kaos dengan kuat dapat membuat bagian tertentu berubah bentuk.
3. Menjemur dengan Cara Digantung Sembarangan
Kaos yang masih sangat basah memiliki bobot lebih berat. Jika langsung digantung menggunakan hanger yang tidak sesuai, berat air dapat menarik bagian bahu atau leher.
Untuk menjaga bentuk, kaos dapat dikeringkan dengan cara yang sesuai petunjuk pada label. Hindari menarik atau meregangkan kain ketika kondisinya masih sangat basah.
4. Hanger Terlalu Tipis atau Bentuknya Tidak Sesuai
Penggunaan hanger yang terlalu kecil atau terlalu tipis dapat membuat bagian bahu kaos tertarik pada titik tertentu.
Jika kaos perlu digantung, pilih hanger yang ukurannya sesuai dengan pakaian. Untuk bahan tertentu, melipat kaos setelah kering juga dapat menjadi pilihan agar bentuknya tetap terjaga.
5. Mesin Cuci Terlalu Agresif
Siklus pencucian dengan gerakan yang terlalu kuat dapat memberikan tekanan lebih besar pada kain. Pengaturan yang lembut dapat lebih sesuai untuk pakaian tertentu, terutama jika label perawatan menyarankannya.
Sebaiknya pakaian juga tidak dimasukkan terlalu penuh ke dalam mesin cuci agar proses pencucian berlangsung lebih optimal.
6. Pengering dengan Suhu Tinggi
Panas dari mesin pengering juga dapat memengaruhi beberapa jenis kain. Tidak semua kaos cocok dikeringkan dengan suhu tinggi.
Periksa simbol perawatan pada label pakaian sebelum menggunakan mesin pengering. Jika tidak yakin, pengeringan dengan metode yang lebih lembut dapat menjadi pilihan.
7. Menarik Kaos Saat Melipat atau Menyimpannya
Kebiasaan menarik bagian leher atau badan kaos saat melipat juga dapat memberikan tekanan pada kain. Meskipun terlihat sepele, gerakan berulang dapat membuat pakaian lebih mudah kehilangan bentuk.
Lipat kaos dengan rapi dan hindari menjadikan bagian leher sebagai pegangan ketika memindahkannya.
8. Tidak Memperhatikan Bahan Kaos
Setiap bahan memiliki karakteristik berbeda. Kaos berbahan katun, campuran serat sintetis, atau bahan lainnya dapat memberikan respons berbeda terhadap air, panas, gesekan, dan tarikan.
Karena itu, jangan hanya mengandalkan kebiasaan mencuci yang sama untuk semua pakaian. Perhatikan label perawatan pada masing-masing kaos.
Cara Membantu Menjaga Bentuk Kaos
Agar kaos tidak mudah berubah bentuk, gunakan metode pencucian sesuai label, hindari memeras dengan cara memelintir terlalu kuat, serta jangan menggantung pakaian yang masih sangat berat karena air.
Setelah kering, kaos juga sebaiknya disimpan dengan cara yang tidak memberikan tekanan berlebihan pada bagian leher dan bahu.
Kaos Melar Bisa Terjadi karena Kebiasaan Kecil
Perubahan bentuk kaos terkadang bukan disebabkan satu kesalahan besar, melainkan kebiasaan kecil yang dilakukan berulang kali. Air yang terlalu panas, putaran mesin yang kuat, cara memeras, hingga metode menjemur semuanya dapat berpengaruh.
Dengan lebih memperhatikan label perawatan dan memperlakukan kain secara lembut, bentuk kaos dapat lebih terjaga dan pakaian pun bisa digunakan dengan nyaman lebih lama.
Next News

Kurang Tidur Bisa Memengaruhi Tekanan Darah, Benarkah Demikian?
an hour ago

Rahang Terasa Kaku Saat Bangun Tidur, Apa Penyebabnya?
2 hours ago

Minum Cuka Apel Setiap Hari, Apakah Ada Efek Sampingnya?
2 hours ago

Makan Apel Sebelum Tidur, Apakah Baik untuk Kesehatan?
2 hours ago

Mengapa Tikus Lebih Aktif Mencari Makanan pada Malam Hari?
2 hours ago

Mengisi Daya Ponsel Semalaman, Apakah Membuat Konsumsi Listrik Lebih Boros?
2 hours ago

Kebiasaan Menggigit Kuku, Apa Dampaknya bagi Kesehatan?
2 hours ago

Suara Serak Selama Beberapa Hari, Kapan Perlu Memeriksakan Diri ke Dokter?
2 hours ago

Leher Berbunyi Saat Menoleh, Apakah Hal Ini Berbahaya?
2 hours ago

dul Rambut Kusut dan Mudah Patah, Apakah Tanda Rambut Kekurangan Nutrisi?
2 hours ago





