Minggu, 22 Maret 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Cara Mengatasi Gondongan: Haruskah Selalu Pakai Blau Tradisional?

Tata - Sunday, 22 March 2026 | 10:50 AM

Background
Cara Mengatasi Gondongan: Haruskah Selalu Pakai Blau Tradisional?

Pipi Bakpao dan Misteri Bedak Biru: Kenalan Lagi Sama Gondongan yang Lagi Musim

Pernah nggak sih kamu lagi enak-enak nongkrong, terus tiba-tiba teman kamu datang dengan penampakan pipi yang asimetris? Bukan karena dia lagi ngemut bakso tenis atau kebanyakan filler yang gagal, tapi karena pipinya bengkak segede gaban. Kalau di Indonesia, pemandangan ini biasanya langsung disambut dengan celetukan, "Wah, kena gondongan ya? Udah dipakein blau belum?"

Gondongan itu semacam "penyakit nostalgia" buat angkatan 90-an atau 2000-an awal. Dulu, rasanya belum afdol jadi anak kecil kalau belum pernah ngerasain leher kaku dan pipi bengkak yang diolesi cairan biru-biru pemutih pakaian. Tapi jangan salah, meski terdengar seperti penyakit jadul, belakangan ini gondongan mulai naik daun lagi. Banyak sekolah yang mendadak sepi karena murid-muridnya harus isolasi mandiri gara-gara virus satu ini. Jadi, sebelum kamu atau orang terdekatmu jadi korban "pipi bakpao" berikutnya, yuk kita bedah tuntas soal gondongan dengan gaya yang lebih santai.

Apa Sih Gondongan Itu Sebenarnya?

Dalam bahasa medis yang agak kaku, gondongan disebut parotitis. Pelakunya adalah virus dari keluarga Paramyxovirus. Target operasi utama si virus ini adalah kelenjar parotis, yaitu kelenjar ludah yang letaknya ada di antara telinga dan rahang. Makanya, kalau kelenjar ini meradang dan membengkak, wajah kita otomatis bakal berubah bentuk jadi mirip tupai yang lagi nyimpen kacang di mulut.

Gondongan ini ibarat tamu tak diundang yang masuk lewat jalur udara. Dia sangat menular. Cukup lewat percikan ludah saat penderita bersin, batuk, atau sekadar ngobrol intens bareng kamu, virusnya bisa langsung pindah sirkuit. Bahkan, sharing botol minum atau alat makan bareng teman yang lagi inkubasi virus ini adalah cara tercepat buat ikutan "kena jatah" bengkak.

Gejalanya Bukan Cuma Soal Pipi

Banyak orang mengira gondongan itu cuma soal pipi bengkak. Padahal, sebelum pipi berubah wujud, tubuh biasanya udah ngasih sinyal-sinyal "minta tolong". Awalnya mungkin kamu bakal ngerasa demam yang nggak seberapa tinggi, sakit kepala yang bikin males mikir, sampai nyeri otot alias pegal-pegal. Mirip-mirip gejala flu biasa, sih.



Tapi, ada satu gejala yang khas banget: nyeri pas mengunyah atau menelan. Apalagi kalau kamu nekat makan yang asem-asem kayak jeruk atau cuka pempek. Rasanya? Beuh, kayak ada sengatan listrik di area rahang. Itu terjadi karena kelenjar ludah yang lagi meradang dipaksa kerja keras memproduksi air liur. Setelah itu, barulah bengkaknya muncul, biasanya mulai dari satu sisi dulu, baru kemudian sisi satunya lagi ikutan solidaritas alias ikutan bengkak.

Mitos Blau: Obat Ajaib atau Sekadar Gaya-gayaan?

Ngomongin gondongan di Indonesia nggak lengkap tanpa bahas Blau. Buat yang belum tahu, Blau adalah bubuk biru yang aslinya dipakai buat mencerahkan pakaian putih yang sudah menguning. Entah siapa yang memulai tren ini puluhan tahun lalu, tapi mengoleskan Blau yang dicampur air ke pipi yang bengkak sudah jadi "prosedur standar" di banyak rumah tangga Indonesia.

Secara medis, apakah Blau bisa menyembuhkan gondongan? Jawabannya: Jelas nggak. Virus itu matinya sama sistem imun kita sendiri, bukan sama pewarna pakaian. Terus kenapa banyak yang merasa baikan setelah pakai Blau? Sejujurnya, itu lebih ke efek sugesti atau placebo effect. Selain itu, Blau biasanya dicampur air dingin, jadi ada sensasi adem yang bikin nyeri sedikit berkurang. Plus, fungsi sosialnya paling berasa: kalau pipi kamu udah biru, orang-orang bakal tahu kalau kamu lagi sakit dan nggak bakal maksa kamu buat ngobrol atau diajak pergi. Jadi, semacam tanda "Do Not Disturb" alami, lah.

Tapi jujurly, daripada pakai Blau yang bikin bantal kamu jadi kayak kena tumpahan tinta, lebih baik fokus ke istirahat total dan makan makanan yang lembut biar rahang nggak kerja rodi.

Kenapa Bisa Meledak Lagi Sekarang?

Mungkin kamu bertanya-tanya, "Bukannya dulu kita udah divaksin ya?" Nah, ini dia masalahnya. Kekebalan tubuh dari vaksin itu ada masanya, dan kadang beberapa orang melewatkan dosis tambahan atau booster. Selain itu, mobilitas manusia yang makin tinggi setelah pandemi bikin virus-virus yang tadinya "ngumpet" jadi gampang muter lagi. Di lingkungan yang padat kayak sekolah, kantor, atau asrama, satu orang kena gondongan bisa bikin satu divisi atau satu kelas tumbang semua kalau nggak sigap melakukan pencegahan.



Gondongan juga sering dianggap penyakit remeh, padahal kalau nggak ditangani dengan benar atau kalau daya tahan tubuh lagi drop banget, komplikasinya bisa merembet ke mana-mana. Pada laki-laki dewasa, virus ini bisa main-main ke area testis (disebut orchitis) yang rasanya sangat sakit dan kalau parah bisa memengaruhi kesuburan. Pada perempuan, bisa juga menyerang ovarium. Walaupun kasus ini jarang, tapi tetap aja kan mending mencegah daripada pipi jadi biru dan masa depan terancam?

Tips Menghadapi "Serangan" Gondongan

Kalau akhirnya kamu atau teman kamu positif kena gondongan, jangan panik. Langkah pertama: isolasi diri. Jangan maksain masuk kantor atau sekolah cuma demi predikat "karyawan teladan" atau "siswa rajin". Yang ada kamu malah jadi super spreader. Kasihan kan teman-temanmu kalau harus ikutan bengkak pipinya gara-gara kamu.

Kedua, perbanyak minum air putih dan istirahat. Karena gondongan disebabkan oleh virus, maka musuh utamanya adalah sistem imun kamu sendiri. Minum obat penurun panas atau pereda nyeri yang dijual bebas di apotek bisa sangat membantu meredakan penderitaan. Hindari makanan yang keras dan asam sementara waktu. Bubur ayam atau sup hangat adalah sahabat terbaikmu saat ini.

Ketiga, kompres area yang bengkak. Kalau kamu ngerasa pakai Blau itu terlalu old school dan berantakan, pakai handuk yang direndam air hangat atau air dingin (pilih yang paling nyaman buatmu) juga udah cukup kok buat ngurangin rasa nyut-nyutan di rahang.

Penutup: Jangan Sepelekan, Tapi Jangan Overthinking

Gondongan memang penyakit yang "lucu" secara visual karena bikin wajah berubah drastis, tapi rasa sakitnya nggak selucu itu. Ini adalah pengingat buat kita semua bahwa menjaga kebersihan tangan dan etika batuk/bersin itu penting banget, nggak cuma pas zaman COVID-19 doang.



Buat para orang tua, pastikan jadwal imunisasi anak lengkap, termasuk vaksin MMR (Measles, Mumps, Rubella). Dan buat kita yang udah dewasa, kalau ngerasa ada gejala aneh di area rahang, mending langsung konsultasi ke dokter daripada sibuk nyari Blau di pasar. Intinya, kenali gejalanya, hadapi dengan santai, dan jangan lupa buat selalu jaga kesehatan biar pipi tetap tirus (atau setidaknya bengkak karena emang lagi doyan makan, bukan karena virus). Stay healthy, teman-teman!