Senin, 25 Mei 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Waktu krecek jari-jari tangan itu sebenarnya suara tulang kah?

Liaa - Monday, 25 May 2026 | 11:30 AM

Background
Waktu krecek jari-jari tangan itu sebenarnya suara tulang kah?

Bukan, itu sama sekali bukan suara tulang yang patah atau saling bergesekan!

Suara "krecek" atau letupan yang kamu dengar sebenarnya adalah suara gelembung gas yang pecah di dalam cairan sendi jari-jari kamu.


Bagaimana Prosesnya?

Cairan Sinovial: Setiap buku jari kita dikelilingi oleh sebuah kapsul yang berisi cairan pelumas bernama cairan sinovial. Cairan ini berfungsi agar tulang tidak saling bergesekan dan bisa bergerak mulus.



Gas yang Terlarut: Di dalam cairan pelumas tersebut, terdapat gas-gas alami yang terlarut, seperti nitrogen, oksigen, dan karbon dioksida.

Perubahan Tekanan: Saat kamu menarik, menekan, atau menekuk jari hingga mentok, kamu sebenarnya sedang merenggangkan kapsul sendi. Hal ini membuat ruang di dalam sendi membesar dan tekanannya turun secara tiba-tiba.

Gelembung Pecah: Penurunan tekanan tersebut membuat gas-gas yang terlarut tadi dengan cepat membentuk gelembung. Gelembung-gelembung ini kemudian pecah atau kolaps dalam hitungan milidetik, dan letupan kecil inilah yang menghasilkan suara "krek" atau "krecek" yang khas.

Fakta Menarik: Setelah jari dibunyikan, kamu biasanya tidak bisa langsung membunyikan sendi yang sama lagi, kan? Ini karena butuh waktu sekitar 15 hingga 20 menit agar gas-gas tersebut kembali larut ke dalam cairan sendi sebelum bisa meletup lagi.

Apakah Kebiasaan Ini Berbahaya?



Mitos yang paling sering beredar adalah kebiasaan ini bisa menyebabkan radang sendi (arthritis) atau pengapuran di masa tua. Faktanya, berbagai penelitian medis telah membuktikan bahwa membunyikan buku jari tidak terbukti menyebabkan radang sendi.

Namun, bukan berarti kamu bisa melakukannya dengan sembarangan. Jika terlalu sering dilakukan dengan tarikan yang terlalu keras, kebiasaan ini berpotensi:

Membuat ligamen di sekitar jari menjadi terlalu kendur.

Menurunkan kekuatan genggaman tangan dalam jangka panjang.

Menyebabkan cedera ringan jika jarinya salah urat saat ditarik.