Senin, 25 Mei 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Gigi memang kuat bahkan bisa diadu dengan kayu tetapi kenapa bisa gigi berlubang?

Liaa - Monday, 25 May 2026 | 09:24 AM

Background
Gigi memang kuat bahkan bisa diadu dengan kayu tetapi kenapa bisa gigi berlubang?

Gigi memang luar biasa kuat. Lapisan terluar gigi, yang disebut email (enamel), adalah zat paling keras di seluruh tubuh manusia. Ia mengandung mineral tinggi (hidroksiapatit) yang membuatnya jauh lebih keras daripada tulang, apalagi kayu.

Namun, alasan mengapa gigi yang sekeras itu bisa berlubang adalah karena gigi tidak dihancurkan oleh benturan fisik, melainkan oleh reaksi kimia.


Ibarat besi yang sangat keras tetapi bisa keropos secara perlahan karena karat, gigi juga memiliki "kriptonit" atau kelemahan utamanya: Asam.

Berikut adalah proses bagaimana gigi yang keras bisa berakhir berlubang:



Sisa Makanan (Terutama Gula dan Karbohidrat): Saat kita makan, terutama makanan yang manis dan lengket, sisa-sisa makanan tersebut akan menempel di sela-sela atau permukaan gigi.

Bakteri Mulut: Di dalam mulut kita secara alami terdapat jutaan bakteri (seperti Streptococcus mutans). Bakteri ini bertahan hidup dengan cara memakan sisa-sisa gula dan karbohidrat yang menempel pada gigi tadi.

Produksi Asam: Setelah bakteri memakan gula, mereka akan mengeluarkan "zat buangan" yang bentuknya berupa asam.

Proses Demineralisasi (Pelarutan): Asam inilah yang menjadi musuh utama gigi. Paparan asam yang terus-menerus akan menurunkan tingkat pH di dalam mulut. Ketika suasana mulut menjadi sangat asam, mineral pembentuk email gigi (kalsium dan fosfat) akan mulai larut dan luntur sedikit demi sedikit. Proses ini disebut demineralisasi.

Jika proses pelarutan mineral ini dibiarkan terus-menerus tanpa diimbangi dengan pembersihan (menyikat gigi) dan remineralisasi (seperti dari fluorida pada pasta gigi atau air liur), struktur email yang keras itu perlahan-lahan akan menjadi rapuh, keropos, dan akhirnya menciptakan lubang.