Jangan Anggap Sepele, Spons Dapur Bisa Simpan Miliaran Bakteri
RAU - Wednesday, 13 May 2026 | 01:22 PM


Spons dapur yang terlihat biasa saja ternyata bisa menjadi salah satu benda paling kotor di rumah. Sejumlah penelitian mengungkap bahwa jumlah bakteri pada spons dapur bekas dapat mencapai tingkat yang biasanya ditemukan pada sampel feses.
Temuan ini bukan sekadar klaim sensasional. Dalam studi yang dipublikasikan pada 2017 di jurnal ilmiah internasional, peneliti menemukan bahwa spons dapur menyimpan bakteri dalam jumlah sangat besar. Mikroorganisme tersebut tidak hanya menempel di permukaan, tetapi juga masuk ke bagian dalam spons dan membentuk biofilm lapisan mikroba yang membuat bakteri lebih sulit dihilangkan.
Kepadatan bakteri di dalam spons bahkan dilaporkan bisa mencapai 5,4×10¹⁰ sel per sentimeter kubik, atau sekitar 54 miliar bakteri dalam potongan kecil seukuran dadu. Jumlah ini disebut setara dengan konsentrasi bakteri yang biasa ditemukan pada sampel feses.
Tak hanya jumlahnya yang tinggi, jenis bakterinya pun sangat beragam. Penelitian menemukan ratusan spesies bakteri berbeda di dalam spons dapur bekas. Beberapa di antaranya termasuk kelompok yang berpotensi menyebabkan penyakit pada manusia.
Spons menjadi tempat ideal pertumbuhan bakteri karena kondisinya yang lembap, hangat, dan sering terpapar sisa makanan. Penelitian lain pada 2022 juga menyebut spons dapur berpotensi menjadi reservoir bagi bakteri seperti Salmonella.
Menariknya, spons yang rutin dibersihkan tidak selalu bebas risiko. Beberapa penelitian menemukan bahwa proses disinfeksi tertentu justru dapat menyisakan bakteri yang lebih tahan terhadap stres lingkungan.
Meski terdengar mengkhawatirkan, spons dapur tidak otomatis berbahaya setiap saat. Risiko meningkat jika spons digunakan terlalu lama, jarang dikeringkan, atau tidak diganti secara berkala.
Para peneliti menyarankan agar spons selalu dikeringkan setelah digunakan, tidak dibiarkan dalam kondisi basah terus-menerus, serta diganti secara rutin, terutama jika sudah berbau, berubah warna, atau mulai hancur.
Menjaga kebersihan spons bukan hanya soal dapur yang terlihat rapi, tetapi juga bagian dari upaya menjaga kesehatan keluarga di rumah.
Next News

Menemukan Kedamaian di Segelas Jus Lemon dan Timun
in 6 hours

Menguap Bukan Sekadar Tanda Mengantuk: Mekanisme Alami Otak untuk Menjaga Keseimbangan
in 5 hours

Baking Soda dan Baking Powder: Serupa tetapi Tak Sama, Ini Perbedaannya
in 5 hours

Tulang Manusia Lebih Kuat dari Baja, tetapi Mengapa Tetap Bisa Patah?
in 5 hours

Ketika Jempol Lebih Berisik daripada Mulut: Mengapa Kita Lebih Nyaman Berkomunikasi Lewat Layar?
in 5 hours

Misteri Lutut Bayi yang Kenyal: Mengapa Tempurung Lutut Belum Mengeras Saat Lahir?
in 5 hours

Kenali Gejala Hantavirus dan Cara Mencegah Penularan dari Tikus
in 5 hours

Keajaiban Bioluminesensi: Fenomena Laut Bercahaya yang Memukau di Tengah Malam
in 5 hours

Menelusuri Sejarah Warna Ungu Paling Hype Sepanjang Masa
in 5 hours

Fakta Unik Inggris yang Mungkin Belum Kamu Tahu, Cek di Sini!
in 5 hours





